PENGERTIAN DAN SEJARAH KOMPUTER DARI GENERASINYA

warga belajar belajar komputerKomputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Kata komputer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

10 TIPS PRESENTASI YANG BAIK DAN EFEKTIF

Untuk memaparkan dan menjelaskan sebuah konsep kepada hadirin diperlukan presentasi. Presentasi biasanya ditampilkan dalam bentuk Microsoft Power Point. Seorang pembicara dengan Presentasi yang baik memang bukan hanya sekedar kemampuan pembicara untuk menguasai materi yang akan disampaikannya, beberapa faktor teknis juga turut mempengaruhi kualitas penampilan saat presentasi. Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi sebuah presentasi ;

INILAH JENIS-JENIS IKAN AIR TAWAR YANG DIBUDIDAYAKAN

Budidaya ikan Mas
Visiuniversal---Di Indonesia banyak terdapat ikan yang dapat dikonsumsi, baik yang bersumber dari air tawar maupun air laut. Ikan-ikan ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi jika diusahakan dan budidayakan dengan baik. Tetapi dari jenis ikan tersebut, yang lebih mudah untuk dibudidayakan adalah jenis-jenis ikan air tawar, karena tidak tergantung dari tempat dan wilayah yang terbatas seperti ikan laut. Jenis ikan air tawar menurut kegunaannya digolongkan menjadi dua, yaitu golongan ikan hias dan golongan ikan konsumsi. Dari kedua golongan ikan tersebut terdapat beberapa jenis ikan yang dapat digolongkan ke dalam golongan ikan hias sekaligus ikan konsumsi. Jenis ikan air tawar ini dapat dikonsumsi sekaligus dapat juga dijadikan ikan hias karena keelokan badannya misalnya ikan sepat dan ikan mas.


Golongan ikan hias memiliki banyak jenisnya dengan ukuran badan dan warna badan beranekaragam. Jenis-jenis ikan hias umumnya tidak untuk dikonsumsi, tetapi untuk dipelihara sebagai hiasan pelengkap keindahan di taman atau di ruanga tamu. Golongan ikan konsumsi memiliki banyak jenis dengan ukuran badan dan warna badan yang beragam. Jenis-jenis ikan yang tergolong ikan konsumsi sangat sesuai untuk bahan pangan. Jenis ikan konsumsi memiliki tingkat produktivitas daging yang tinggi sehingga cocok sebagai bahan makanan. Jenis ikan konsumsi jika dibudidayakan dengan baik dapat memberikan hasil yang tinggi (ton per satuan luas) sehingga dapat memberikan keuntungan yang tinggi.

Jenis ikan air tawar yang dapat dikonsumsi tidak semua mendatangkan keuntungan yang sama besar karena masing-masing jenis memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda-beda, baik dari segi ukuran tubuhnya, ketebalan dagingnya, percepatan pertumbuhannya, dan kelezatan dagingnya. Oleh karena itu, pengenalan jenis-jenis ikan air tawa yang berpotensi untuk dibudidayakan sangat penting bagi para petani ikan yang berorientasi agribisnis.

Berbagai macam jenis ikan air tawar yang telah dientaskan dari perairan umum ke kolam budidaya banyak sekali seperti nama ikan-ikan beserta Nama latinnya berikuti ini:

1. Ikan Nila (Tilapa nilotica L)
2. Ikan Nilem (Otiochilus haseeltii)
3. Ikan Mas/Tomboro (Cyprinus carpio L)
4. Ikan Tawes (Puntius javanicus)
5. Ikan Sepat Siem (Trichogastio pectoralis R)
6. Ikan Gurami (Osphyronemus gouramy)
7. Ikan Gabus (Ophiocephalus Stariatus)
8. Ikan Betok (Anabas testudineus Bloch)
9. Ikan Biawan (Helostoma temminchii c.v)
10.Ikan Patin (Pangasius Pangasius)
11.Ikan Toman (Ophiocephalus micropeltes)
12.Ikan Jelawat (Leptobarbus hoeveni BLkr)
13.Ikan Mujair (Tilapia mossabica)
14.Ikan Betutu (Oxyeleatris masmorata BLkr)
15.Ikan Lele (Clarias batrachus)
16.Ikan Belut (Apodes)
17.Ikan Sidat (Anguilla sp)
18.Ikan Hampal/palung (Hampala macrolepidota)
19.Ikan Jendil/Wakkal (Pangasius micronema BLkr)
20.Ikan Sengkaring (Labeobarbus siamensis)
21.Ikan Bader Bang (Puntius bromoides
22.Ikan Kutuk (Channa satriata)
23.Ikan Saren (Anabas testdineus)
24.Ikan Sili (Macrognathus aculeatus)
25.Ikan Baung (Macrones sp)
26.Ikan Tageh (Macrones helitius)
27.Ikan Mengkreng (Pegasius nasutus)
28.Ikan Lampan (Puntius schwanefeldi)
29.Ikan Tambakan (Helostoma sp)
30.Ikan Bogo (Ohiocephalis gachua)


