CONTOH SILABUS DAN SISTEM PENILAIAN PENDIDIKAN SENI X



Nama Sekolah                     : SMU
Mata Pelajaran                    : Pendidikan SeniTeater.
Kelas/Program                     : X
Semester                                : 2

Standar Kompetensi           :  4.  Mementaskan teater tradisi Nusantara.

PENGERTIAN DAN CARA MEMBUAT SINOPSIS

Pengertian Sinopsis
Sinopsis adalah ringkasan atau garis besar naskah yang menggambarkan isi dari suatu film atau pementasan yang dilakukan baik secara konkrit maupun secara abstrak.

Fungsi dari sinopsis ini adalah
  • Untuk memberikan gambaran ringkas dari isi naskah 
  • memberikan gambaran secara cepat mengenai isi naskah 
  • Sebagai pembuka/ prolog atau epilog dari naskah yang akan dipentaskan. 
  • Membuat gambaran jelas secara sederhana tentang urutan cerita dalam naskah. 
  • Draf pedoman pemeran atau pemain dalam pelaku improvisasi.

Sinopsis biasanya digunakan sebagai prolog bagi sebuah naskah baik dalam naskah pendek maupun naskah panjang untuk suatu pemetasan film dan terater panggung. Sinopsis akan memudahkan untuk mengetahui dan memahami secara lebih ringkas pada bagian awal dari suatu naskah tersebut. 

Selain sinopsis naskah untuk pementasan di atas juga ada sinopsis lainnya, salah satunya misalnya sinopsis novel. Apakah sinopsis noverl tersebut? :

Sinopsis novel adalah ringkasan cerita novel. Ringkasan novel adalah bentuk pemendekan dari sebuah novel dengan tetap memperhatikan unsur-unsur intrinsik novel tersebut. membuat Sinopsis merupakan suatu cara yang efektif untuk menyajikan karangan (novel) yang panjang dalam bentuk yang singkat.
Dalam sinopsis, keindahan gaya bahasa, ilustrasi, dan penjelasan-penjelasan dihilangkan, tetapi tetap mempertahankan isi dan gagasan umum pegarangnya.
Sinopsis biasanya dibatasi oleh jumlah halaman, misalnya dua atau tiga halaman, seperlima atau sepersepuluh dari panjang karangan asli.

Langkah-langkah membuat sinopsis
  • Sebelum membuat sinopsis, membaca naskah asli terdahulu untuk mengetahui kesan, substansi dan esensi umum penulis.
  • Mencatat gagasan utama dengan menggaris bawahi gagasan - gagasan yang penting.
  • Menulis ringkasan berdasarkan gagasan-gagasan utama sebagaimana dicatat pada langkah ke dua. Gunakan kalimat yang padat, efektif, dan menarik untuk merangkai jalan cerita menjadi sebuah karangan singkat yang menggambarkan karangan asli.
  • Dialog dan monolog tokoh cukup ditulis isi atau dicari garis besarnya saja.
  • Ringkasan / sinopsis novel tidak boleh menyimpang dari jalan cerita dan isi dari keseluruhan novel. (Sumber)
 

Sumber: disarikan dari berbagi sumber !!

CONTOH SOAL MATEMATIKA PERSAMAAN GARIS LURUS



Soal-soal Persamaan Garis Lurus.

1.        Hasil kali gradien dua garis yang saling tegak lurus adalah –1 atau m1 ….. m2 = –1.

2.        Persamaan garis yang melalui titik (x1, y1) dan bergradien m adalah y – y1 = m(x – x1).

3.        Persamaan garis yang melalui titik (x1, y1) dan sejajar garis y = mx + c adalah y – y1 = m(x – x1).

4.        Persamaan garis yang melalui titik (x1, y1) dan tegak lurus garis y = mx + c adalah .

5.        Persamaan garis yang melalui dua titik dapat diselesaikan dengan substitusi ke fungsi linear y = ax + b.

CONTOH SOAL MATEMATIKA "FUNGSI"



1.  Diketahui Andi suka bermain Tennis, Budi suka bermain Volly dan Sepak bola,Candra suka bermain Volly dan Didik  suka bermain Catur Nyatakan relasi tersebut dalam bentuk
a. diagram panah;
b. diagram Cartesius;
c. himpunan pasangan berurutan.

