"CRANBERRY" BUAH AJAIB UNTUK AWET MUDA DAN PANJANG UMUR


Pemirsa sekalian-- pengunjung setia visiuniversal--Siapa yang ABG Tua (Anda Baru Aja Tua), ingin terlihat awet muda dan panjang umum, silakan konsumsi secara rutin buah cranberry, Buah cranberry mungkin saudaraan sama strowberry atau Bluberry karena ada kesamaan nama berrynya ya? yah yang jelas sama-sama buah berry dah. Tapi dibanding dengan para saudaranya tersebut, Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti National Institute on Aging di Baltimore  yang diterbitkan dalam Jurnal "Experimental Gerontology". Menyimpukan bahwa mengonsumsi buah cranberry dapat memperpanjang masa hidup manusia hingga beberapa tahun lebih lama.

Cranberry (nama latinnya : Vaccinium Oxycoccos) mempunyai kadar vitamin C yang cukup tinggi. Selain itu ia kaya akan serat makanan, mineral dan flavonoid antosianidin, sianidin peonidin, dan quercetin dan memiliki senyawa fitokimia, yaitu salah satu sumber anti oksidan polifenol sehingga buah cranberry sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan dapat mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker dan penyakit jantung. Selain itu buah ini mempunyai tingkat keasaman yang kuat, sehingga dapat mencegah infeksi saluran kemih.

Menurut padar peneliti tersebut, zat yang terkandung dalam cranberry mampu memerangi zat oksidatif penyebab kanker dan stres. Fungsinya pun dapat berlaku di segala usia. "Kesimpulan kami adalah cranberry sebagai buah yang populer dan berlimpah jumlahnya dapat menjadi alternatif sebagai obat anti penuaan untuk manusia segala usia," ujar Yaning Sun pemimpin studi tersebut, seperti dikutip Tribunenews.com dari medical Daily.

Pendapat para peneliti ini juga didasarkan pada hasil kerja para peneliti yang melakukan penelitian pada 100-200 lalat yang terbagi menjadi tiga kelompok tahapan hidup tersebut. Ditemukan, masing-masing kelompok lalat yang diberikan suplement ekstrak cranberry terlihat lebih segar dan mengalami perpanjangan hidup 25030 persen dibandingkan yang tidak mengkonsumsi cranberry  ini.

So....warga belajar semua--apakah anda tertarik mengkonsumsi Cranberry..? kayanya.. di Indonesia masih mahal harganya !!..

3 TIGA UNSUR PENTING PENDIDIKAN NONFORMAL

Untuk kelancaran penyelenggaraan pendidikan non formal sebagaimana disebutkan pada alinea di atas, dari sisi tenaga kependidikan penyelenggaraan program aksinya di masyarakat difasilitasi oleh tiga unsur, yakni: penilik, Pamong Belajar dan unsur tenaga lapangan dikmas atau Fasilitator Desa Intensif. Ke tiga unsur ketenagaan itu secara fungsional saling terkait dan saling mendukung. Sebagai ilustrasi maka keterkaitan dapat digambarkan sebagai berikut :


Dimulai sejak keputusan Menteri Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: 25/KEP/MK.WASPAN/6/1999, tentang jabatan Fungsional Pamong Belajar dan angka kreditnya yang kemudian sekarang terakhir di atur dalam Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Apartur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 15 Tahun 2010 Tentang jabatan Fungsional Pamong Belajar dan Angka Kreditnya, dinyatakan bahwa Pamong Belajar (PB) adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas, tanggung jawab wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan balajar mengajar dalam rangka pengembangan model dan pembuatan percontohan serta penilaian dalam rangka pengendalian mutu dan dampak pelaksanaan program pendidikan nonformal, pemuda dan olahraga.

Pamong belajar berada di lembaga/unit Pelaksana Teknis tingkat Regional (BP-PLSP), dilembaga/ Unit Pelaksana Teknis Daerah tingkat propinsi (BPKB) dan di Lembaga/ Unit Pelaksana Teknis Daerah Tingkat Kabupate/Kota (SKB). Karena itulah jelas bahwa Pamong Belajar sebagai petugas lapangan, ternyata selain orang yang secara langsung berhubungan dengan sasaran layanan pendidikan nonformal, juga sebagai penentu dalam mengimplementasikan dan memadukan keseluruhan program pendidikan nonformal baik secara horizontal maupun secara vertikal. Di sisi lain mereka juga menjadi penyeimbang antara kebutuhan yang datang dari atas maupun yang berasal dari masyarakat sendiri. Untuk itulah maka pamong belajar senantiasa dituntut untuk berusaha mengembangkan kemampuan baik bersifat pengetahuan maupun keterampilan sebagai perwujudan atas upaya meningkatkan produtivitas dirinya yang pada hakekatnya adalah juga meningkatkan produktivitas organisasi atau lembaga temapt di mana ia bekerja. Karena pada prinsipnya peningkatan prestasi lembaga harus berbading lurus dengan peningkatan prestasi karyawan atau sebaliknya. Oleh Karena itu maka upaya pengembangan model untuk berbagai kebutuhan implementasi program Dikluseporan adalah hal-hal yang menjadi tuntutan bagi para pamong belajar agar program tersebut akan lebih sesuai, efisien dan efektif menurut kebutuhan kelompok sasaran.

HUBUNGAN PENDIDIKAN FORMAL, NONFORMAL DAN INFORMAL

Dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, Bab VI pasal 13 ayat (1) menyebutkan bahwa jalur pendidikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal, dan informal yang dapat saling melengkapi. Jadi jelas bahwa dalam Undang-undang Sisdiknas ini terdapat hubungan yang erat antara pendidikan formal, pendidikan nonformal dan pendidikan informal, yang mana ketika jenis pendidikan dimaksud dapat saling melengkapi satu sama lain untuk meningkatkan kemampuan pendidikan Indonesia dalam rangka  mencapai cita-cita luhur memajukan pendidikan bangsa.

Selanjutkan dijelaskan juga pada pasal 26 ayat (1) dan ayat (3) menyebutkan bahwa; Pendidikan nonformal diselenggarakan bagi warga masyarakat yang memerlukan layanan pendidikan yang berfungsi sebagai pengganti, penambah, dan/atau pelengkap pendidikan formal dalam rangka mendukung pendidikan sepanjang hayat. Pendidikan nonformal meliputi pendidikan kecakapan hidup, pendidikan anak dini usia, pendidikan kepemudaan, pendidikan pemberdayaan perempuan, pendidikan keaksaraan, pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja, pendidikan kesetaraan, serta pendidikan lain yang ditujuan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik. Hubungan ketika jenis pendidikan ini dapat dilihat dalam gambar di bawah ini :

Hubungan Pendidikan, sisdiknas, Pendidikan di Indonesia
GAMBAR HUBUNGAN PENDIDIKAN FORMAL, NONFORMAL DAN INFORMAL

PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM NILAI

Pengertian Nilai, macam-macam nilai, harga uang dan nilai
Warga belajar sekalian berikut ini kita akan mengulas sedikit tentang Nilai dan macam-macam nilai yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pembelajaran di kelas kita akan menemukan pembahasan tentang nilai ini di beberapa mata pelajaran, khususnya mata pelajaran PPKn dan Sosiologi, juga uraian dan bahasan Nilai ini sering keluar pada soal-soal Ujian Akhir nanti. Jadi warga belajar agar menyimak dengan seksama dan sungguh-sungguh, sehingga paham betul tentang Nilai ini, sebagai berikut :

1. Pengertian Nilai

Menurut kamus besar bahasa Indonesia Istilah nilai diartikan sebagai :
a. Harga dalam arti taksiran misal nilai emas,
b. Harga sesuatu misalnya uang,
c. Angka, sekor,
d. Kadar, mutu,
e. Sifat-sifat atau hal penting bagi kemanusiaan

Dari beberapa pengertian di atas, disimpulkan bahwa nilai adalah suatu yang berharga, bermutu, menunjukan kualitas dan berguna bagi manusia. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia.

Beberapa pengertian tentang nilai dapat dijelaskan dari pendapat beberapa ahli :

a. Nilai merupakan pedoman tingkah laku tentang sesuatu yang indah, efisien dan pantas dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai yang dimiliki seseorang, cita-citanya, sikap, minatnya, perasaanny, keyakinannya, kegiatannya, dan kecemasannya.

b. Nilai sekaligus dapat berupa pilihan atau juga merupakan norma, kaidah, perintah yang dianut dalam masyarakat. Sebagai pilihan atau sikap pribadi, nilai bersumber pada kebutuhan seseorang. Sebagai kaidah atau norma masyarakat nilai dipatuhi sehingga hidupnya menjadi efektif dan efisien.

c. Nilai sebagai sesuatu keyakinan yang harus dilakukan oleh seseorang atau sesuatu yang pantas dan tidak pantas dilakukan.

Pendapat ketiga ini selajutnya membedakan nilai sebagai penyebab adalah sumber dari nial instrumental. Nilai-nilai instrumental merupakan alat untuk mencapai tujuan terkandung dlaam nilai penyebab.

Adanya dua macam tersebut sejalan dengan penegasan Pancasila sebagai ideologi terbuka. Perumusan Pancasila Pembukaan UUD 1945 dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental. Nilai dasar tidak berubah dan tidak boleh dirubah lagi. Betapa pun pentingnya nilai dasar yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 itu, sifatnya belum operasional. Artinya, kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Penjelasan UUD 1945 sendiri menunjukan adanya Undang-Undang sebagai pelaksana hukum dasar tertulis itu. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. Penjabaran tersebut, kemudian dinamakan nilai instrumental.

Nilai-nilai instrumental harus tetap mengacu kepada nilai-nilai dasar yang dijabarkannya. Penjabaran itu bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam bentuk-bentuk baru untuk mewujudkan semangat yang sama dan dalam batas-batas yang dimungkinkan oleh nilai dasar itu. Penjabaran itu jelas tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai dasarnya.

Sifat-sifat nilai menurut Bambang Daroeso (1986) adalah sebagai berikut :
a. Nilai itu suatu realitas abstrak dan ada dalam kehidupan manusia. Nilai yang bersifat abstrak tidak dapat diindra. Hal yang dapat diamati hanyalah objek yang bernilai itu. Misalnya orang yang memiliki kejujuran. Kejujuran adalah nilai, tetapi kita tidak bisa mengindra kejujuran itu. Yang dapat kita indra adalah orang itu.

b. Nilai memiliki nilai normatif, artinya nilai mengandung harapan, cita-cita dan suatu kekuasaan sehingga nilai memiliki sifat ideal (dos sollen). Nilai ini diwujudkan dalam bentuk norma sebagai landasan manusia dalam bertindak. Misalnya nilai keadilan. Semua orang berharap mendapatkan dari berperilaku yang mencerminkan nilai keadilan.

c. Nilai berfungsi sebagai daya dorong/motivator dan manusia adalah pendukung nilai. Manusia bertindak berdasar dan didorong oleh nilai yang diyakininya. Misalnya, nilai ketakwaan. Adanya nilai ini menjadikan semua orang terdorong untuk bisa mencapai derajat ketakwaan.

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak bisa lepas dari nilai. Nilai akan selalu berada di sekitar manusia dan melingkupi kehidupan manusia dalam segala bidang. Nilai amat banyak dan selalu berkembang. Contoh nilai adalah kejujuran, kedamaian, kecantikan, keindahan, keadilan, kebersamaan, ketakwaan dan kehormatan.

Dalam filsafat, niali dibedakan dalam tiga macam, yaitu :
a. Nilai  logika adalah nilai benar salah
b. Nilai estetika adalah nilai indah tidak indah
c. Nilai etika atau moral adalah nilai baik buruk.