Dari sekian banyak ikan air tawar tersebut, jenis ikan gurami, ikan nila, dan ikan mas adalah jenis ikan air tawar yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Nilai jual yang tinggi permintaan serta kebutuhan ikan ini yang terus menerus ada dapat menjadi pertimbangan akan pentingnya budidaya ikan tersebut.

Sumber: Dari berbagai sumber
Sumber gambar: cara-budidayaikan.blogspot.com

3 BAGIAN PENTING DARI KOMPUTER

Sebuah komputer standar yang sering kita gunakan memiliki setidaknya 3 bagian penting agar dapat beroperasi dengan performa yang kita inginkan, 3 bagian penting ini  yaitu:

FORUM PAMONG BELAJAR INDONESIA (FPBI)

A. Latar Belakang

Dalam UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 Pasal 1 ayat 6, disebutkan bahwa pendidik adalah tenaga kependidikan yang berkualifikasi sebagai guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaswarara, tutor, instruktur, fasilitator dan sebutan lain yang sesuai dengan kekhususannya. Kemudian, pada bagian penjelasannya, dijelaskan bahwa pamong belajar selain menjadi pendidik, ia juga bertindak sebagai tenaga kependidikan dalam progar Pendidikan Non Formal (PNF).

3 KONSEP BAHAN AJAR KEAKSARAAN



Konsep Pokok:
Dalam program KF, secara umum terdapat 3 jenis bahan belajar yang sering digunakan yaitu bahan belajar Konvensional, Tematik, dan Panjaraksi. Masing-masing bahan belajar memiliki kelebihan dan kekurangan, namun pada intinya semua bahan belajar tersebut bagamana mempermudah tutor untuk menyusun bahan belajar sendiri di kelompok belajar bersama WB dan pihak-pihak yang mendukung program KF.

PERBEDAAN LAPTOP, NOTEBOOK DAN NETBOOK

Accer Iconia
Di abad milenium dengan teknologi super canggih dewasa ini, perkembangan teknologi terasa begitu cepat bergerak maju. Beberapa tahun lalu kita masih menikmati teknologi komputer meja atau yang biasa disebut PC dekstop yang terasa sangat rumit dan kaku, sekarang komputer sudah beralih ke bentuk yang lebih mobile, simpel, mudah dibawa kemana-mana. Istilah-istilah baru seperti komputer tablet, netbook, notebook, laptop, ultrabook dll terus bermunculan yang terkadang membuat bingung.

PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR

Dalam pembelajaran IPS selalu berkenaan dengan kehidupan manusia yang melibatkan segala macam tingkah laku dan kebutuhannya. Ilmu Pengetahuan Sosial selalu melibatkan manusia untuk berusaha memenuhi kebutuhan materinya, memenuhi kebutuhan budayanya, kebutuhan kejiwaan, pemanfaatan sumber daya yang ada  dan terbatas untuk bisa mengatur kesejahteraan hidupnya. Sehingga dapat dikatakan yang menjadi ruang lingkup Ilmu Pengetahuan Sosial adalah manusia pada konteks sosialnya atau manusia sebagai anggota masyarakat.

Mengingat manusia dalam konteks sosial itu demikian luasnya maka pada pembelajaran IPS di tiap jenjang pendidikan harus melakukan pembatasan-pembatasan sesuai dengan kemampuan pada tingkat masing-masing. Ruang ligkup IPS pada sekolah dasar dibatasi sampai gejala   dan masalah sosial  yang dapat dijangkau pada geografi, sejarah dan ekonomi atau pengetahuan sosial dan sejarah.  Terutama gejala dan masalah sosial kehidupan sehari-hari yang terdapat dalam lingkungan hidup siswa-siswa Sekolah Dasar tersebut yaitu mulai dari ruang lingkup gejala dan masalah kehidupan yang ada disekitar tempat tinggal dan ligkungan sekolah, kemudian tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, negara dan akhirnya negara-negara tetangga.