CONTOH SOAL MATEMATIKA FAKTORISASI SUKU ALJABAR



Soal-soal Faktorisasi Suku Aljabar

1.      Sebutkan Unsur-unsur bentuk Aljabar?
Jawaban: Suku, Variabel atau perubah, Konstata, Koefisien

ATURAN BEBAN BELAJAR SATUAN PENDIDIKAN



Satuan pendidikan pada semua jenis dan jenjang pendidikan menyelenggarakan program pendidikan dengan menggunakan sistem paket atau sistem kredit semester. Kedua sistem tersebut dipilih berdasarkan jenjang dan kategori satuan pendidikan yang bersangkutan.
Satuan pendidikan SD/MI/SDLB melaksanakan program pendidikan dengan menggunakan sistem paket. Satuan pendidikan SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB dan SMK/MAK kategori standar menggunakan sistem paket atau dapat menggunakan sistem kredit semester. Satuan pendidikan SMA/MA/SMALB dan SMK/MAK kategori mandiri menggunakan sistem kredit semester.

PERINSIP PENGEMBANGAN DAN PELAKSANAAN KURIKULUM



1.   Prinsip Pengembangan Kurikulum
Kurikulum tingkat satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah berpedoman pada standar kompetensi lulusan dan standar isi serta  panduan penyusunan kurikulum yang dibuat oleh BSNP. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip berikut.
a.  Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.

TEKNIK DAN LANGKAH-LANGKAH PENGAJARAN PUISI

Pengajaran adalah suatu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menanamkan suatu pelajaran kepada siswa dengan melibatkan unsur-unsur dan komponen yang berhubungan dengan suatu proses pembelajaran. Pengajaran merupakan salah satu bagian dari proses pembelajaran, yang terjadi baik di sekolah maupun pada suatu lingkungan tertentu secara sengaja diarahkan pada kegiatan belajar mengajar.

Dimyati dan Mudjiono (1999 : 1-9) menguraikan tentang pembelajaran yaitu :
Pembelajaran adalah suatu proses baik awal maupun akhir dengan tindak kegiatan belajar-mengajar. Pembelajaran mempunyai program yang disusun sedemikian rupa. Pembelajaran juga mempunyai tahapan-tahapan dan langkah-langkah yang sistematis yang dapat digunakan sebagai pedoman kegiatan guru dan siswa di sekolah.

PENGERTIAN MOTIVASI BERPRESTASI



Motivasi adalah pemberian atau penimbulan motif atau hal yang menjadi motif tegasnya, motivasi adalah motif atau hal yang sudah menjadi aktif pada saat tertentu bila kebutuhan untuk mencapai tujuan terasa sangat mendesak (Abror, 1993: 114). Lebih lanjut menurut Atkinson, Atkinson, & Hilgard (1983: 314):
Motivation refers to the factors that energize and direct behavior. Attempts to explain motivated acts have had various emphases:
a.    Instinct theory postulates innate pre dispositions to specific action.
b.    Drive-reduction theory bases motivation on bodily needs that create a state of tension or drive;
c.    Incentive theory emphasizes the importance of external conditions as a source of motivation.