Berdasarkan klasifikasi di atas, kita dapat memberikan contoh dalam kehidupan. Jika seorang siswa dapat menjawab suatu pertanyaan, ia berlaku benar secara logika. Apabila ia keliru dalam menjawab, kita katakan salah. Kita tidak bisa mengatakan siswa itu buruk karena jawabannya salah. Buruk adalah nilai moral sehingga bukan pada tempatnya kita mengatakan demikian.

Contoh nilai estetika adalah apabila kita melihat suatu pemandangan, menonton sebuah pentas pertunjukan, atau merasakan makanan. Nilai estetika bersifat subjektif pada diri yang bersangkutan. Seseorang akan merasa senang dengan melihat sebuah lukisan yang menurutnya sangat indah, tetapi orang lain mungkin tidak suka dengan lukisan itu. Kita tidak bisa memaksakan bahwa lukisan itu indah.

Nilai moral adalah salah satu bagian dari nilai yaitu yang menangani kelakuan baik/buruk dari manusia. Moral selalu berhubungan dengan nilai tetapi tidak semua nilai adalah nilai moral. Moral berhubungan dengan kelakuan atau tindakan manusia. Nilai moral inilah yang lebih bersifat dengan tingkah laku kehidupan sehari-hari.

Notonegoro dalam Kaelan (2000) menyebutkan adanya tiga macam nilai. Ketiga nilai itu adalah sebagai berikut :
a. Nilai material, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi kehidupan jasmnai manusia atau kebutuhan ragawi manusia.
b. Nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan/ aktivitas.
c. Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. Nilai kerohanian, meliputi:
1) Nilai kebenaran yang bersumber pada akal (rasio, budi, cipta) manusia.
2) Nilai keindahan atau nilai estetis yang bersumber pada unsur perasaan (emotion) manusia.

Sumber : Buku Modul Sosiologi Paket C Setara SMA Kelas X, 2006      

PENGERTIAN CERITA PENDEK / CERPEN

Warga belajar dan siswa--sekalian-- berikut ini kita akan mencoba mengenal dan membahas tentang salah satu karya sastra yaitu cerpen. Cerpen atau cerita pendek adalah sebuah karya sastra/ susastra yang memiliki pengisahan yang terbatas. Cerpen miliki unsur-unsur yang sama dengan novel, drama, atau roman, terutama tema, sudut pandang, pesan, penokohan, dan plot. Cerpen dibedakan dengan novel atau roman. Perbedaannya adalah cerpen hanya mengisahkan satu sisi dari kehidupan manusia. Pelaku (lakon) dalam cerpen tidak dikisahkan seluruhnya. Dengan demikian, cerpen akan lebih pendek dibandingkan dengan novel atau roman.

Kita mengenal ada beberapa bentuk cerpen dari segi penulisannya, antara lain, cerpen romantis, cerpen cinta, cerpen sosial, cerpen humor, cerpen misteri, cerpen legenda dan lain sebagainya.

Unsur-unsur dalam cerpen ada yang bersifat intrinsik dan ada pula yang bersifat ekstrinsik. Secara intrinsik, cerpen dibentuk oleh alur, penokohan, pesan, tema, sudut pandang, dan konflik. Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur yang berada diluar karya sastra cerpen itu, termasuk di dalamnya latar belakang penulis, tempat penulisan cerpen, serta suasana (kondisi) ketika cerpen tersebut dibuat.

Untuk lebih memahami apa yang dimaksud cerpen tersebut silakan warga belajar membaca dan menyimak contoh cerpen di bawah ini :

ANTARA CINTA DAN SAHABAT
Cerpen: Eka Otavia.

Hidup akan indah bila kita masih memiliki seseorang yang kita sayangi, seperti via, via masih memiliki orang tua yang sayang dengannya dan saudara laki-lakinya yang sangat menggemaskan yang masih kelas 4 SD. Serta tak luput mempunyai seorang sahabat yang baik yang selalu bersama ketika dia duka, lara pun senang. Via mempunyai sahabat dia bernama Mia dan Rahma. Kemana-mana kami selalu bersama seperti layaknya besi dan magnet yang sulit dipisahkan. Mereka pertama kenal ketika pertama MOS dan memulai sekolah di SMA, Ketika itu Rahma duduk sendirian dan tak sengaja Via menghampirinya dan berkenalan. Setelah mereka berbincang-bincang cukup lama datanglah seorang anak perempuan cantik putih bertahi lalat di bawah bibir yang tipis. Tahi lalatnya itu membuat wajahnya menjadi manis dan disegani oleh kaum Adam.

“Hai…. Rahma dah lama nunggunya yah???” kata perempuan itu

“Ea… lama banget, kamu dari mana saja???? kata Rahma

“Maaf yach aku berangkatnya siang, soalnya bangunnya kesiangan… hehehe” jawab Perempuan yang berbicara dengan Rahma sambil tersenyum.

“Oa,untungnya ada Via yang menemani aku di sini, Mi kenalin ini Via teman sekelas kita juga lho. Oya vi kenalin ini teman satu bangku aku namanya Mia” kata Rahma sambil memperkenalkan temannya.

“Kenalin aku Via, aku duduknya di samping tembok dekat pintu sama Ovie” kata Via memperkenalkan dirinya kepada Mia.

“Aku Mia, low boleh tau lo tinggalnya dimana”?? Tanya Mia kepada Via.

“Aku aslinya Banjarharjo, tapi di sini aku ngekost” jawab Via.

“Kapan-kapan kita main ke kostnya Via, Gimana,?? Rahma lo juga ikut yach”?? Mia melontarkan pertanyaan kepada Rahma.

“Itu ide yang bagus kita selalu kumpul-kumpul bareng di kosannya Via, Gimana kalau kita buat genk saja?” usul Rahma.

“Aku setuju dengan pendapatmu. Nanti kita buat kaos yang sama, tapi dipikir-pikir nama genk nya apa yach”?? Mia menggaruk-garuk kepala yang tidak gatal karena begitu bingungnya.

“Tapi maaf teman-teman bukannya gw menolak, tapi aku bener-bener gak setuju dengan pendapat kalian, aku ingin bersahabat dengan kalian. Tapi aku gak suka buat genk-genk seperti itu, takutnya kalau kita buat genk, banyak teman-teman yang benci dan iri.” jelas Via.

“Yah Vi, tapi……….”

Sebelum Mia melanjutkan pembicaraannya bel sekolah pun berbunyi tanda peserta MOS kumpul di halaman sekolah untuk diberikan arahan dan himbauan dari kepala sekolah.

Sungguh ribet dan susah kembali menjadi peserta MOS harus menggunakan kostum planet yang sungguh menyebalkan itu seperti pake kaos kaki yang berbeda,tasnya menggunakan kantong kresek,rambutnya di ikat lebih dari 10 buah,sungguh membosankan dan menyebalkan ketika dimoment-moment MOS seperti ini.

Setelah kumpul di lapangan Rahma dan Mia senyum-senyum sendiri, dan aku bingung kenapa mereka senyum-senyum tanpa sebab. Adakah sumbernya kenapa mereka senyum-senyum sendiri. Setelah aku perhatikan ternyata mereka tersenyum ketika melihat kakak Osis. Dan kemudian aku bertanya kepada Rahma,”Rah, kamu dan Mia senyum kenapa??” Tanya Via dengan penasaran.

“Asal kamu tau aja ya Vi, aku dan Mia itu ngefans banget sama anak kelas X-2 itu, terus gw jatuh cinta sama cowok itu katanya sih namanya Dana”. jawab Rahma.

“Yang mana?” Tanyaku lagi.

“Itu yang paling cakep sendiri, Oa aku juga ngefens banget ama kakak OSIS jangan bilang sama Mia yach kalo aku ngasih tau ke kamu, aku itu ngefans banget sama Ka’ Zaenal sedangkan Mia ngefens sama ka’ Adit”. jelas Rahma.

“okey, tenang saja Rahma gw pasti gw bisa jaga rahasia ini kok, dijamin gak bakal bocor dech…….” kataku.

“Aku percaya kok sama kamu….. halah kaya ember saja bocor… . hehehehe”. Rahma sambil ketawa

Ketika asyik berbicara ternyata banyak pengarahan yang diberikan oleh kepala sekolah, sungguh menyesal sekali ku ini tidak mendengarkannya. Padahal banyak manfaatnya bagi kita khususnya bagi pelajar. Setelah beberapa lama kemudian peserta MOS di bubarkan.

Via sedang berfikir sepertinya enak sekali rasanya ketika menjadi anak SMA. Sama seperti yang Via rasakan saat ini Via ingin cepat-cepat menggunakan baju putih abu-abu dan agar cepat diresmikan menjadi murid SMA, rasanya lama sekali menunggunya waktu seperti itu. Apalagi, rumahnya sangat jauh dari sekolah sungguh enaknya jauh dari orang tua dan bebas untuk pergi-pergi kemanapun yang kita inginkan bersama teman-teman barunya. Tapi Via harus bisa mengendalikan diri dari pergaulan di zaman edan seperti ini, kalau kita mengikutinya maka kita akan masuk ke dalam jurang neraka yang isinya orang-orang berdosa.

Kicauan burung menari-nari di angkasa, Sungguh indah bila ketika memandangnya. Embun pagi menyejukan hati Semerbak wangi mawar membuat segar perasaan kita. Indahya alam ciptaan tuhan yang maha esa, Tak ada yang bisa menandinginya,Karena tuhan adalah sang kholik pencipta alam semesta.

Ricuhan murid-murid SMA bagaikan burung-burung yang sedang menyanyi-nyanyi. Murid-murid mulai berdatangan menuju sekolah untuk menuntut ilmu, walaupun ada yang niat sekolah hanya ingin mendapatkan uang jajan dan ingin memiliki banyak teman. Murid-murid berdatangan ada yang naik motor, sepeda, naik bus mini, angkot, diantar orang tuanya menggunakan mobil, adapun jalan kaki.
Bel sekolah pun berbunyi sebagai tanda waktu pelajaran dimulai. Murid-murid dengan tenang belajar di sekolah. Hening sepi keadaan di sekolah bagaikan tak berhunikan makluk, Seperti di hutan sepi sunyi.

Bel istirahat pun berbunyi, murid-murid bagaikan pasukan burung yang keluar dari sangkarnya menuju kantin gaul bu ijah. Perut mereka terjadi perang dunia ketiga mereka berebut makanan dan cepat-cepat mendahulukan mengambil makanan.

Aku tak nafsu untuk pergi ke kantin dan aku beranikan diri pergi ke perpustakaan.Setelah lamanya aku diperpustakaan datanglah seorang cowok ganteng yang diidam-idamakan oleh Rahma sahabatku sendiri.

“Hai…….vi kok sendirian saja disini.” kata cowok itu yang bernama Dana.

“Yah…. teman-teman aku lagi ke kantin, padahal aku diajak kekantin sama mereka, tapi aku pengennya pergi ke perpustakaan……. hehehe” kataku pada Dana.

“Oa…… kamu les di Prima Eta yach??” Tanya Dana.

“Eah…..kok kamu tau sich…” jawabku.

“Kan aku juga les disitu,terus gw juga sering merhatikan kamu lho!!” kata Dana.

“Memang kamu kelas X apa?, kok gw gak pernah lihat kamu?”

“Ruang X-B. oa,kamu ruang X-A ya?”

“yapz……….”

Aku tak ingin dekat-dekat dengan Dana, Tapi aku juga punya perasaan sama Dana aku bingung kalau aku berdekatan sama Dana nanti Rahma cemburu. Kemudian ku pamit sama Dana.

“Dan aku mau ke kelas dulu” kataku pada Dana.