Berdasarkan kurikulum 1994 (suplemen GBPP 1999), bahwa ilmu pengetahuan sosial yang diajarkan di sekolah dasar terdiri atas dua bahan kajian pokok : pengetahuan sosial dan sejarah. Pengajaran pengetahuan sosial pada siswa sekolah dasar berfungsi mengembangkan pengetahuan, sikap, keterampilan dasar untuk memahami kenyataan sosial yang dihadapi siswa dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan untuk pengajaran sejarah, untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan bangga terhadap perkembangan masyarakat Indonesia sejak masa lampau hingga masa kini.

Berdasarkan  uraian tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran ilmu pengetahuan sosial di sekolah dasar dibagi dalam dua kajian pokok yang digabung menjadi satu kajian yaitu IPS terpadu.   Pembelajaran IPS bukan hanya sekedar menyajikan materi-materi yang akan memenuhi ingatan siswa, melainkan lebih jauh kebutuhannya sendiri dan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Oleh karena itu pembelajaran IPS harus pula menggali materi-materi yang bersumber kepada masyarakat. Gejala dan masalah yang ada di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal peserta didik dijadikan perangsang untuk menarik perhatian siswa  materi tersebut dijadikan bahan pembahasan di dalam kelas dalam rangka pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.

Sesuai dengan tujuan lembaga Sekolah Dasar, IPS di SD tidak bersifat keilmuan melainkan bersipat pengetahuan. Ini berarti bahwa yang diajarkan bukanlah teori-teori sosial melainkan hal-hal yang bersifat praktis yang berguna  bagi  dirinya  dan kehidupannya kini maupun masa yang  akan datang dalam berbagai lingkungan dan aspek sosial yang berlainan. Pembelajaran IPS bersipat pembekalan (pengetahuan, sikap dan kemampuan) mengenai seni berkehidupan.

Untuk lebih jelasnya, akan dikemukakan satu contoh yang dikutipkan dari metodologi pembelajaran IPS (Sumaatmadja,1984: 24). Pokok bahasan : Pengaruh perang Diponegoro terhadap kebangkitan nasional Indonesia.

Ditinjau dari isi topiknya, pokok bahasan di atas bertumpu pada aspek sejarah. Tetapi meskipun demikian, jiwa perang Diponegoro itu erat sekali dengan aspek budaya, aspek sikap mental dan tidak dapat pula dilepas dari aspek geografi dan aspek ekonominya.

Oleh karena itu,  pada pembahasannya guru harus melakukan interalasi aspek-aspek sejarah dengan aspek-aspek ekonomi, aspek budaya aspek geografi dan lain-lain. Dengan penyajian demikian, peristiwa sejarah tersebut akan lebih bermakna secara menyeluruh bagi pembinaan mental dan efeksi anak didik yang mengikuti proses pembelajaran IPS tersebut.     Dari contoh tersebut pembelajaran IPS yang menerapkan pendekatan terpadu dapat membina kognisi, afeksi dan psikomotor anak didik sebaik-baiknya.

Ilmu Pengetahuan sosial di Sekolah Dasar adalah mata pelajaran yang mengajari manusia dalam semua aspek kehidupan dan interaksinya dalam masyarakat. Tujuan pembelajaran IPS adalah memperkenalkan siswa kepada pengetahuan tentang kehidupan masyarakat atau manusia secara sistematis. Tetapi dalam praktek pembelajaran di sekolah-sekolah masih banyak guru yang tidak bisa menterjemahkan isi dari kurikulum itu sendiri, dan hanya berpedoman pada pengalaman mengajar sehingga pembelajaran di kelas tidak berkembang dan tidak memberikan kepada siswa kesempatan untuk aktif dalam pembelajaran. 

Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar hendaknya menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar, terutama yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari anak. Dalam proses pembelajaran diupayakan mengaitkan bahan pelajaran IPS dengan pelajaran-pelajaran lain. Disamping itu perlu digunakan kejadian yang aktual untuk mendukung atau memperkuat pembelajaran IPS yang sudah ada.