Motivasi mengacu kepada faktor-faktor yang menggerakkan  dan mengarahkan tingkah laku. Untuk menjelaskan tindakan-tindakan yang mempunyai penekanan yang beragam:
a.    Teori insting memberikan postulat sebagai pembawaan lahir sebelum adanya kecenderungan pada tindakan khusus.
b.    Teori pengurangan gerak menilai motivasi sebagai kebutuhan-kebutuhan yang menciptakan ketegangan atau arahan.
c.    Teori insentif menekankan pada pentingnya kondisi-kondisi eksternal sebagai sumber motivasi. 
           Sedangkan menurut  Purwanto (1996:71), mengatakan motivasi berprestasi adalah “pendorong”, suatu usaha yang disadari untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang agar ia tergerak hatinya untuk bertindak melakukan sesuatu sehingga tercapai hasil atau tujuan tertentu.
          Berdasarkan  beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi mengandung beberapa komponen antara lain: menggerakkan, mengarahkan dan menopang tingkah laku manusia.
a.    Menggerakkan berarti menimbulkan kekuatan pada diri individu
b.    Motivasi juga mengarah atau menyalurkan tingkah laku individu yang diarahkan terhadap sesuatu tujuan.
c.    Untuk menjaga dan menopang tingkah laku dan lingkungan sekitar harus menguatkan intensitas dan arah dorongan-dorongan dari kekuatan-kekuatan individu.
              Sejalan dengan itu pula menurut McDonald (Hamalik, 2002:173-174), menyatakan motivasi berprestasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan timbulnya efek atau reaksi untuk mencapai tujuan. Dari pengertian tersebut mengandung tiga elemen penting yaitu:
a.    Motivasi mengawali terjadinya perubahan energi pada diri setiap individu manusia. Perkembangan motivasi akan membawa beberapa perubahan energi di dalam sistem yang ada pada organisme manusia. Karena menyangkut perubahan energi manusia, penampakannya akan menyangkut pada kegiatan fisik manusia.
b.    Motivasi ditandai dengan munculnya rasa, afeksi seseorang. Dalam hal ini motivasi relevan dengan persoalan-persoalan kejiwaan afeksi dan emosi yang dapat menimbulkan  tingkah laku manusia.
c.    Motivasi akan dirangsang karena adanya tujuan. Motivasi muncul dari dalam diri manusia, tetapi kemunculannya karena terdorong oleh adanya unsur lain, dalam hal in  tujuan.
              Motivasi adalah suatu dorongan yang timbul dari dalam diri seseorang untuk melakukan suatu kegiatan dalam rangka mencapai suatu tujuan tertentu (Suryabrata, 2001:70). Menurut Davies (1991:214), motivasi adalah kekuatan tersembunyi dalam diri kita, yang mendurung untuk berkelakuan dan bertindak dengan cara yang khas. Kekuatan itu dapat berpangkal pada nurani dapat pula berpangkal pada suatu keputusan rasional, namun lebih sering hal tersebut merupakan perpaduan dari  kedua proses tersebut.
              Menurut Notowijoyo dan  Moesa (Astuti, 1996), mengatakan ada beberapa peran penting dari motivasi dalam belajar antara lain dalam melakukan hal-hal yang dijadikan penguat belajar. Peran motivasi dalam belajar dapat dijelaskan sebagai berikut :
1.    Motivasi menentukan penguat belajar artinya sebagai penggerak yang memberikan kekuatan pada seseorang untuk melaksanakan suatu perbuatan dalam usaha mencapai tujuan.
2.    Menentukan ragam kendali terhadap rangsangan belajar yang berarti memiliki perbuatan yang harus dilaksanakan sehingga perbuatan yang dipilih benar-benar dalam usaha mencapai tujuan.
3.    Motivasi menentukan ketekunan dalam melakukan kegiatan belajar, yaitu mengarahkan dan memelihara ketekunan dalam belajar.
       Berdasarkan pengertian di atas, dapat diketahui bagaimana fungsi motivasi dalam kegiatan belajar mengajar. Menurut Cecco  (Abror,1993:115) mengemukakan empat fungsi motivasi dalam proses belajar mengajar yaitu :
a.    Fungsi membangkitkan.  Dalam pendidikan diartikan sebagai kesiapan atau perhatian umum siswa yang diusahakan oleh guru untuk mengikut sertakan siswa dalam belajar.
b.     Fungsi harapan. Fungsi ini menghendaki agar guru memelihara atau mengubah harapan kebberhasilan atau kegagalan siswa dalam mencapai tujuan instruksional. Ia menghendaki agar guru menguraikan secara kongrit kepada siswa apa yang harus ia lakukan (kapasitasnya yang baru) setelah berakhirnya pelajaran.
c.    Fungsi insentif. Fungsi ini menghendaki agar guru memberikan hadiah kepafa siswa yang berprestasi dengan cara seperti mendorong usaha yang lebih lanjut dalam mengajar  tujuan instruksional.
d.    Fungsi disiplin. Fungsi ini menghendaki agar guru mengontrol tingkah laku yang menyimpang dengan menggunakan hukuman dan hadiah. Hukuman menunjukan kepada sesuatu perangsang yang ingin siswa hindari atau berusaha menghindari diri. Kombinasi hukuman dan hadiah yang mendalam sebagai teknik disiplin disebut restitusi. 
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa motivasi berprestasi merupakan tenaga penggerak, pendorong, pengganti tenaga yang berasal dari dalam diri seseorang untuk tujuan belajar, yaitu perubahan tingkah laku. Intensitas motivasi seseorang akan sangat menentukan tingkat pencapaian perolehan hasil belajar.