“Owg…..eah Vi silahkan”

Kemudian aku menuju ke kelas, sebelum masuk ke kelas, di jalan aku ketemu Rahma. Aku menyapa Rahma dengan senyuman. Tapi apa yang Rahma kasih padaku, Rahma bersikap sinis. Aku bingung kenapa Rahma bersikap seperti ini kepadaku, Kemudian aku mencari Mia. Aku ingin menanyakan kepada Mia. Tentang sikap Rahma kepadaku. Setelah kutemukan Mia, ku langsung menanyakan kepada Mia.

“Mi,aku boleh nanya sesuatu kepadamu gak?” tak sengaja air mataku membanjiri wajahku yang lembut ini.

“Nanya tentang apa?”

“Tadi aku ketemu Rahma, aku nyapa dia, Tapi dia cuek, malah dia bersikap sinis kepadaku, Apa salahku Mi”.

“Apa benar tadi kamu janjian sama Dana di perpustakaan, kok kamu bisa ngehianatin sahabat sendiri sich”.

“Mi, tadi itu, aku gak sengaja ketemu Dana di perpustakaan, sumpah aku sebelumnya gak janjian, tolong bantuin aku, untuk jelasin ke Rahma Mi.”Aku memohon ke Mia agar dia bisa bantuin aku untuk jelasin ke Rahma.

“yach udah….gimana kalau pulang sekolah gw temuin kalian berdua”

“Terserah kamu Mi, yang penting Rahma tidak salah paham sama gw”

Kemudian setelah pulang gw nungguin Mia dan Rahma di kantin gaul,setelah beberapa lama aku nungguin munculah mereka dari balik kelas.setelah aku melihat Rahma.Aku langsung peluk Rahma dan aku teteskan air mataku.kemudian aku memohon-mohon agar Rahma mempercayai penjelasin yang diberikan oleh aku padanya.

“Rah, plis dengar penjelasan aku, aku gak ada hubungan apa-apa sama Dana, mana mungkin aku ngehianatin sahabat sendiri.”

“terus kenapa tadi kalian berdua ketemuan di perpustakaan.” Tanya Rahma.

“Aku gak sengaja ketemu di perpustakaan Rah, kalau kamu masih gak percaya, gimana kalau kamu nanya langsung sama Dananya?”

“owg………..yach dech aku sekarang percaya kok sama kamu, masa aku percaya sama orang lain daripada sahabat sendiri, maafin aku juga yach Vi,,”.

“Memangnya tadi siapa yang bilang sama kamu”.

“Sudah, gak usah dibahas, gak penting”.

Aku bingung kenapa Rahma langsung maafin aku, padahal aku baru sebentar jelasin kapada Rahma. leganya perasaanku ini.

“Makasih Rah”.

Kemudian kami pun saling berpelukan rasanya senang banget ketika kami baikan kembali. Setelah pulang sekolah, Aku seperti biasa membuka kembali buku pelajaran. Setelah ku membuka buku, tak sengaja ku temukan secarik kertas yang beramplop. Ku buka perlahan-lahan, tapi kenapa jantungku ikut berdetak lebih kencang. Kubaca perlahan-lahan.

    Dear Via….

Izinkan aku untuk berkata jujur padamu, Sebelumnya ku minta maaf kalau aku sudah lancang mengirim surat ini. Aku sadar, aku bukan apa-apanya kamu. Aku juga tak pantas memilikimu. Tapi semakin ku pendam perasaan itu, semakin sesak rasanya dadaku ini kalau tak segera ditumpahkan.

Aku belum pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya. Tapi tiap kali aku ingin melepaskan diri darimu, Tapi tiap kali itu aku ingin semakin kuat untuk memelukmu. Dan aku merasa heran mengapa perasaan ini hanya terjadi padamu, mengapa tak tumbuh pada gasdis-gadis yang lain, Bagi anak-anak lain mungkin menilainya, Mereka lebih cantik darimu?

Tetapi ini perasaanku, Aku justru suka padamu tak hanya karena kecantikanmu, Tapi juga karena innerbeauty mu sungguh menarik bagiku. Aku tak ragu lagi memilih gadis semacam kamu. Kamu ini memang tak ada duanya di dunia ini. Sudah beberapa lama ku pendam perasaan ini tapi baru kali ini ku beranikan diri utuk menyatakan kalau aku “CINTA dan SAYANG”sama kamu. Maafkan aku kalau aku tak gentel seperti anak laki-laki lain yang mengutarakan langsung di depan wajah dan bertemu langsung empat mata.

Tapi kalau kau mau agar aku langsung mengutarakannya aku akan mencoba, besok kita ketemu pulang sekolah di kelas X-9.

    Orang yang mencintaimu
    Adytia Pradana Putra


Aku bingung, Aku tak tau harus berbuat apa. Aku bingung memilih salah satu ini CINTA atau SAHABAT. Kata-kata itu selalu menggoyang-goyang pikiranku. Aku punya persaan sama Dana dan aku juga gak mau menyakiti perasaan sahabatku. Kenapa bisa terjadi pada aku, kenapa tidak Mia??? Bukanya aku iri pada Mia, tapi karena perasaan bingung ini jadinya aku tak sadar menyalahkan Mia.... ya tuhan tolonglah diriku ini, aku harus berbuat apa?.

Kemudian aku berfikir, aku sudah janji hidup dan matiku akan ku pertaruhkan demi sahabatku yang ku sayang. Aku relakan Dana untuk sahabatku Rahma. Aku tak ingn melihat sahabatku sedih.
Aku sudah punya keputusan, aku gak akan terima Dana jadi pacarku, Tapi aku akan bersujud di depan Dana dan bermohon-mohon agar Dana mau jadi pacarnya Rahma.

* * * * * * sekian * * * * * * * *

Sumber cerpen : 

MENGENAL SIFAT DUAPULUH DALAM AGAMA ISLAM (PAI) PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Warga belajar--sekalian dalam pembahasan Pembelajaran PAI Pendidikan Agama Islam berikut ini, kita akan mencoba  membahas tentang sifat duapuluh, di sini kita akan mendiskusikan satu persatu dari 20 sifat yang wajib bagi Allah secara terinci, dengan tidak lupa mengemukakan dali aqli dan dalil nagli bagi masing-masing sifat tersebut. Kemudian kita akan melihat beberapa pesan dan nasihat tentang apa yang harus kita lakukan sebagai seorang Mu'min yang meyakini dengan benar-benar bahwa Allah bersifat dengan sifat-sifat tersebut. Sehingga dengan demikian akan menjadi sempurnalah iman yang dimiliki oleh Mu'min tersebut sebagai bekal di dunia menuju akhirat kelak.

Adapun tentang sifat-sifat Allah lainnya yang tak terhingga banyaknya, maka kewajiban bagi setiap mukallaf adalah mengetahuinya secara ijmal saja. Yaitu bahwa Allah swt. Itu muttashifun bi kulli kamaal (bersifat dengan segala kesempurnaan). Sedang mengenai sifat-sifat yang mustahil bagi Allah 'Azza wa Jalla, maka hal itu adalah lawan dari duapuluh sifat wajib bagi-Nya. Dan di sini akan diterangkan secara terperinci. Akan halnya sifat-sifat yang mustahil bagi-Nya secara ijmal, maka hal itu tercakup dalam perkataan yang berbunyi: muanazzahu 'an kulli naqshin wa maa kahthara bil-baal (Allah itu suci dari segala sifat kekurangan (ketidaksempurnaan) dan apa saja yang terlintas dalam hati manusia).

Berikut ini 20 duapuluh sifat yang wajib dan yang mustahil bagi Allah swt, yaitu :

1. Wujud
@@
Wujud berarti ada, maka mustahil Allah itu tidak ada.

Allah swt. berfirman:
@@@@
"Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya". Q.S, As-Sajdah : 4)

Maka sepatutnyalah bagi setiap muslim dan Mu'min yang mempunyai keyakinan yang benar untuk senantiasa ingan kepada Allah pada setiap kali memandang segala sesuatu yang maujud (berwujud) di alam ini.

2. Qidam
@@
Qidam artinya terdahulu (tanpa ada awalnya), maka mustahil didahului oleh 'adam (ketiadaan).
Allah swt. berfirman:
@@@
"Dia-lah (Allah) yang Awal dan yang Akhir". Q.S. Al-Hadid : 3

Maksudnya, bahwa Allah itu terdahulu tanpa ada awalnya dan terkemudian tanpa ada akhirnya. Maka sepatunyalah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk senantiasa memanjatkan syukur kepada Allah, yang dengan taufik-Nya telah menjadikannya seorang Mu'min dan Muslim.

3. Baqa'
@@@
Baqa' artinya kekal (abdi), maka mustahil dikenai fana' (kebinasaan).
Allah swt. berfirman:
@@@
"Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan". Q.S Ar-Rahman:27

Maka sepatutnya lah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk senantiasa mengingat mati. Yakni, bahwa pada saatnya nanti maut pasti akan menjemputnya. Sehingga ia pun akan segera bertaubat memohon ampunan kepada Allah dari segala dosanya sebelum ajal tiba.

4. Mukhalafatu lil-Hawadits
@@@
Mukhalafatu lil-Hawadits artinya berlawanan dengan segala sesuatu yang baru, maka mustahil bagi Allah bersamaan dengan segala sesuatu yang baru.
@@@
"Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia". Q.S Asy-Syu'ara:11
Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk banyak-banyak mengucap tasbih dan pujian kepada Allah, agar ia memperoleh rahmat-Nya

5. Qiyamuhu Binafsihi
@@@
Qiyamuhu Binafsihi artinya berdiri dengan dirinya sendiri, maka mustahil tidak berdiri dengan sendirinya. Dengan kata lain, Allah tidak bergantung atau berhajat kepada yang lain.
Allah swt. berfirman:
@@@
"Sesungguhnya Allah benar-benar Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam,". (Q.S. Al-Ankabut:6).

Maka sepatutnya bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk menyatakan hajat dan pertolongan kepada Allah. karena ia mengetahui bahwa Allah Mahakaya dari sekalian alam, dan bahwa alam seluruhnya ini Allah semata.

6. Wahdaniyah
@@@
Wahdaniyah artinya Esa dzat-Nya, sifat-Nya dan fi'il-Nya maka mustahil Allah itu terbilang dzat, sifat dan fi'il-Nya Allah swt. berfirman:
@@@
"Katakanlah, 'Dia-lah Allah Yang Mahaesa'". Q.S. Al-Ikhlas: 1

Maka sepatutnya bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinana yang benar untuk melihat dan meyakini bahwa setiap kejadian yang ada di alam itu semuanya merupakan fi'il (perbuatan) Allah semata.

7. Qudrat
@@@

Qudrat itu artinya kuasa, maka mustahil Allah itu tidak kuasa.
Allah swt. berfirman:
@@@
"Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu". (Q.S. Al-Baqarah: 20)

8. Iradat
@@@
Iradat artinya berkehendak (berkeinginan), maka mustahil Allah bersifat terpaksa.
Allah swt. berfirman:
@@@
"Sesungguhnya Tuhanmu) Maha melaksanakan apa yang ia kehendaki" (Q.S. Hud: 107)

Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk senantiasa bersyukur kepada Allah atas segala nikmat-Nya dan bersabar atas setiap bala' dunia.

9. 'Ilmun
@@@

'Ilmun artinya mengetahui, maka mustahil Allah itu jahil (tidak mengetahui).
Allah swt. berfirman:
@@@

"Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu". Q.S. An-Nisa': 176

Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk memperbanyak rasa takut melakukan perbutan maksiat kepada Allah, karena tidak ada suatu pun perbuatan yang terluput dari pengetahuan Allah.

10. Hayat
@@@

hayat artinya hidup, maka mustahil Allah itu mati. Allah swt. berfirman:
@@@

"Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (Kekal) yang tidak mati". Q.S. Al-Furqan: 58.

Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk senantiasa berserah diri (bertawakal) kepada Allah Yang Hidup dan Yang tidak akan mati.