Berdasarakan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam pembelajaran IPS SD guru harus mampu menciptakan iklim belajar mengajar yang aktif, inovatif dan kreatif. Guru adalah salah satu faktor yang sangat penting untuk mencapai hasil guna proses pembelajaran. Dengan demikian diperlukan kepekaan dan kreativitas guru dalam menerapkan dan mengembangkan prinsif-prinsif pembelajaran aktif.

Sumber: Disarikan dari  berbagai sumber!

MENGENAL DEMOKRASI PANCASILA

Pancasila, lambang negara, demokrasi, demokrasi Indonesia
Istilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Namun, arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu, dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18, bersamaan dengan perkembangan sistem “demokrasi” di banyak negara.

Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu "demos" yang berarti rakyat, dan "kratos/cratein" yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. Hal ini menjadi wajar, sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu negara.

PENEMUAN FOSIL MANUSIA PURBA DI INDONESIA

Beberapa penemuan posil manusia purba terjadi dibeberapa bagian belahan dunia termasuk di Indonesia. Penemuan fosil-fosil ini melengkapi informasi dan pengetahuan tentang asal-usul dan perkembangan Makhluk hidup khususnya tentang asal usul manusia purba.

Berikut ini adalah beberapa penemuan fosil manusia purba di Indonesia dan tokoh penemunya:

1. Meganthropus Palaejavinicus

penemuan yang pertama di Indonesia adalah dari penggalian Von Koeningswald tahun 1936 - 1941 yang menemukan fosil gigi geraham kanan dan kiri manusia purba di daerah Sangiran, Surakarta, Jawa Tengah. Setelah diteliti geraham tersebut adalah milik manusia purba yang bertubuh besar tetapi tidak tinggi. Fosil tersebut merupakan fosil manusia ang dinamakan Meganthropus Palaejavinicus.

CARA PENGOBATAN DENGAN BACAAN AIR PUTIH

Mencermati maraknya kegiatan pengomatan penomenal dengan minum air yang sudah dibaca-bacain, yang katanya memanfaatkan prantara ustad atau orang-orang pintar, hingga banyak masyarakat kita yang meninggalkan pengobatan yang bersifat kedokteran yang ilmiah, yang mereka anggap tidak memberikan dampak penyembuhan secara langsung terhadap penyakit atau masalah mereka.Kita sekarang benar-benar terpesona dengan hal-hal metafisik yang dianggap luar biasa. Pengobatan dengan do'a-do'a atau mantra-mantra, dan sentuhan tangan dari jarak jauh, dan hal-hal lain yang dianggap fantastis di luar nalar dan akal sehat.

10 PENYEBAB KONFLIK DALAM MASYARAKAT

Konflik, tawuran, konflik individu, konvlik sosial
Berkaitan dengan penyebab konflik di masyarakat, dari berbagai bentuk konflik yang ada di dalam masyarakat, unsur perasaan memegang peranan penting dalam mempertajam perbedaan yang ada sehingga setiap pihak berusaha saling mengalahkan. Konflik yang terjadi dalam berbagai bentuk tersebut bisa berubah menjadi kekerasan apabila konflik sudah mencapai taraf mencederai, penyebab matinya orang lain, dan menimbulkan kerusakan fisik atau barang orang lain.

MEMAHAMI MAKNA KEBUDAYAAN

Kemampuan manusia yang besar untuk penyesuaian dan kepandaian yang menkjubkan, ia dapat memperbaiki bermacam-macam cara yang kurang baik dengan cara yang lebih baik untuk menentukan dan menemukan kebutuhannya. Hampir dalam tiap masyarakat terdapat cara-cara khusus dalam menemukan kebutuhan. Asal-muasal cara-cara ini karena sudah lama, biasanya hilang dalam ingatan orang. Hal ini merupakan suatu kenyataan yang tersukar dalam antropologi. Dengan kata lain, yang tersukar itu adalah mencari jejak (asal usul) suatu adat. Biasanya tidak seorang pun cukup tua untuk mengingat keasliannya sebab sebagaimana biasanya adat itu lahir pada masa lampau, jauh sebelum sejarah tertulis. Kebudayaan merupakan respones manusia terhadap kebutuhan dasarnya. Kebudayaan adalah cara manusia untuk membuat dirinya bahagia di dunia. Kebudayaan adalah tingkah laku yang harus dipelajari seseorang sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan dapat didefinisikan sebagai cara hidup manusia yang dirancang sebagai pedoman hidupnya.