Sumber: Disarikan dari berbagai Sumber!! 

CARA PENDEKATAN PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL IPS

Kegiatan Belajar IPS, Ilmu Pengetahuan Sosial
1. Hakikat Pendekatan Pembelajaran

Menurut Djahiri (1995 :19), pendekatan adalah cara pandang seseorang terhadap sesuatu yang menjadi landasan untuk tindakan selanjutnya. Diantara pendekatan-pendekatan pembelajaran yang banyak digunakan dalam pembelajaran IPS antara lain :

PENYEBAB MUTU PENDIDIKAN INDONESIA RENDAH

Berdasarkan data United Nations Development Program (UNDP) 2011, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia berada di urutan 124 dari 187 negara yang disurvei dengan indeks 0,67 persen. Sedangkan Singapura dan Malaysia mempunyai indeks yang jauh lebih tinggi yaitu 0,83 persen dan 0,86 persen.Hal ini juga terjadi pada pada Indeks tingkat pendidikan tinggi Indonesia juga dinilai masih rendah yaitu 14,6 persen, berbeda dengan Singapura dan Malaysia yang sudah mempunyai indeks tingkat pendidikan yang lebih baik yaitu 28 persen dan 33 persen. Sumber

Penyebab rendahnya kualitas pendidikan ada bermacam-macam yang secara garis besar dapat dirangkum dalam tiga hal yaitu Kurangnya efektifitas dalam penyelenggaraan pendidikan, kurangnya efisiensi dalam pengajaran,  standarisasi yang kurang bermutu, dan Inovasi Pendidikan yang kurang berkembang. Untuk lebih jelasnya dalam dilihat pada uraian berikut ini:

1. Kurangnya efektifitas dalam penyelenggaraan pendidikan 

Dalam kegiatan pendidikan hendaknya diarahkan pada pelaksanaan pendidikan yang efektif dan tepat sasaran. Pendidikan yang efektif bertujuan agar para siswa dapat menerima pelajaran dengan baik. Untuk menciptakan itu, haruslah suatu sekolah atau lembaga mempunyai tenaga pengajar yang baik pula agar dapat memproduksi siswa-siswa yang diinginkan. Dengan tenaga pengajar yang demikian, mereka dapat dituntut untuk meningkatkan keefektifan dalam pembelajaran agar pelajaran tersebut dapat berguna. Faktanya banyak terjadi disekolah-sekolah pelaksanaan pendidikan hanya sebagai formalitas belaka, di sekolah ada sebagian guru yang datang ke sekolah hanya memberikan tugas atau catatan setelah itu meninggalkan kelas tanpa ada penjelasan lagi dari pelajaran tersebut dan ketika bel berbunyi guru baru kembali kekelas hanya untuk mengumpulkan tugas. Banyak waktu untuk kegiatan pembelajaran habis terbuang percuma, karena banyak siswa yang ditinggal guru akan bermain-main atau meninggalkan kelas juga, ini banyak terjadi pada siswa kelas tingkat bawah, sedangkan siswa tingkat atas baru merasakan pembelajaran yang efektif ketika akan menghadapi ujian yang sudah hampir mendekat.