11. Sam'un
@@@

Sam'un artinya mendengar, maka mustahil Allah itu tuli. Allah swt, berfirman
@@@

"Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". Q.S. Al-Baqarah: 256.

Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk senantiasa takut (memelihara diri dari) berkata-kata yang haram, karena sesungguhnya Allah Maha Mendengar segala perkataan hamba-Nya.

12. Bashar
@@@

Bashar artinya melihat, maka mustahil Allah itu buta.
Allah swt. berfirman:

"Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan". Q.S. Al-Hujurat: 18

Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu.min yang memiliki keyakinan yang benar untuk senantiasa memelihara diri dari setiap perbuatan yang diharamkan, karena sesungguhnya Allah Maha Melihat setiap perbuatan hamba-Nya.

13. Kalam
@@@

Kalam artinya berbicara, maka mustahil Allah itu gagu. Allah swt. berfirman:
@@@

"Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung". Q.S. An-Nisa': 164

Maka sepatutnyalah bagi setiam Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk senantiasa berdzikir kepada Allah dengan memperbanyak membaca Al-Qur'an, karena Al-Qur'an adalah Kalamul-Lah.


14. Qadirun
@@@

Qadirun artinya yang kuasa, maka mustahil Allah itu bukan yang kuasa. Dalilnya sama dengan yang ada dalam sifat Qudrat.


15. Muridun
@@@

Muridun artinya berkehendak, maka mustahil Allah tidak berkendak. Dalilnya sama dengan yang ada dalam sifat Iradat.

Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk memperbanyak permohonan (doa) kepada Allah agar dikaruniai kebahagiaan dunia dan akhirat, dan dijauh dari segala bala' dunia dan akhirat.


16. 'Alimun
@@@

'Alimun artinya yang mengetahui, maka mustahil Allah itu tidak mengetahui. Dalilnya sama dengan yang ada dalam sifat 'Ilmun.

Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu.min yang memiliki keyakinan yang benar untuk senantiasa memohon pertolongan kepada Allah dalam setiap keadaan, dan memohon pemeliharaan-Nya dari setiap kejahatan dunia dan akhirat.


17. Hayyun
@@@

Hayyun artinya yang hidup, maka mustahil Allah itu mati. Dalilnya sama dengan yang pada sifat Hayat.

Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk senantiasa berserah diri kepada Allah dalam setiap keadaan.

18. Sami'un
@@@

Sami'un artinya yang mendengar, maka mustahil Allah itu tuli. Dalilnya sama dengan yang ada dalam sifat Sam'un

Maka sepatutnyalah bagi setia Mu'min yang memiliki keyakinana yang benar untuk senantiasa memperbanyak puji dan syukur serta doa kepada Allah Yang Maha Mendengar.


19. Bashirun
@@@

Bashirun artinya yang melihat, maka mustahil Allah itu buta. Dalilnya sama denan yang ada dalam sifat Bashar.

Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk senantiasa memperbanyak rasa malu melakukan dosa dan kelalaian kepada Allah Yang Maha Melihat.


20. Mutakallimun
@@@

Mutakallimun artinya yang berbicara, maka mustahil Allah itu gagu. Dalilnya sama dengan yang ada dalam sifat Kalam.

Maka sepatutnyalah bagi setiap Mu'min yang memiliki keyakinan yang benar untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an dengan khusyu' dan dengan mengkaji dan mempelajari artinya.

Demikian tentang mengenal sifat dua puluh dalam agama Islam, semoga dapat dipahami dan jadi amal yang baik untuk kita semua, semoga juga bermanfaat untuk menambah ilmu dan pengetahuan kita tentang ajaran agama Islam dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah swt. Terimakasih. Wassalam...

Sumber : Adaftasi dan rangkuman buku Sifat dua Puluh Bahasa Arab Melayu, Al-Habib Usman bin Abdullah bin Yahya

CONTOH PUISI LAMA YANG BERPENGARUH PADA PENULISAN PUISI MODERN

Warga belajar-- sekalian-- Dalam materi pelajaran bahasa dan sastra Indonesia, kita mengenal yang disebut dengan Puisi, baik itu puisi lama maupun puisi modern. Puisi modern yang ada sekarang ini, perkembangan  tidak terlepas dari keberadaan puisi lama, bahkan banyak puisi modern yang dipengaruhi oleh penulisan Puisi lama.

Secara umum puisi lama adalah puisi yang terikat oleh syarat-syarat seperti jumlah larik dalam setiap bait, jumlah  suku kata dalam setiap larik, pola rima, serta muatan setiap bait.

Yang termasuk puisi lama ini adalah :
- Bidal
- Gazal
- Gurindam
- Mantra
- Masnawi
- Nazam
- Kith'ah
- Rubai
- Pantun
- Seloka
- Syair
- Talibun
- Teromba

Adapun jenis puisi lama yang masih sangat banyak memengaruhi penulisan puisi modern adalah pantun, syair dan Mantra.

Berikut ini adalah contohnya:


1. Pantun

Tanam melati di rumah-rumah
Ubur-ubur sampingan dua
Kalau mati kita bersama
satu kubur kita berdua

Ubur-ubur sampingan dua
Tanam melati bersusun bangkai
Satu kubur kita berdua
Kalau boleh bersusun bangkai

2. Syair

Bismillah itu dmulia dikata
Limpah rahmat terang cuaca
Berkat Mohammad penghulu kita
Ialah penghulu alam semesta

Al rahman itu sifat yang sani
Maknya murah amat mengasihani
Kepada Muimin hati nurani
Di situlah tempat mengasihani



Al rahim itu pengasihan kita
Kepada Allah puji semata
Itulah Tuhan yang amat nyata
Memberi hambanya berkata-kata

Dengarkan tuan suatu rencana
Dikarang oleh dagang yang hina
Sajaknya janggal banya tak kena
Dari pada akal belum sempurna

3. Mantra

(Manta untuk mengusir anjing galak)

Pulanglah engkau kepada rimba sekampung
Pulanglah engkau kepada rimba yang besar
Pulanglah engkau kepada gunung guntung
Pulanglah engkau kepada sungai yang tiada berhulu,
Pulanglah engkau kepada kolam yang tiada berongga
Pulanglah engkau kepad mata air yang tiada kering
Jikalau kau tiada mau kembali, matilah engkau.

Demikian contoh puisi lama yang banyak berpengaruh pada penulisan puisi modern, semoga dapat dipahami oleh warga belajar sekalian, terimakasih.

CONTOH SOAL SOSIOLOGI PAKET C SMA KELAS X SEMESTER I

Soal Essay:

Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas dan tepat

1. Jelaskan pengertian kebudayaan baik secara etimologi maupun dari konsep ilmu pengetahuan
2. Budaya berkaitan dengan situasi masyarakat, Bagaimana pendapat anda tentang hal tersebut?
3. Apa yang dimaksud dengan pernyataan bahwa kebudayaan diperoleh dari proses belajar?
4. Dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan dinyatakan membantu manusia. Bagaimana menurut anda?
5. Mengapa bahasa dianggap sebagai salah satu unsur kebudayaan?
6. Apa yang dimaksud dengan sistem religi? Apakah sama atau berbeda dengan agama?
7. Bagaimana perbedaan antara kebudayaan tandingan dan kebudayaan menyimpang?
8. Apa yang terjadi dalam proses sosialisasi? Bagaimana dalam kebudayaan keseharian Anda?
9. Bagaimana perbedaan internalisasi dan sosialisasi?
10. Uraikan secara singkat tentang dinamika kebudayaan


Soal Pilihan Ganda:

1. Kebudayaan berasal dari kata budayah, yang artinya: ....
a. peradaban
b. akal
c. gagasan
d. peralatan
e. ciptaan

2. Kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan lainnya, serta kebiasaan yang didapatkan manusia sebagai anggota masyarakat. Pengertian tersebut adalah pengertian kebudayaan menurut ...
a. Selo Soemardjan
b. Koentjaraningrat
c. E.B. Taylor
d. Ralph Linton
e. Kluckhohn dan Kelly

3. Kebudayaan yang dimiliki oleh setiap masyarakat disebut ...
a. universal
b. superorganik
c. substansi
d. substitusi
d. khusus

4. Sistem kepercayaan timbul dari adanya keterbatasan manusia untuk memahami ...
a. agama
b. perkawinan
c. kebudayaan
d. kejadian alam
e. kebiasaan

5. Beriukut yang temasuk seni rupa, yaitu ...
a. prosa
b. pahat
c. tari
d. drama
e. novel

6. Menurut pengalaman, unsur-unsur kebudayaan yang paling sulit berubah adalah ...
a. sistem pengetahuan
b, sistem mata pencaharian
c. sistem organisasi kemasyarakatan
d. sistem teknologi dan peralatan
e. sistem kepercayaan dan relegi

7. Pengertian kebudayaan dalam bahasa Inggris, yaitu culture yang artinya ...
a. kemampuan manusia untuk berpikir
b. mengolah atau mengerjakan
c. segala daya dan aktivitas manusia untuk mengokah alam
d. segala aktivitas manusia untuk mengubah diri
e. segala kegiatan manusia agar lebih baik

8. Pakaian, perumahan, dan mobil termasuk dalam unsur kebudayaan ...
a. sistem kepercayaan
b. sistem kesenian
c. sistem ekonomi
d. sistem pengetahuan
e. teknologi

9. Kepercayaan yang menganggap suci binatang tertentu disebut ...
a. totemisme
b. sukuisme
c. animisme
d. shamamisme
e. dinamisme

10. Nilai gagasan utama yang harus benar-benar dihayati oleh pendukung kebudayaan yang bersangkutan dalam kurun waktu tertentu merupakan substansi budaya berupa ...
a. sistem budaya
b. sistem pengetahuan
c. persepsi
d. etos
e. kepercayaan

11.Kebudayaan adalah sejumlah pengetahuan, sikap dan kebiasaan berperilaku yang terpola dan dimiliki serta diwariskan oleh antaranggota suatu masyarakat. Pengertian tersebut dikemukakan oleh ...
a. Koentjaraningrat
b. Selo Soemardjan
c. E.B. Taylor
d. Ralph Linton
e. Kluckhohn

12. Pengertian kebudayaan menurut Selo Soemardjan adalah ...
a. Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia
b. Kebudayaan adlaah sejumlah pengetahuan sikap, dan kebiasaan berperilaku masyarakat.
c. kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa, dan cipta manusia
d. kebudayaan adalah semua rencana hidup yang tercipta secara historis
e. kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks yang di dalamnya termasuk ilmu pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan lainnya.

13. Karya manusia menghasilkan kebudayaan
a. ide
b. nilai
c. norma
d. gagasan
e. kebendaan

14. Kebudayaan yang disebut kebudayaan rohaniah adalah ...
a. rasa dan cipta
b. rasa dan karya
c. cipta dan karya
d. cipta
e. karya

15. Cultural universal adalah ...
a. unsur kebudayaan yang menyeluruh
b. gabungan berbagai kompleks budaya
c. unsur budaya yang paling kecil
e. gabungan dari item-item
e. gabungan dari trait-trait

16. Unsur kebudayaan yang paling kecil disebut ...
a. cultural universal
b. item
c. trait
d. kompleks budaya
e. aktivitas budaya

17. Keluarga luas disebut juga ...
a. nuclear family
b. entended family
c. keluarga inti
d. keluarga batih
e. keluarga tunggal

18. Perkawinan yang mengharuskan seseorang menikah dengan orang yang berasal dari dalam kelompok disebut ...
a. Poligami
b. monogami
c. eksogami
d. endogami
e. poliandri

19. Sistem kekerabatan yang menggunakan satu garis keturunan disebut ...
a. bilineal
b. blateral
c. unilineal
d. matrilineal
e. patrilineal

20. Suku Jawa biasanya menggunakan sistem kekerabatan ...
a. unilineal
b. bilineal
c. matrilineal
d. patrilineal
e. unilateral

21. Koentjaraningrat menyatakan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan tindakan, dan hasil kerja manusia yang dijadikan milik diri manusia ...
a. sebagai warisan biologis
b. yang dibawa sifat lahir
c. yang melekat dalam diri manusia sebagai organisme
d. dengan belajar
e. yang bersifat positif

22. Salah satu karakteristik kebudayaan adalah bahwa kebudayaan itu didasarkan pada simbol. Maksud dari simbol adalah ...
a. sesuatu yang nilai dan maknanya ditentukan oleh yang menggunakan
b. sesuatu yang nilai dan maknanya ditentukan secara intrinsik
c. sesuatu yang memiliki makna yang sama dengan tanda
d. sesuatu yang nilai dan maknanya ditentukan secara indrawi
e. sesuatu yang nilai dan maknanya ditentukan bedasarkan bentuk fisiknya.