Ahli antropologi Indonesia, Koentjaraningrat, mendefinisikan kebudayaan sebagai "keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik dari manusia dengan belajar" (Koentjaraningrat, 1979: 1993). Selo Seomarjan, ahli Sosiologi Indonesia, mendefinisikan kebudayaan sebagai "semua hasil dari karya, rasa, dan cipta masyarakat" (Selo Soemarjan dan Soelaeman Soemardi, 1964: 113).

Cara hidup tersebut merupakan warisan sosial yang dipelajari dan dimiliki oleh sekelompok manusia. Kelompok itu menempati lingkungan daerah tertentu; dan di lingkungan itu mereka terlatih untuk hidup. Kebudayaan dapat dikatakan sama dengan kehidupan itu sendiri, serta dapat juga dikatakan bahwa kebudayaan terletak di atas kehidupan. Sebagai alat, kebudayaan menggantikan dan memperluas kesanggupan manusia, sehingga kebudayaan memperluas kemampuan hidup.

Kriteria kebudayaan yang dapat dikenal adalah:

1. sesuatu yang harus ditemukan sebagai sesuatu yang baru yang sebelumnya tidak ada;
2. sesuatu yang harus dialihkan dari generasi ke generasi;
3. sesuatu yang harus diabadikan dalam keasliannya atau bentuk yang dimodifikasi.

Proses penciptaan,pengalihan dan pelanjutan yang lampau dalam masa sekarang adalah kebudayaan-kebudyaan yang oleh ahli semantik berkebangsaan Amerika, Alfred Korzybski, disebut pengikat waktu. Tumbuh-tumbuhan mengikat bahan kimia, binatang mengikat tempat, tetapi manusia mengikat waktu (Montagu, 1962: 28)

Sumber:

- Koentjaraningrat, 1979, Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta, Aksara Baru
- Montagu, Ashley, 1962, Man: His First Million Year. New York, New American Library.
- Seomardjan, Selo dan Soelaeman Soemardi, 1964, Setangkai Bunga Sosiologi. Djarkarta, Jajasan Badan Penerbit Fakultas Ekonomi,Universitas Indonesia.

ASPEK RELIGIUS ISLAMI DALAM PUISI

Seorang penyair dalam melahirkan karyanya banyak dipengaruhi berbagai faktor yang tidak terbatas pada hal-hal yang berkaitan dengan puisi atau sastra itu saja. Dalam pertumbuhannya penyair memerlukan materi-materi muatan bidang lain seperti : agama, filsafat, sejarah, hukum, politik, sosiologi, dan sebagainya. Penyair akan mereguk pengalaman sebanyak-banyaknya, untuk bahan renungan dan kekayaan batin yang nantinya dituangkan sebagai karya sastra (puisi) tersebut.

MENGENAL TEORI ERG YANG BERKAITAN TEORI MASLOW

Teori tata tingkat kebutuhan dari Maslow adalah merupakan teori motivasi yang sangat dikenal secara luas. Maslow berpendapat bahwa kondisi manusia berada dalam kondisi mengejar yang bersinambungan.  Artinya, jika satu kebutuhan telah terpenuhi, diikuti  oleh kebutuhan berikutnya. Proses berkeinginan ini tanpa henti sejak manusia lahir sampai meninggal. Kebutuhan-kebutuhan yang dimaksud adalah: kebutuhan faali (physiological), rasa aman, sosial, harga diri, dan aktualisasi diri. (Munandar, 2001:326).

MEWASPADAI GEJALA TEACHER BURN OUT PADA GURU

Masalah guru, kelemahan guru, membina guru, guru dan profesionalisasi
Add caption
Istilah Burnout pertama kali diperkenalkan oleh Herbert Freudenberger, seorang ahli psikologi klinis yang terbiasa menangani remaja bemasalah pada lembaga layanan sosial di New York. Burnout sendiri menunjukkan sindrome dimana seseorang merasa lelah, kecewa dan frustasi sehingga tidak tertarik lagi pada pekerjaan yang digelutinya. Sindrome semacam ini biasanya dialami oleh mereka yang bekerja pada pelayanan sosial seperti pekerja kesehatan, guru, polisi dan pekerja administrasi.