2. Kurangnya efisiensi dalam pengajaran 

Secara mendasar efisiensi dan efektifitas itu saling berhubungan dimana efisiensi itu menghasilkan effektifitas pendidikan. Masalah krusial yang dihadapi Indonesia dalam efisiensi pengajaran adalah mahalnya biaya pendidikan dan menggunakan waktu yang tidak efisien. Jika berbicara tentang mahalnya biaya pendidikan pasti berhubungan dengan dana. Pendidikan itu tidak hanya persoalan memilih tempat untuk sekolah tetapi juga harus memikirkan perlengkapan, ongkos, dsb. Memang sekarang ini biaya pendidikan formal di Indonesia sudah digratiskan sampai jenjang sekolah pertama, tetapi tidak cukup hanya sampai itu saja, karena masih membutuhkan biaya untuk kebutuhan lain seperti membeli buku, seragam, alat tulis dsb. Selain biaya adapun masalah lain yaitu waktu. Persoalan waktu teramat penting seperti selogan "time is money", apabila waktu tidak dipergunakan seefisien mungkin itu akan berakibat fatal seperti kurang efisiennya pendidikan di Indonesia sehingga berpengaruh pada sumber daya manusia yang diinginkan.

Permasalahannya disini adalah pendidikan di Indonesia memiliki rentang waktu yang sangat lama dibandingkan negara-negara lain tetapi, hal tersebut tidak efisien, seperti pelaksanaan pada sekolah-sekolah formal, mereka bisa menggunakan waktu hampir 45 jam per minggu atau kegiatan harian yang dimulai dari jam 7.00 sampai dengan 16.00. Sehingga mengakibatkan peserta didik jenuh dan kelelahan dan tidak mempunyai waktu untuk kegiatan pengembangan diri lainnya. Jika mau mencontoh negara-negara yang program pendidikannya sudah baik seperti Finlandia yang hanya mempunyai jam belajar sedikit tetapi menggunakan waktu seefisien mungkin. Di Finlandia hanya menggunakan waktu 30 jam per minggu untuk melakukan pembelajaran di sekolah formal. Efisiensi terlihat dalam kegiatan pembelajaran sekolah Finlandia yang sangat  optimal dalam menggunakan waktu, kegiatan pembelajaran juga didukung dengan ketuntasan belajar yang tinggi. Sekolah di Finlandia tidak ada perbedaan antara sekolah unggulan dengan sekolah biasa, semua siswa ditempatkan di kelas yang sama tanpa melihat perbedaan kemampuan siswa, jika ada siswa yang belum mahir dengan suatu pelajaran, tenaga pengajar atau guru akan menjelaskan sampai semua siswa mengerti.


3. Standarisasi yang kurang bermutu

Standarisasi menjadi patokan utama bagi guru tenaga pengajar untuk mengajarkan siswa tentang materi yang diajarkan. Dengan adanya standarisasi pengajaran biasanya dapat belangsung dengan tertata. Harusnya setiap tahun standarisasi itu semakin membaik, tetapi kenyataannya Indonesia semakin memburuk. Standarisasi yang dilakukan dengan mengadopsi standarisasi negara lain ternyata sangat tidak cocok, banyak faktor penyebabnya, salah satu perbedaan kemampuan dan kemajemukan penduduk Indonesia. Contoh akibat dari standarisasi kurang bermutu adalah dampak buruk berupa masalah pergeseran pendidikan karakter di Indonesia, sekarang siswa diajarkan untuk tidak jujur, misalnya pada kasus-kasus ujian nasional. Banyak sekolah-sekolah yang mengambil langkah-langkah salah untuk memenuhi patokan nilai terendah, hingga harus menggunakan segala cara "contekan' Kunci jawaban" kepada siswa agar mendapatkan nilai baik. Alhasil, cara ini akan membentuk generasi penerus yang malas dan tidak jujur untuk masa depannya.