23. Kebudayaan kebendaan berupa alat-alat dan teknologi yang diperlukan oleh masyarakat untuk menguasai alam dalam definisi kebudayaan menurut Selo Soemardjan termasuk dalam bagian yang disebut ...
a. karya
b. rasa
c. jiwa
d. karsa
e. cipta

24. Perbuatan individu yang sesuai dengan kebudayaan masyarakat dengan mudah dapat dipahami oleh individu yang lain dalam masyarakat yang sama. Hal ini sesuai dengan karakteristik kebudayaan sabagai ...
a. hasil belajar
b. milik bersama masyarakat
c. didasarkan pada simbol
d. kesatuan yang saling berhubungan
e. sifat superorganik

25. Dari sekian banyak simbol sebagai dasar kebudayaan, yang penting adalah ...
a. bahasa
b. benda
c. warna
d. tanda
e. suara

26. Hubungan antara unsur-unsur kebudayaan oleh Emile Durkheim digambarkan sebagai suatu kompleks gagasan yang dimiliki oleh dan mengikat sebagian besar warga masyarakat yang disebut sebagai ...
a. pikiran kolektif
b. fokus kebudayaan
c. etos kebudayaan
d. fungsi unsur kebudayaan
e. kebudayaan khusus

27. Transaksi jual beli antara pedagang dan konsumen merupakan wujud dari sistem ekonomi atau mata pencaharian yang beurpa ...
a. sistem sosial
b. wujud ideal kebudayaan
c. artifak
d. sistem budaya
e. wujud kebudayaan konkret

28. Dalam struktur kebudayaan yang disusun oleh Ralph Linton, ekonomi pertanian, pertanian, peternakan, perdagangan, seni rupa, seni tari, dan seni suara merupakan unsur kebudayaan ...
a. cultural universals
b. cultural activity
c. trait complexes
d. traits
e. items

29. Konsep dinamika kebudayaan memandang kebudayaan sebagai ...
a. bagian dari kehidupan manusia
b. sesuatu yang pasti atau mengalami perubahan
c. sesuatu yang bersifat statis
d. sesuatu yang bersifat superorganik
e. hasil interaksi sosial manusia.

30. Diantara unsur-unsur kebudayaan ada yang sangat digemari warga masyarakat sehingga tampak digemari warga masyarakat sehingga tampak seolah-olah paling mendominasi seluruh kehidupan masyarakat. Unsur-unsur demikian disebut ...
a. etos kebudayaan
b. wujud kebudayaan
c. fokus kebudayaan
d. fungsi kebudayaan
e. jiwa kebudayaan.  

MATERI BAHASA INGGRIS : CERITA RAKYAT (FOLKTALE) BATARA KALA

Warga belajar sekalian silakan disimak teks naskah cerita rakyat dengan bahasa Inggris di bawah ini : 

It is good to know some of the folktales our country has. The is one or the that is commonly told in Java

People in some villages in Java believe: that an aclipse happens when the sun or the moon in swallowed by Batara kala, an evil giant.

The Story says that although Batara Kala is not of the gods in heaven, he is very powerful.

One day Batara Wisnu (god, the protector) distributed the tirta amerta sari or the dringk of the gods. Anyone who drank from ti would never die. Batar kala wanted to have some, too, so he tried the cheat by talking the from of a god. Batara Surya (the sun god) and Batari Chandra (the moon goddess), however, knew of this trick and told Batara Wisnu about it. When Batara kala's turn came to receive the drink, Batara Wisnu shot him from a distance with his famous weapon, the cakra and it cut his head off. Some of the drink, however, spilled over Batara kala's head, and this made his head live forever. From then on Batara kala has continued to live without his body.

Batara Kala was very angry with Batara Surya and Batari Chandra and tried to eat them, but the god and goddes escaped. Batara Kala got angrier and from that time on he has never stopped chasing, them.

Batara Wisnu wanted to protect the god and the goddess and ordered the peole on earth to make a lot of noise whenever there is an eclipse. The noise would help Batara Surya and Batari Chandra to escape from Batara kala's throat.

PEMBAGIAN ANGKATAN SASTRA DI INDONESIA MENURUT URUTAN WAKTU

Seni sastra sebagai salah satu cabang seni yang membentuk karya dengan seni sastra, di Indonesia secara urutan waktu, sastra terbagi atas beberapa angkata yaitu :

1. Pujangga Lama
Karya sastra di Indonesia yang dihasilkan sebelum abad ke 20. Pada masa ini karya sastra di Indonesia didominasi oleh syair, pantun, gurindam, dan hikayat kisah.

2. Sastra Melayu Lama
Karya sastra di Indonesia yang dihasilkan antara tahun 1870-1942 yang berkembang di lingkungan masyarakat Sumatera seperti "Langkat, Tapanuli, Padang dan daerah Sumatera lainnya". Cina dan masyarakat Indonesia Indo-Eropa. Karya sastra pertama yang terbit sekitar tahun 1870 masih dalam bentuk syair, hikayat dan terjemahan novel barat.

3. Angkatan Balai Pustaka
Karya sastra di Indonesia sejak tahun 1920 - 1950, yang dipelopori oleh penerbit Balai Pustaka. Prosa (roman, novel, cerita pendek dan drama). dan Puisi mulai menggantikan kedudukan syair, pantun, gurindam dan hikayat dalam khazanah sastra di Indonesia pada masa ini.Balai pustaka didirikan pada masa itu untuk mencegah pengaruh buruk dari bacaan porno dan liar yang dihasilkan oleh sasta Melayu Rendah yang waktu itu banyak menyoroti kehidupan Pernyai'an (cabul) dan dianggap memiliki msisi politis (liar). Balai pustaka menerbitkan karya dalam tiga bahasa yaitu Bahasa Melayu-Tinggi, bahasa Jawa dan bahasa Sunda; dan dalam jumlah terbatas dalam bahasa Bali, bahasa Batak dan bahsa Madura.

4. Pujangga Baru
Pujangga Baru muncul sebagai reaksi atas banyaknya sensor yang dilakukan oleh Balai Pustaka terhadap hasil karya sastrawan pada masa itu, terutama terhadap karya sastra yang menyangkut rasa nasionalisme dan kesadaraan kebangsaan. Sastra Pujangga Baru adalah sastra intelektual, nasionalistik dan elistis menjadi "bapak" sastra modern Indonesia.

Pada masa itu, terbit pula majalah "Poedjangga Baroe" yang dipimpin oleh Sutan Takdir Alisjahbana, Amir Hamzah, dan Armijn Pane. karya sastra di Indonesia setelah zaman Balai Pustaka (tahun 1930-1942), dipelopori oleh Sultan Takdir Alisjahbana dkk. Masa ini ada dua kelompok sastrawan Pujangga baru yaitu : 1. Kelompok "Seni Untuk Seni" yang dimotori oleh Sanusi Pane dan Tengku Amir Hamzah dan; 2. Kelompok "Seni untuk Pembangunan Masyarakat" yang dimotori oleh Sultan Takdir Alisjahbana, Armijn Pane dan Rustam Effendi.

5. Angkatan '45
Pengalama hidup dan gejolak sosial-politik-budaya telah mewarnai karya sastra Angkatan '45. Karya sastra angkatan ini lebih realistik dibanding karya Angkatan Pujangga baru yang romantik - idealistik.

6. Angkatan 50-an
Angaktan 50-an ditandai dengan terbitnya majalah sastra kisah asuhan  H.B Jassin. Ciri angkatan ini adalah karya sastra yang didominasi dengn cerita pendek dan kumpulan puisi. Majalah tersebut bertahan sampai tahun 1956 dan diteruskan dengna majalah sastra lainnya.

7. Angkatan 66-70 
Angkatan ini ditandai dengan terbitnya majalah sastra Horison. Semangat avat-grade sangat menonjol pada angkatan ini. Banyak karya sastra pada angkatan ini yang sangat beragam dalam aliran sastra pada angkatan ini yang sangat beragam dalam aliran sastra, munculnya karya sastra beraliran surrealistik, arus kesadaran, arketip, absurd dll. Pada masa angkatan ini di Indonesia Penerbit Pustakan Jaya sangat banyak membantu dalam menerbitkan karya sastra. Sastrawan pada akhir angkatan yang lalu termasuk juga dalam kelompok ini seperti Motinggo Busye, Pernawan Tjondronegoro, Djamil Djoko Suherman, Bur Rasuanto, Goenawan Mohammad, Sapardi Djoko Damono dan Styagraha Hoerip Soeprobo dan termasuk H.B. Jassin.

Beberapa sastrawan pada angkatan ini diantara lain: Umar Kayam, Ikranegara, Leon Agusta, Arifin C. Noer. Akhudiat, Darmanto jatman, Arief Budiman, Guenawan Mohamad, Budi Darma,  Hamsad Rangkuti, Putu Wijaya, Wisran Hadi, Wing Kardjo, Taufik Islamil dan banyak lagi yang lainnya. 

8. Dasawarsa 80-an
Karya sastra di Indonesia pada kurun waktu setelah tahun 1980, ditandai dengan banyaknya roman percintaan, dengan sastrawan wanita yang menonjol pada masa tersebut yaitu Marga T. Majalah Horison mulai hilang, karya sastra Indonesia pada masa angkatan ini tersebar luas diberbagai majalah dan penerbitan umum.

Beberapa sastrawan yang dapat mewakili Angkatan dekade 80-an ini antara lain adalah : Remy Sylado, Yudistira Ardinugraha, Noorca Mahendra, Seno Gumira Ajidarma, Kurniawan Junaidi.

9. Angkatan Reformasi
Seiring pergeseran kekuasaan politik dari tangan Mantan Presiden Soeharto, muncul wacana tentang sastrawan Angkatan Reformasi. Munculnya angkatan ini ditandai dengan maraknya karya-karya sastra, puisi, cerpen, maupun novel, yang bertema sosial-politik, khususnya seputar Reformasi. Di rubrik sastra Harian Republika, misalnya, selama berbulan-bulan dibuka rubrik sajak-sajak peduli bangsa atau sajak-sajak reformasi. Berbagai pentas pembacaan sajak dan penerbitan buku ontologi puisi juga didominasi sajak-sajak bertema sosial-politik.

Sastrawan Angkatan Reformasi merefleksikan keadaan sosial dan politik yang terjadi pada akhir tahun 1990-an, seiring dengan jatunya Orde Baru. Proses reformasi politik yang dimulai pada tahun 1998 banyak melatar belakangi kelahiran karya-karya sastra: puisi, cerpen, dan novel pada saat itu. Bahkan, penyair-penyair yang semula jauh dari tema-tema sosial politik, seperti Sutarji Calzoum Bachri, Ahmadun Yosi Herfanda dan Acep Zamzam Noer, juga ikut meramaikan suasana dengan sajak-sajak sosial-politik mereka.