Menurut Kleiber Ensmann dalam bibliografi terbarunya, dari sekian banyak orang yang menderita sindrome ini sebanyak 32 persennya adalah pendidik yang kemudian kita kenal dengan istilah Teacher Burnout. Adapun untuk konteks Indonesia, ada banyak faktor yang menyebabkan para guru yang mengalami sindrome ini. Gaji yang kurang, siswa yang sulit diatur, orang tua yang tidak bisa diajak bekerja sama sampai dengan manajemen sekolah yang dianggap otoriter disinyalir sebagai penyebabnya.

Akibatnya sekolah tidak lagi dinilai sebagai tempat kerja yang menyenangkan. Sering datang terlambat, malas-malasan dalam bekerja bahkan sering meninggalkan sekolah sebelum waktunya adalah kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh pendidik yang terkena sindrome Teacher Burnout. Bahkan, saking tidak adanya motivasi mereka untuk bekerja, pengajaran pun mereka lakukan dengan metode CBSA alias Cul Budak Sina Anteng. Celakanya lagi, sindrome ini ternyata dapat “menular” dengan mudah pada guru-guru lainnya yang pada akhirnya membuat iklim kerja menjadi tidak sehat. Akhirnya siswalah yang menjadi korban dari buruknya kualitas pembelajaran yang “dipersembahkan” oleh guru-guru semacam ini.

Untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, pengelola sekolah dalam hal ini manajemen sekolah maupun yayasan sejatinya mampu menjalin komunikasi yang baik dengan para guru. Pengelola lembaga dituntut untuk senantiasa peka terhadap kebutuhan maupun permasalahan terkait pembelajaran yang dimiliki oleh para guru seperti penyediaan sarana dan media pembelajaran. Selain itu tingkat kesejahteraan guru pun hendaknya menjadi perhatian pengelola karena dengan meningkatnya kesejahteraan guru akan mampu meningkatkan etos kerja mereka meski hal ini bukan satu-satunya faktor yang menentukan. Disamping itu pembinaan profesional dan spiritual pun wajib dilakukan oleh pengelola selama guru-guru tersebut bekerja dilembaga yang bersangkutan.

Setelah pengelola lembaga melaksanakan semua kewajibannya, tiba saatnya guru sendirilah yang harus berusaha menjauhi sindrome Teacher Burnout ini. Selalu meningkatkan wawasan dengan cara banyak membaca buku maupun mengikuti seminar-seminar, membuat blog untuk kemudian berbagi ide dengan yang lain sampai dengan mendatangi pengajian untuk menjaga keikhlasannya dalam mengajar diharapkan mampu untuk menjaga semangatnya dalam bekerja. Bahkan refreshing pun sangat disarankan bagi mereka yang memang memiliki aktivitas dengan tingkat stress yang cukup tinggi. Dalam hal ini kegiatan mancing bareng bisa menjadi pilihan.

Dengan tetap menjaga semangat para pendidik dalam bekerja, kita berharap hanya pembelajaran berkualitaslah yang mereka persembahkan bagi anak-anak kita sehingga generasi emas seperti yang dicita-citakan dapat terwujud.

Sumber : kompasiana.com

PERKEMBANGAN ISLAM PADA MASA MODERN

A. Pendahuluan

Islam telah ada sejak zaman kenabian .sejak itu Islam terus berkembang hingga saat ini. Namun, perkembangan islam tidak semudah apa yang kita lihat,saat ini ,ajaran islam mengalami mundur hingga akhirnya berjaya hingga saat ini.

periode setelah  1800 masehi dikatakan sebagai  islam modern ,termasuk di dalamnya saat ini. Dimasa ini  banyak perkembangan  dalam  kehidupan islam, peliputi pendidikan, politik,perdagangan dan kebudayaan .dan seluruh perkembangan islam dirangkum dalam  sejarah  islam tersebut sejarah islam tersebut  terbagai menjadi 3 periode,yakni pertama disebut dengan periodeklasik(650-1250M).periode kedua  disebut periode pertengahan(1250-1800M).periode ke tiga adalah periode modern  (1800-sekarang). 

Cari Artikel