4. Inovasi Pendidikan yang kurang berkembang

Seharusnya pendidikan kita belajar dari salah satu Iklan kendaraan bermotor "Inovasi tiada henti". Karena selama ini pendidikan kita berkutat pada persoalan sama dengan pemecahan yang terulang-ulang kembali pada cara yang lama tanpa adanya perbaikan dengan inovasi dan ide-ide kreatif terbaru. Misalnya masalah buku paket sekolah selalu terulang-ulang setiap tahunnya, kita terjebak dalam mekanisme keuntungan sesaat dari segelintir pelaku bisnis. Hingga buku siswa yang hari ini dipakai tahun depan tidak bisa diwariskan lagi untuk siswa adik kelasnya, cetak lagi dan duit lagi. Seharusnya karena jaman sudah berkembang maju dengan teknologi Jaring jelajah jember yang tanpa batas ini, mengapa buku tidak kita ganti saja dengan ebook-e-learning dan aplikasi-aplikasi pembelajaran yang dapat diakses melalui media internet dan elektronik lainnya. Mungkin buku-buku boleh dicetak tapi hanya buku-buku penunjang yang sifatnya "abadi", seperti ensiklopedi, kamus, atau buku kumpulan rumus-rumus semua disiplin ilmu.

Demikian sekilas tentang penyebab mutu pendidikan Indonesia rendah, ini sebagai sebuah refleksi dan pengalaman dalam mencermati proses penjalanan pendidikan kita, semoga bermanfaat, jika ada kritik dan saran untuk perbaikan mohon disampaikan dalam komentar. terimakasih.

CARA INSTAL WINDOWS XP, VISTA, ATAU WINDOWS 8 DARI FLASHDISK

Cara instal windows dengan flashdisk
Dalam perkembangannya, sekarang banyak sekarang laptop atau nootbook yang tidak disertai dengan CD Room. Karena itu menginstal windows XP, Vista, atau Windows 8 dari flashdisk sangat dibutuhkan untuk persiapan jika suatu saat windows mengalami gangguan, kena virus misalnya dan kebetulan kita berada di daerah terpencil... heheh...

CARA MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA SISWA PELAJAR

Meningkatkan keterampilan Membaca siswa
Sebelum kita mengetahui bagaimana cara meningkatkan keterampilan membaca dari para siswa atau pelajar ini terlebih dahulu kita ketahui pengertian dan pemahaman dari membaca.
Membaca menurut Tarigan (1987: 7-8) adalah suatu proses untuk memahami yang tersirat dan tersurat, melihat pikiran yang terkandung di dalam kata-kata yang tertulis. Selanjutnya menurut Tampubolon (1990: 41), membaca adalah suatu kegiatan fisik dan mental.  Dikatakan kegiatan fisik  karena melibatkan kerja mata, dan dikatakan kegiatan mental karena menuntut kerja pikiran untuk memahami yang tertulis.  Berdasarkan pendapat para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata atau bahasa tulis.

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN SOSIOLOGI

Sejarah Istilah Sosiologi 
 
Pada tahun 1842: Istilah Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis, bernama August Comte tahun 1842 dan kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi. Sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang masyarakat lahir di Eropa karena ilmuwan Eropa pada abad ke-19 mulai menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. Para ilmuwan itu kemudian berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia. Comte membedakan antara sosiologi statis, dimana perhatian dipusatkan pada hukum-hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat dan sosiologi dinamis dimana perhatian dipusatkan tentang perkembangan masyarakat dalam arti pembangunan. Rintisan Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas, tampak dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi. Mereka antara lain Herbert Spencer, Karl Marx, Emile Durkheim, Ferdinand Tönnies, Georg Simmel, Max Weber, dan Pitirim Sorokin(semuanya berasal dari Eropa). Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi.

PENGERTIAN SOSIOLOGI

Pengertian Sosiologi
Ditinjau secara etimologis, istilah sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu Socius dan Logos. Socius berarti teman sebaya atau kawan. Manusia hidup tidak hanya mempunyai satu kawan, namun banyak kawan, hubungan antarkawan dapat diartikan pula sebagai pergaulan hidup. Logos, artinya kata atau berbidara.