10 Satrawan angkatan 2000-an
Setelah wacana tentang lahirnya Sastrawan Angkatan Reformasi muncul, namun tidak berhasil dikukuhkan karena memiliki 'juru bicara', Korrie Layun Rampan pada thaun 2002 melempar wacana tentang lahirnya Sastrawan Angkatan 2000. Sebuah buku tebal tentang Angakta 20000 yang disusunnya diterbitkan oleh Gramedia, Jakarta, tahun 2002. Seratus lebih penyair, cerpenis, novelis, eseism dan kritikus sestra dimasukan Korrie ke dalam angkatan 2000, termasuk mereka yang sudah mulai menulis sejak 1980-an, sperti Afrizal Malna, Ahmadun Yosi Herfanda dan Seno Gumira Ajidarma, serta yang muncul pada akhir 1990-, seperti Ayu Utami, dan Dorothea Rosa Heliany.

Sumber: Di rangkum dari berbagai sumber !!

MATERI SOSIOLOGI : PERUBAHAN SOSIAL

Warga belajar--sekalian--selamat pagi, hari ini kita akan melanjutkan pembahasan kita tentang materi mata Pelajaran Sosiologi yaitu tentang "Perubahan Sosial". Kita akan coba ringkas materi ini dalam sebuah konsep "Perubahan sosial dan Kesinambungan Masyarakat Indonesia". ringkasannya sebagai berikut :

PENGERTIAN PERUBAHAN SOSIAL

Seperti telah kita singgung minggu kemaren : Pengertian perubahan sosial adalah ketidak sesuaian diantara unsur-unsur yang berbeda dalam kehidupan sosial sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan sosial yang tidak serasi fungsinya bagi masyarakata yang bersangkutan.

Suatu masyarakat pasti mengalami perubahan hanya saja iramanya yang berbeda, ada yang cepat dan ada yang lambat perubahannya. Untuk mengetahui perubahan sosial, dengan cara membandingkan kondisi masyarakat sekarang dengan keadaan masyarakat sebelumnya.

Misalnya : Dahulu ada anggapan bahwa wanita hanya sebagai ibu rumah tangga dan mengurus anak, tetapi sekarang banyak menjadi wanita karier dengan jaman emansipasinya.

Perubahan-perubahan yang terdapat dalam masyarakat mencakup berbagai aspek seperti perubahan norma-norma sosial, nilai-nilai sosial, interaksi sosial, pola-pola perilaku, organisasi sosial, lembaga kemasyarakatan, lapisan masyarakat, kekuasaan, wewenang dan sebagainya.

Setiap perubahan ada unsur-unsur yang mengalami perubahan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi unsur-unsur baru di terima atau ditolak oleh masyarakat, yaitu :

1. Struktur Sosial Masyarakat
Struktur sosial yang otoriter sulit menerima perubahan, kecuali unsur baru tersebut baik belangsung atau tidak berlangsung bermanfaat bagi rezim yang berkuasa.

2. Tidak bertentanga dengan ajaran agama
Unsur baru dapat diterima jika tidak bertentangan dengan ajaran agama yang dianut oleh masyarakat.

3. Unsur ada unsur-unsur kebudayaan yang menjadi landasan
Unsur baru mudah diterima masyarakat jika sudah ada unsur-unsur kebudayaan yang menjadi landasan bagi diterimanya kebudayaan baru tersebut.

4. Kebiasaan masyarakat berhubungan dengan masyarakat lain
Masyarakat yang terbuka cenderung lebih mudah menerima kebudayaan baru/asing. 

BENTUK-BENTUK PERUBAHAN SOSIAL

Perubahan sosial mempunyai berbagai bentuk bila ditnjau dari berbagai aspek yaitu :

1. Ditinjau dair Prosesnya

a. Perubahan Cepat (Revolusi)

Perubahan revolusi suatu masyarakat yang cepat dan menyangkut sendi-sendi dalam kehidupan masyarakat. Perubahan revolusi dapat direncanakan atau tidak direncanakan. Misalnya revolusi 17 Agustus 1945 dengan tujuan proklamasi kemerdekaan.

Syarat-syarat Revolusi

1) Adanya keinginan untuk mengadakan perubahan
2) Adanya pemimpin yang mampu memimpin keinginan masyarakat
3) Pemimpin yang dapat menampung aspirasi masyarakat
4) Pemimpin mampu menjelaskan tujuan revolusi baik konkrit maupun abstrak
5) Ada waktu (momentum) yang tepat untuk melakukan revolusi.


b. Perubahan Lambat (Evolusi)

Perubahan evolusi adalah suatu perubahan yang lambat dan menentukan waktu yang relatif lama. Perubahan ini terjadi karena masyarakat menyesuaikan dengna kebutuhan keadaan dan kondisi baru seiring dengan pertumbuhan masyarakat, Misalnya: peranan wanita dalam waktu relatif panjang dan perlahan menempati kedudukan yang lebih kuat dari sebelumnya.

c. Perubahan Bergelombang

Perubahan bergelombang adalah terjadinya gangguan keseimbangan dalam masyarakat yang selalu timbul kembali dan akhirnya menjadi keseimbangan kembali. Misalnya: perubahan konservatisme dalam sistem politik.

d. Perubahan Kumulatif

Perubahan kumulatif adalah suatu gangguan keseimbangan yang berulang kali mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan baru baik yang bersifat kemajuan ataupun kemunduran dalam masyarkat.


2. Ditinjau dan Pengaruh yang ditimbulkan

a. Perubahan berupa kemajuan (Progres)

Perubahan progres adalah perubahan yang membawa kemajuan bagi masyarakat karena masyarakat memperoleh kemudahan-kemudahan dari perubahan tersebut. Misalnya: Listrik masuk Desa menimbulkan kemudahan-kemudahan bagi masyarakat pedesaan dalam memenuhi kebutuhannya. Seperti penggunaan mesin cuci, TV, Rice Cooker, dan sebagainya. Perubahan prigres menimbulkan tuntutan hidup baru dan merubah kegiatan dan gaya hidup masyarakat.

b. Perubahan berupa Kemunduran (Regress)

Perubahan regres adalah perubaham yang mengakibatkan kemuduran bagi masyarakat pada bidang-bidang tertentu. Misalnya : penggunaan traktor untuk mengolah lahan pertanian akan menggeser tenaga manusia dan dapat mengurangi suasana gotong-royong yang akhirnya masyarakat cenderung individualis.

c. Perubahan yang Pengaruhnya besa

Perubahan yang pengaruhnya besar adalah suatu perubahan yang sifanya mendasar (foundamental) menyangkut sendi-sendi kehidupan masyarakat. Misalnya perubahan sistem pemerintahan dan monarkhi (kerajaan ke bentuk demokrasi.

d. Perubahan yang pengaruhnya kecil

Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah suatu perubahan yang tidak foundamental atua tidak menyangkut sendi-sendi pokok kehidupan sosial. Perubahan ini tidak begitu berpengaruh terhadap masyarakat secara keseluruhan sebab tidak mengakibatkan perubahan dalam lembaga-lembaga sosial. Misalnya perubahan mode (mode pakaian, mode rambut, dsb).

e. Perubahan yang dikehendaki (Intended Change)

Perubahan yang dikehendaki adalah suatu perubahan yang memang dikehendaki masyarakat atau justru perubahan yang telah direncanakan oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan (agen of change). "Agent of Change" adalah seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan dari masyarakat untuk melakukan perubahan. Contoh: Pembangunan nasional yang dilakukan oleh pemerintah.

f. Perubahan yang tidak dikehendaki (United Change)

Perubahan yang tidak dikendaki adalah suatu perubahan yang terjadi di luar jangkauan masyarakat sehingga menimbulkan akbiat yang tidak dikehendaki masyarakat. Misalnya: Upacara adat perkawinan bagi masyarakat tradisional dengan tata cara adat yang rumit tidak dipenuhi seluruhnya. Ada beberapa tata cara yang ditinggalkan karena berbagai alasan seperti : alasan ekonomi, kurang efisien dan sebagainya. Yang sebenarnya masyarakat tidak menghendaki untuk meninggalkan adat atau tata cara tersebut.


FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN MASYARAKAT

1. Faktor yang mempengaruhi perubahan dari dalam masyarakat (intern), yang terdiri dari

a) Penemuan Baru (Inovation)

Penemuan baru (inovation) dibedakan menjadi
1) Discovery
2) Invention

b) Terjadinya konflik dalam masyarakat

c) Terjadinya pemberontakan dalam masyarakat

2. Faktor yang mempengaruhi perubahan dari luar masyarakat (ekstern), terdiri dari :

1) Perubahan Lingkungan Fisik
2) Peperangan
3) Kontak dengan kebudayaan lain.


AKOMODASI BARU DAN KESINAMBUNGAN MASYARAKAT INDONESIA

Kita menyadari bahwa suatu perubahan yang mendasar akan mengakibatkan ketidakseimbangan dalam sistem sosial dan menimbulkan disintegrasi. Disintergrasi yang terjadi selanjutnya dapat menghambat tercapainya tujuan nasional.

Bangsa Indonesia yang majemuk bila tidak dikelola dengna baik memiliki potensi konflik sangat besar yang mengarah terjadinya disitegrasi. Perbedaan pendapat dan perbedaan kepentingan pada masyarakat majemuk adalah hal yang wajar, untuk itu perlu disikapi secara demokratis. Sikap demokratis merupakan sikap yang menghargai perbedaan-perbedaan, adalah ciri khas dari kemajemukan masyarakat Indonesia.

Kesinambungan masyarakat Indonesia perlu dipertahankan dan dipupuk terus menerus agar tercipta persatuan dan kesatuan bangsa atau integrasi nasional, untuk itu perlu sikap-sikap sebagai berikut :
- Toleransi terhadap nilai-nilai budaya masyarkat lainnya;
- mengurangi sikap perimordial yang menjurus kesikap etnosentrisme dan ekstemisme
- Mementingkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan
- Menyelesaikan masalah-masalah sosial dengan cara akomodatif,
- menegakan supremasi hukum secara, konsekuen;
- Melakukan asimilasi budaya seperti perkawinan campuran (Amalgamasi).

Sebagai warga masyarakat sekaligus sebagai warga negara Indonesia harus menyadari bahwa kesinambungan bangsa dan negara Indonesia yang telah diperjuangkan oleh pendiri-pendiri beserta seluruh rakyat Indonesia dengan pengorbanan jiwa dan raganya harus dipertahankan. Untuk itu diperlukan tanggung jawab segenap bangsa Indonesia agar cita-cita bangsa Indonesia dapat terwujud.

Demikianlah warga belajar sekalian ringkasan Materi Sosiologi kita Sosiologi yaitu tentang "Perubahan Sosial", semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan wawasan warga belajar semua, terimakasih. wassalamualaikum wr.wb. 

Sumber: Disarikan dari berbagai sumber !!

MENGENAL REVOLUSI BUMI

Sama halnya dengan planet lainnya, Bumi berputar mengelilingi Matahari. Bidang orbit Bumi mengelilingi Matahari disebut ekliptik. Peristiwa itu disebut revolusi Bumi. Waktu revolusi Bumi 265 hari 6 jam 9 menit, dan 10 detik. Adapun arah revolusi Bumi berlawanan arah pergerakan jarum jam. Dalam revolusinya, sumbu bumi miring 66,50 terhadap bidang ekliptika dengn arah kemiringan yang tetap.

Revolusi Bumi berakibat terhadap hal-hal berikut :

a. Paralaks Bintang

Paralak disebut juga pergeseran parallactic, yaitu penggantian/jarak yang nyata posisi suatu objek ketika dipandang dari dua posisi berbeda. Paralaks yang paling utama di (dalam) ilmu perbintangan adalah paralaks mengenai bintang. Itu digambarkan sebagai perubahan yag nyata di dalam posisi suatu bintang ketika diamati dari sisi berlawanan Orbit Bumi pada suatu interval enam bulan. Semakin jauh Bintang, semakin kecil paralaksnya. Paralaks mengenai bintang diukur dengan satua arcseconds. Ahli falak Jerman Friedrich Wilhelm Bessel adalah orang yang pertama menentukan paralaks suatu bintang.

b. Pergantian musim di Bumi

revolusi Bumi akibat terjadinya perubahan musim di daerah iklim sedang, yaitu :

1) 21 Juni
- Belahan Bumi utara mengalami musim panas
- Belahan Bumi Selatan mengalami musim dingin

2) 23 September
- Belahan Bumi Utara musim gugur
- Belahan Bumi Selatan musim semi.
3) 22 Desember: Sebaliknya dari tanggal 21 Juni
4) 21 Maret: Sebaliknya dari tanggal 23 September.

C. Gerhana

1) Gerhana Bulan

Bulan adalah benda langit yang tidak memiliki cahaya sendiri. Bulan tampak bercahaya di malam hari semata-mata karena pantulan dari sinar Matahari.

Bumi dan Bulan mengelilingi Matahari. Bulan berputar mengelilingi Matahari. Suatu ketika, posisi matahari, Bumi, dan bulan berada pada posisi sejajar. Saat itu terjadilah gerhana Bulan. Tentu seja, gerhana Bulan terjadi malam hari.

2) Gerhana Matahari

Gerhana Matahari terjadi pada sat bulan terpat berada di antara Mahari dan Bumi. Pada saat itu. Bagian permukaan Bumi dijatuhi oleh umbra Bulan yang secara langsung tidak mendapat cahaya Matahari. Saat itu terjadi gerhana Matahari total. Daerah yang agak luas di sekeliling daerah gerhana total hanya dijatuhi penumbra Bulan. Pemumbra adalah bayangan yang tidak terlalu gelap.

Gerhana Matahari di seluruh permukaan Bumi lebih sering pada pada gerhana Bulan dalam satu periode. Akan tetapi, gerhana Bulan yang lebih jarang terjadi itu dapat dilihat oleh penduduk 1/2 Bumi yang pada saat itu seang mengalami malam. Gerhana Matahari hanya didiami oleh orang yang berada di daerah bayang-bayang Bulan. Bagian ini tentu saja hanya sebagian kecil dari penduduk bumi tersebut.

MENGENAL GERAK ROTASI BUMI

Warga belajar--sekalian, berikut ini kita akan mencoba memahami bagaimana gerak rotasi bumi itu. Planet Bumi melakukan sejumlah gerakan berbeda, Gerakannya adalah berputar pada porosnya (rotasi) dan revolusi atau berputar mengelilingi matahari pada lintasannya.

Rotasi Bumi

Bumi dan planet lainnya berputar mengelilingi matahari. Selain itu, Bumi berputar pada porosnya dari Barat ke Timur yang disebut juga Bumi melakukan rotasi. Lalu, bagaimanakah rotasi itu berlangsung?

a. Rotasi berlangsung selama 24 jam kurang 4 menit
b. Arah putaran dari Barat ke Timur
c. Selubung udara turut dengan rotasi

Rotasi Bumi mempengaruhi berbagai hal, diantarnya:

A. Perbedaan percepatan gravitasi di permukaan Bumi

Bumi kita berbentuk bulat. Namun, bentuknya tidak bulat sempurna, yaitu agak pepat pada kedua kutubnya. Apa yang menyebabkan bentuk Bumi tidak bulat sempurna? Pepatnya bola Bumi disebabkan Bumi baru terbentuk belum begitu padat, sehingga gerak torasi membuatnya menggelembung pada bagian ekurator.

Jari-jari Bumi di kutub adalah 6,356,8 Km, sedangkan jari-jarinya di ekuator adalah 6.378,2 Km. Karena percepatan gravitasi berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya pada pusat Bumi, percepatan gravitasi di kutub lebih besar dari pada percepatan gravitasi di khatulistiwa.

B. Pembelokan arah angin

Rotasi Bumi menyebabkan pembelokan arah angin. Menurut Hukum Buys Ballot:

1).  Udara bergerak dari tekanan maksimum ke tekanan minimum
2).  Di belahan Bumi Utara angin membelok ke kanan dan di belahan SElatan ke kiri.

Akibat rotasi Bumi, titik B bergerak lebih cepat daripada titik-titik A dan D; sedangkan titik-titik A dan D lebih cepat dari pada titik-titik E dan G. Pada waktu tertentu, titik B bergerak sampai B1, bersama-sama dengan A,D, E, dengan G masing-masing bergerak sampai A1, D1, E1, dan G1. Udara turut berotasi dengan kecepatan sama dengan kecepatan rotasi titik tempat asalnya.

Pada gambar di atas, udara bergerak dari A menuju B. Sementara udara menjalani jarak AB, titik A bergerak sampai A1 dan B sampai B1. Karena udara yang berasal dari A itu ikut berotasi dengan kecepatan sama dengan kecepatan A, sampai di khatulistiwa udara itu tidak sampai di titik B1 melainkan di C. Dengan kata lain, aliran udara itu ketinggalan ol B yang telah lama sampai di A1. jelas bahwa di belahan Bumi Utara Angin membelok ke kanan.

Udara yang berasal dari A menuju E. Karena kecepatan rotasinya sama dengan kecepatan rotasi A yang lebih cepat dari pada E ke arah Timur, sehingga udara itu tidak sampai di E1 melainkan di F. Angin dari A ke E inipun karena terletak di belahan bumi Utara membelok ke kanan.

Karena kejadiannya sama, udara dari D ke B dan ke G masing-masing tidak sampai di B1 dan G1 tetapi masing-masing sampai di C dan H. Dengan kata lain angin di belahan Bumi Selatan membelok ke kiri.

D. Pembelokan Arus Laut

Jika arah angin terjadi pembelokan, secara otomatis arus lautpun terjadi pembelokan. Kita ketahui bahwa arah putaran rotasi dari Barat ke Timur. Dengan demikian, laut yang berada di sebelah Bumi bagian Utara, arusnya akan membelok se arah jarum jam. Sebaliknya laut yang berada di belahan Bumi Selatan, arusnya akan membelok berlawanan dengan putaran jarum jam.

Demikian tentang mengenal gerak dan rotasi bumi, semoga bermanfaat, terimakasih.

ASPEK MANTRA DALAM PUISI BAHASA BANJAR

Warga--belajar--Berikut ini kita akan mencoba mempelajari sedikit tentang aspek religi mantra pada puisi bahasa Banjar. Dalam tulisan ini Bapak akan mengangkat sebuah puisi bahasa Banjar dari guru, sahabat dan pembimbing penulis dalam dunia sastra ketika penulis masih aktif menulis cerpen dan puisi. Beliau adalah Noor Aini Cahya Khairani, dari sekian banyak puisi hebat yang dihasilkan dari buah tangan dan pikiran beliau semasa hidup, salah satu puisi yang menjadi pavorit sangat saya sukai adalah puisi bahasa banjar yang berjudul : "Mangariau Naga".

Dari judul puisi ini yaitu Mangariau Naga dapat kita artikan dengan "memanggil naga", tetapi kata “memanggil” dalam bahasa Indonesia jika disandingkan dengan kata dalam bahasa Banjar “mangariau” lebih spesifik lagi yang berkaitan dengan konsepsi religi magi atau hal-hal gaib. Kata “mangariau” dalam kerangka bahasa Banjar tempio dulu adalah dari kata “kariaw” yang artinya tarikan gaib; mangariau artinya menarik secara gaib. Jika “kana kariaw” kena pengaruh gaib, kena guna-guna.

Sedangkan pengertian dari “naga” adalah berkaitan dengan suatu mitos dari beberapa kisah kosmos tentang seekor binatang (ular besar) yang juga dipercaya keberadaannya oleh sebagian masyarakat Banjar. Seperti kita dengar istilah dan ucapan orang-orang banjar tempo dulu, “naga” adalah naga; banaga-naga artinya ada  naga (nya); bananagaan bernaga-nagaan, ada naga-nagaannya : tajau malawan rancak : belanga antik sering ada naga-naganya.

Dalam konsepsi religi Mangariau Naga  berkaitan dengan hal-hal yang gaib melibatkan mantra dalam bahasa Banjar “Mamang” yang dilakukan dalam kegiatan ritual “mangariau” tersebut.

Mangariau Naga dapat dilihat dalam gambaran suatu kisah kosmos tentang naga orang Banjar, mite naga yang dipercaya menghuni sungai-sungai besar di wilayah Kalimantan Selatan yang masing-masing diberi nama naga sirintik dan naga siribut, menurunkan perilaku gaib bagi lingkungan kerajaan Banjar tempo dulu dan masyarkat Banjar tersebut. Gambaran hal ini dapat dilihat dalam kutipan Puisi sebagai berikut :
……………………….
Limbah pikah ampat puluh satu pangayuh
limbah tapaluh nangkaya mangayuh jukung basauh
bakalambu ujan panas marintik, basasajian
bapakaian saraba kuning, babaras kuning pawang
bamamang ;
“ barakat aksaraku tatinggi pada ikam
ikam kada mangariau ku aku nang mangariau ikam
uiii, sirintik siribut nang basisik habang sinang
babalang-balang
napa batapa di kalurungan
kada mayukah  wadai ampat puluh satu macam
kambang laki-bini pitu macam”
lampah, darah alam jalallah 
nang datang matan raden Samudra
sampai kakita.
…………………………….

Naga yang dimantrai (bamamang), dan dikariaw dalam Puisi ini memiliki dua pengertian yaitu : pertama, naga seperti yang terdapat dibalik misteri mitos gaib yang terjadi di sungai-sungai dan daratan Kalimantan Selatan. Kedua, pengertian naga sebagai substansi generasi muda penerus “banua” (nanang-galuh) yang harus digugah semangatnya agar menjadi lebih maju, tidak membiarkan diri larut dalam segala keadaan, sifat dan perilaku negatif yang disimbolkan dengan “banyu nang karuh”. Dengan mantra maka ia “dikariaw” seperti kutipan ini :
……………………………
Jangan hanyut ulih banyu nang karuh
Dingsanakku, hulu masih jauh
Ayu hancap kayuh tambangan
Tampulu kita baluman kakadapan.

Terlepas dari konteks logis atau tidak logisnya suatu pemikiran religi magi, mantra yang terdapat dalam puisi Mangariau Naga ini harus diselami dari dunianya, yaitu secara metafisik dan mistis. Secara mendasar dunia mistis ini memiliki lingkup tersendiri, menurut Joseph J. Weed (1991 : 18) kita memiliki sifat ganda terdapat dua unsur yang mengarungi sistem kita yaitu energi fisik dan energi rokh (energi batin), tidak ubahnya suatu sistem yang terdiri dari berbagai variabel kosmos dalam lingkup ruang gaib yang luar biasa dinamika, makna dan daya imajinasinya. Dunia yang dimaksud satu ini yaitu dunia yang meramu dua variabel yaitu irasional yang berada di luar batas jangkauan logika dan dunia logos sebagai suatu sistem konvensi kemampuan indra manusia. 

Mantra “Mamang” dalam puisi ini yang juga berada dalam dunia mistis adalah sebagai suatu tanda bahwa penyair melakukan suatu langkah untuk melewatu suatu batasan dunia pada dimensi yang lain. Dimensi yang ditandai oleh pencarian identitas jati diri terhadap alam semesta beserta seluruh makhluk yang ada di dalamnya baik yang kasat mata maupun yang tidak kasat mata. Manusia dalam prosesnya mencari suatu strategi untuk menemukan hubungan yang tepat antara manusia dan daya-daya kekuatan yang ada di alam semesta ini.