ELIGIBILITAS PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET A,B DAN C

Pendidikan Kesetaraan, Paket A, B, C
Banyak masyarakat yang masih belum memahami bahwa pendidikan kesetaraan memiliki status yang sederajat dengan sekolah formal pada umumnya. Sehingga ada sebagian dari mereka yang meragukan keabsahan lulusan pendidikan kesetaraan ini, apakah bisa diterima atau tidak dijenjang pendidikan yang lebih tinggi (universitas) dan lapangan dunia kerja. 

LAGU TERIMA KASIH GURUKU - LIRIK - ACORD - PARTITUR

TERIMA KASIH GURUKU

Pagiku cerah matahari bersinar
ku gedong tas merahku dipundak
selamat pagi semua kunantikan dirimu
di depan kelasmu menantikan kami

Guruku tersayang
guruku tercinta
tanpa mu apa jadinya aku
tak bisa baca tulis
mengerti banyak hal
guruku terima kasih ku......Reff

Nyatanya diriku
kadang membuatmu marah
namun segala maaf kau berikan.




TERIMA KASIH GURU

Dm                 C
Terima kasihku ku ucapkan
Bb               Am
Pada guruku yang tulus
Gm                         Bb
Ilmu yang berguna selalu dilimpahkan
C             Dm
Untuk bekalku nanti

Dm                 C
Setiap hariku dibimbingnya
Bb                Am
Agar tumbuhlah bakatku
Gm                        Bb
Kan ku ingat selalu nasihat guruku
C             Dm
Terima kasihku guruku

Dm                 C
Terima kasihku ku ucapkan
Bb                Am
Pada guruku yang tulus
Gm                         Bb
Ilmu yang berguna selalu dilimpahkan
C            Dm
Untuk bekalku nanti

Dm                 C
Setiap hariku dibimbingnya
Bb               Am
Agar tumbuhlah bakatku
Gm                     Bb
Kan ku ingat selalu nasihat guruku
C               Dm
Terima kasihku guruku.


PERUBAHAN SISTEM DAN POLA UJIAN NASIONAL 2015

Ujian nasional
Informasi terbaru tentang rencana perubahan sistem dan pola Ujian Nasional tahun 2014-2015. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan segera mengubah pola ujian nasional (UN) pada 2015. Perubahan ini baru akan dilaksanakan semester depan karena pada tahun itu semua jenjang pendidikan dianggap telah menerapkan Kurikulum 2013. Perubahan pola UN tidak mungkin dilakukan sekarang, mengingat pelaksana Kurikulum 2013 belum secara menyeluruh. Itu hanya sekolah dan kelas tertentu yang menjadi piloting yang sudah melaksanakannya.

PENGERTIAN APLIKASI KOMPUTER MS OFFICE POWER POINT

Power Point
PowerPoint atau Microsoft Office PowerPoint adalah sebuah program komputer untuk presentasi yang dikembangkan oleh Microsoft di dalam paket aplikasi kantoran mereka, Microsoft Office, selain Microsoft Word, Excel, Access dan beberapa program lainnya.

PowerPoint berjalan di atas komputer PC berbasis sistem operasi Microsoft Windows dan juga Apple Macintosh yang menggunakan sistem operasi Apple Mac OS, meskipun pada awalnya aplikasi ini berjalan di atas sistem operasi Xenix.

JOKE MIND AND CHANGING CONCEPT

• Suatu hari terjadi perampokan di bank. Perampok berteriak kpda semua orang di bank, "Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup anda adalah milik anda.". Semua orang di bank kemudian tiarap. Hal ini disebut "Mind changing concept – Merubah cara berfikir". Semua orang berhasil merubah cara berfikir dari cara yang biasa menjadi cara kreatif.

INILAH LIRIK LAGU KEBANGSAAN INDONESIA RAYA VERSI ASLI TAHUN 1928

Lirik Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Versi Asli yang di rilis tahun 1928

Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan Republik Indonesia. Lagu ini pertama kali diperkenalkan oleh komponisnya, Wage Rudolf Soepratman, pada tanggal 28 Oktober 1928 pada saat Kongres Pemuda II di Batavia. Lagu ini menandakan kelahiran pergerakan nasionalisme seluruh nusantara di Indonesia yang mendukung ide satu "Indonesia" sebagai penerus Hindia Belanda, daripada dipecah menjadi beberapa koloni.

Sumber Gambar: National Geographic Indonesia

Stanza pertama dari Indonesia Raya dipilih sebagai lagu kebangsaan ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945.

Indonesia Raya dimainkan pada upacara bendera. Bendera Indonesia dinaikkan dengan khidmat dan gerakan yang diatur sedemikian supaya bendera mencapai puncak tiang bendera ketika lagu berakhir. Upacara bendera utama diadakan setiap tahun pada tanggal 17 Agustus untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Upacara ini dipimpin oleh Presiden Indonesia.

Lagu Indonesia Raya dipublikasikan pada tahun 1928, Wage Rudolf Soepratman dengan jelas menuliskan "lagu kebangsaan" di bawah judul Indonesia Raya. Teks lagu Indonesia Raya dipublikasikan pertama kali oleh suratkabar Sin Po, sedangkan rekaman pertamanya dimiliki oleh seorang pengusaha bernama Yo Kim Tjan.

Wage Rudolf Soepratman (foto: google.com)


Lirik Lagu Indonesia Raya Versi Asli (1928)

Diorama W.R. Soepratman sedan bermain biola (foto: google.com)

Setelah Lagu Indonesia Raya dikumandangkan tahun 1928 dihadapan para peserta Kongres Pemuda II dengan biola, pemerintah kolonial Hindia Belanda segera melarang penyebutan lagu kebangsaan bagi Indonesia Raya. Meskipun demikian, para pemuda tidak gentar. Mereka menyanyikan lagu itu dengan mengucapkan "Mulia, Mulia!" (bukan "Merdeka, Merdeka!") pada refrein.

Penasaran dengan lirik lagu Indonesia Raya versi lirik asli tahun 1928? mari kita simak lirik lagunya di bawah ini!

Lirik Lagu Indonesia Raya Versi Asli (1928)
Judul Lagu : Indonesia Raja
Cipt. : Wage Rudolf Soepratman

Versi I

Indonesia, tanah airkoe,
Tanah toempah darahkoe,
Disanalah akoe berdiri,
Mendjaga Pandoe Iboekoe.

Indonesia kebangsaankoe,
Kebangsaan tanah airkoe,
Marilah kita berseroe:
"Indonesia Bersatoe".

Hidoeplah tanahkoe,
Hidoeplah neg'rikoe,
Bangsakoe, djiwakoe, semoea,
Bangoenlah rajatnja,
Bangoenlah badannja,
Oentoek Indonesia Raja.

Versi II

Indonesia, tanah jang moelia,
Tanah kita jang kaja,
Disanalah akoe hidoep,
Oentoek s'lama-lamanja.

Indonesia, tanah poesaka,
Poesaka kita semoea,
Marilah kita mendoa:
"Indonesia Bahagia".

Soeboerlah tanahnja,
Soeboerlah djiwanja,
Bangsanja, rajatnja, semoeanja,
Sedarlah hatinja,
Sedarlah boedinja,
Oentoek Indonesia Raja.

Versi III

Indonesia, tanah jang soetji,
Bagi kita disini,
Disanalah kita berdiri,
Mendjaga Iboe sedjati.

Indonesia, tanah berseri,
Tanah jang terkoetjintai,
Marilah kita berdjandji:
"Indonesia Bersatoe"

S'lamatlah rajatnja,
S'lamatlah poet'ranja,
Poelaoenja, laoetnja, semoea,
Madjoelah neg'rinja,
Madjoelah Pandoenja,
Oentoek Indonesia Raja.

Refrain

Indones', Indones',
Moelia, Moelia,
Tanahkoe, neg'rikoe jang koetjinta.
Indones', Indones',
Moelia, Moelia,
Hidoeplah Indonesia Raja.

* * *

Cari Artikel