Dalam puisi ini dengan teradobsinya nilai-nilai budaya masyarakat yang bersifat mistis ini, penyair memberikan suatu gambaran pemikiran di atas, yaitu alam pemikiran ontologis manusia mulai mengambil jarak terhadap segala/sesuatu yang mengitarinya. Penyair dalam posisi ini, tidak lagi sebagai seorang penonton prosesi, melainkan telah berusaha memperoleh pengertian daya-daya yang menggerakan alam dan manusia. Karena itu di sini penyair memulai suatu hubungan perenungan fisik dan alam irasional sebagai kaji-renung metafisik untuk selanjutnya dikedepankan sebagai nilai-nilai yang berharga dalam karya puisi tersebut.

Kata-kata “Mamang”, “Kariau”, dan “Naga” berada dalam lingkup dunia metafisik dan mistis. Jika diuraikan jalinannya berada dalam lingkup hidup dunia mitodologi. Dalam dunia seperti ini tidak ada garis pemisah yang jelas antara dunia realitas dan dunia maya dengan manusia, antara subyek dan obyek. Hubungan manusia dengan makhluk gaib dalam tahap tersebut bisa dikatakan sebagai suatu subyek, berupa lingkaran yang masih dapat dibuka dan diselami rahasianya, yang akhirnya bermuara kepada ketauhidan dari kekuasaan Tuhan.

Pandangan ini sejalan dengan pemikiran Peursen (1995 : 124) yang menguraikannya sebagai ruang “Sosio-mistis” yaitu suatu lingkup daya kekuatan semesta yang ditentukan oleh pertalian antar suku (sosio) dan oleh sikap yang mistis-mistis. Inti dari sikap mistis tersebut, bahwa kehidupan ini ada, ajaib dan berkuasa. Penuh daya kekuatan. Dan dengan kesadaran tersebut timbulah cerita-cerita mistis.

Jadi pandangan akan “naga” ini bukan hal yang tidak rasional bila naga sebagai seekor binatang, menghadirkan kekuatan supranatural bagi kehidupan manusia. Hubungan alamiah dan adikodrati yang dapat menghantarkan eksistensi manusia pada cita-cita individual dalam masyarakat yang komunal.

Secara umum jika kita teliti ada konvensi dan keyakinan masyarakat  umum yang mewarnai struktur mithe yang banyak tersebar di nusantra bahkan di dunia ini yaitu unsur dunia atas dan unsur dunia bawah sebagai asal penciptaan dunia mistis. Mitos Naga Banjar adalah merupakan salah sekian dari beragam ceritera yang berkembang di wilayah nusantara ini yang dapat kita lihat dalam tiap-tiap bagian masyarakat adat atau suku yang mendiami wilayah yang terbentang dari sabang sampai merauke ini.

Membaca konsep lanskap alam yang menjadi setting puisi ini, kita mengarahkan pada latar belakang penyair sebagai salah seorang masyarakat atau suku Banjar yang kehidupannya bermula pada proses dinamika alam Banjar, ia terlihat sangat dekat dengan lingkungannya terutama lingkungan sungai yang memang melingkupi seluruh kehidupannya. Pada masyarakat Kalsel sendiri pada umumnya sarana air dan sungai merupakan sarana aktivitas keseharian yang sangat dominan dan sangat vital. Kehidupan yang dimulai dari proses konsumsi, transportasi, ekonomi sampai kegiatan buang air besar dan kecil. Karena itu bagi penyair mantra-mantra yang dilakukan diarahkan pada kehidupan sungai ini. Ada beberapa kata dan kalimat dalam puisi tersebut yang berkaitan dengan dinamika sungai ini seperti kata-kata dan kalimat dalam kutipan puisi ini :
…………………………..
Di bawah kalas muha ari, di atas soklat sungai martapura  
……………………………
Mangayuh tambangan tumatan muhara ka hulu
mananjak ilung nang datang tumatan Baritu
………………………………..
gasan anak cucu nang di tabing atau di banyu
tabing lawan banyu kita, urang Banjar
…………………………………
Limbah pikah ampat puluh satu pangayuh
limbah tapaluh nangkaya mangayuh jukung basauh
……………………………
Jangan hanayut ulih banyu nang karuh
Dingsanaku, hulu masih jauh
Ayu hancap kayuh tambangan
………………………..

Unsur air (banyu), perahu (jukung), rakit (lating/batang), enceng gondok (ilung), tebing atau tepian sungai (tabing) merupakan tradisi dari sebuah kebudayaan sungai yang sudah mendarah daging dan berurat mengakar pada masyarakat Banjar. Begitu pula saat proses mangariau dengan perilaku seorang pawang yang “bamamang” (membaca mantra), yaitu gambarannya dapat ia dilakukan di pinggir sungai dengan pakaian serba kuning, menaburkan beras kuning dan melarutkan atau memasukan ke dalam sungai kue-kue makanan khas Banjar sejumlah empat puluh satu jenis, bunga-bunga pria dan wanita “pitu” (tujuh) macam bunga, sebagai lambang kesempurnaan dan kelengkapan sesaji setelah menggenapkan semedi atau meditasi yang telah dilakukan. Hal tersebut secara logika dan akal memang tidak bisa diterima, karena hanya berupa pemborosan materi dan pembuangan energi belaka. Tetapi jika kita lepaskan jubah logika dan memandangnya dari kacamata paranormal, metafisik, dan parapsikologi akan terlihat suatu nilai harmonium yang relevan dengan hidup manusia yang mendambakan kesempurnaan. Sehingga hal ini dapat dipahami dan diterima oleh akal manusia itu sendiri.

Dalam proses mistis di atas, kita harus memahami dunia antologi mistis, dan harus meletakan mithe sebagai teks dasar yang harus dikaji dengan kesadaran tersendiri sehingga kita memandang dan memuat dunia makro yang berisi nilai multidimensi kemasyarakatan. Dunia mistik sendiri berdiri dalam batasan cukup transparan ia dapat dilihat dari kacamatan ilmiah dengan melibatkan pembuktian-pembuktian yang logis dan jujur dalam prosesnya (Joseph J. Weed 1991 : 17-27).

Mantra yang dimuat penyair dalam puisi kita anggap sebuah teks mistis. Teks ini harus dipandang sebagai miniatur refleksi kehidupan yang serba kompleks. Kalau kita renungi pesan-pesannya maka akan terlihat sebuah dunia yang sangat menarik tanpa memberikan pembatasan antara dunia angker/sakral yang identik dengan kesunyian, kesepian dan kegelapan dengan dunia nyata yang identik dengan warna-warni, hiruk-pikuk dan semangat yang menyala-nyala.

Dari hasil pengalaman di masyarakat kita akan dapatkan suatu mantra itu sesuai dengan tujuannya pawang atau orang yang menggunakannya. Karenanya mantra identik dengan tujuannya, yaitu bermacam-macam, seperti untuk mangariau naga tersebut. Bagi kita lepas dari masalah itu, kita melihat mantra itu hanya dari segi keindahan (estetika) dan permainan kata saja, juga dari segi bahasa kesusastraan itu sendiri.

BIODATA PENYAIR NOOR AINI CAHAYA KHAIRANI
Sekedar mengenang dan mengingat kehadiran belau dihati, dan jasa-jasa beliau terhadap penulis dan sahabat-sahabatnya yang lain, berikut ini adalah biografi singkat kehidupan pribadi dan kepenyairan beliau semasa hidup :
  
Noor Aini Cahya Khairani adalah penyair daerah Kalimantan Selatan yang berdomisili di Banjarmasin. Noor Aini Cahya Khairani dilahirkan di Banjarmasin tanggal 10 Januari  1959, meningal dunia hari Senin, 18 Agustus 2003.  Masa kecilnya banyak dihabiskan di lingkungan keluarganya dekat dengan kehidupan sungai yang dekat dengan pasar terapung di daerah Kuin Utara Banjarmasin. Menyukai dunia tulis-menulis sejak tahun 1980, tetapi mulai benar-benar serius setelah tahun 1984. Puisi, cerita pendek dan esai sastranya dimuat diberbagai media masa seperti di Surat Kabar Merdeka, Swadesi, Bali Post, Sinar Harapan, Banjarmasin Post, Dinamika Berita, Untaian Mutiara Sekitar Ilmu dan Seni (UMSIS) RRI Nusantara III Banjarmasin dan Majalah Sastra Budaya Horison.

Karya-karya Pengarang:
Dari segi karya-karyanya Noor Aini Cahya Khairani banyak menulis Puisi dan Cerita Pendek disamping beberapa essai dan tulisan sastra populer lainnya. Puisi-puisinya banyak terhimpun dalam antologi bersama, antara lain seperti dalam antologi : Forum  Puisi Indonesia “87 (terbitan Dewan Kesenian Jakarta, 1987), Antologi Puisi Sanggar Minum Kopi Bali (Bali, 1990), antologi LPPIA (Surabaya, 1992), antologi Refleksi 50 tahun Indonesia Merdeka (Taman Budaya Surakarta, 1995), antologi Puisi Indonesia (Komunitas Sastra Indonesia, Bandung, 1997), dan berbagai antologi puisi bersama penyair Kalimantan Selatan lainnya.

Setelah giat menulis sejak 1984, prestasinya dalam dunia sastra terus bertambah. Antara lain, Juara I Lomba Puisi Deppen-Depdikbud Kalsel (1985), Juara I Lomba Tulis Cerpen Bahasa Banjar Himpunan Sastrawan Indonesia (HIMSI) Kalsel (1986), Juara I Lomba Tulis Puisi Bebas HIMSI Kalsel (1989) dan salah satu dari 10 Puisi Terbaik Lomba cipta Puisi Se-Indonesia yang diadakan Sangga Minum Kopi (SKM) Bali (1990) Salah satu puisinya pernah terpilih sebagai puisi terbaik dalam lomba tulis puisi hari kebangkitan nasional. Juga puisi dan cerpennya berhasil meraih juara pertama dalam lomba yang diadakan oleh Himpunan sastrawan Indonesia Kalimantan Selatan. Puisi Mangariau Naga adalah salah satu puisinya dalam bahasa Banjar yang menjadi pemenang pertama dalam lomba tulis Puisi Bahasa Banjar Tahun 1999 yang juga diadakan HIMSI Kalimantan Selatan.

Tahun 1997 Noor Aini Cahya Khairani mengikuti Forum Puisi  Indonesia ’87 yang dilaksanakan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) di Taman Ismail Marzuki, Jakarta (1997), pemakalah dalam diskusi sastra di Galeri Made Wianta di Denpasar (1990); peserta Temu Sastra Lembaga Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Amerika (LIPPIA) di Surabaya (1992,1994), Pekan Seni Daerah Banjar di Anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta (TMII) Jakarta (1995), Refleksi Setengah Abad Indonesia Merdeka di Solo (1995), Bedah Buku dan Diskusi Sastra Kepulauan II di Makasar (2000), Banjarmasin Performing Art di Banjarmasi (2001) dan Dialog Borneo-Kalimantan VII di Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin (2003).

Selain membacakan puisi di forum sastra lokal maupun nasional, ia sering diminta menjadi juri lomba membaca maupun mengarang puisi dan pemakalah dalam sejumlah sarasehan, seminar dan diskusi sastra. Tahun 1999 dianggap sebagai puncak prestasinya menjadi seniman khsusnya seniman seni sastra daerah Banjar, Noor Aini Cahya Kahirani menerima Hadiah Seni di bidang Seni Sastra dari Gubernur Kalsel.

Sumber: Disarikan dari Makalah Kuliah PENULIS yang berjudul "Seni Budaya Banjar dalam Sastra Puisi Daerah Banjar". yang diajukan untuk mata kuliah Dinamika Budaya.

KOTAK PENCARIAN