ENTREPRENEURSHIP ATAU KEWIRAUSAHAAN

Teori Entrepreneurship, bahan kewirausahaan, menjadi wiriusaha kreativ
Visiuniversal---Warga belajar dan siswa sekalian, bagi anda yang sudah lulus dan siap mandiri dengan bekerja di berbagai bidang usaha dan jasa. Salah satu alternatif untuk mencapai sukses adalah dengan menjadi seorang wirausaha atau Entreprenurship.  Apa itu Entreprenurship? Berikuti ini akan kita ulas sedikit sebagai bahan pengetahuan dan pemahaman Warga belajar dan siswa sekalian sebelum terjun kedunia usaha dan menjadi seorang ENTREPRENEURSHIP ATAU KEWIRAUSAHAAN.

Beberapa pandangan para ahli berikut ini memberikan gambaran pada kita tentang apa dan bagaimana kewirausahaan atau Entreprenurship itu;  

James M. Higgins dalam bukunya The Management Challenge (1994), menguraikan: secara historis, kewirausahaan dianggap sebagai salah satu fungsi ekonomi. Di awal abad ke-18, Richard Catillon mengobservasi bahwa seorang wirausaha adalah seseorang yang menanggung resiko pembelian dan penjualan. Ahli ekonomi Adam Smith dan Jean Baptiste Say mengatakan, bahwa seorang wirausaha adalah seorang yang menyatukan faktor-faktor produksi. Selanjutnya ahli ekonomi Austria, Joseph Schumpeter (1883 - 1950) menambahkan inovasi dan pemanfaatan peluang sebagai bagian dari aktivitas wirausaha.

Beberapa ahli teori manajemen mengatakan, bahwa kewirausahaan adalah kehebatan dalam pembentukan perusahaan baru yang di dalamnya mengandung pemanfaatan peluang dan penghasilan risiko serta melakukan perubahan.

Menurut William H. Sahlman, bisa saja seorang wirausaha tidak melakukan pembelian maupun penjualan, tidak pula menyatukan faktor-faktor produksi, dia bukan seorang inovator tetapi seorang peniru. Ia tidak mempunya bisnis sendiri tetapi menata bisnis orang lain yang didalamnya mengandung upaya pemanfaatan peluan dan pengambilan risiko.

Jose Carlos Jarillo-Mossi mendefinisikan, kewirausaan sebagai "seseorang yang merasakan adanya peluang, mengejar peluang-peluang yang sesuai dengan situasi dirinya; dan yang percaya bahwa kesuksesan merupakan suatu hal yang bisa dicapai".

James M. Higgins mengatakan pula, hal utama yang membedakan para wirausaha dengan para manajer lainnya terletak pada pendekatan mereka terhadap pemecahan masalah. Para wirausaha bukan hanya memecahkan masalah atau bereaksi terhadap masalah; melainkan juga mencari peluang. Wirausaha adalah para pengambil risiko. Pandangan mengenai kewirausahaan seperti itu dikemukakan oleh Peter Drucker di tahun 1964, yang mengindikasikan, "agar sumber daya membawa hasil, maka sumber daya tersebut harus dialokasikan dalam lingkup pemanfaatan peluang, bukan dialokasikan kepada masalah lain yang tidak ada kaitannya dengan pengembangan sumber daya manusia. Pemanfaatan peluang merupakan suatu definisi yang tepat dari kewirausahaan." Di tahun 1974, Drucker mengatakan, "Seorang wirausaha harus mengalokasikan sumber daya dari bidang-bidang yang memberikan hasil rendah atau menurun ke bidang-bidang yang memberikan hasil tinggi atau meningkat."

Wirausaha juga harus mulai dan menata perubahan. Mereka membuat perubahan dalam segala aspek dari fungsi-fungsi organisasi pemasaran, keuangan operasional, sumber daya manusia, dan informasi. Menurut Drucker "Para wirausaha selalu mencari perubahan, menanggapi masaaah tersebut dan menggunakan berbagai peluang."

Beberapa penulis tentang kewirausahaan telah berusaha mengidentifikasi ciri-ciri para wirausaha. Di antaranya paling sering diungkapkan adalah adanya kebutuhan untuk mencapai sesuatu (achievement), adanya kebutuhan akan kontrol, orientasi intuitif dan kecendrungan untuk mengambil risiko. Salah satu alasan utama mengapa menjadi seorang wirausaha adalah untuk memacu otonomi yang berkelanjutan.

Konsultan manajemen dan dosen Fakultas ekonomi Universitas Indonesia, Heru Sutojo dalam suatu diskusi tentang "kewirausahaan dalam koperasi" mengatakan, bahwa semangat entrepreneur yang selalu memacu kreativitas bisa merupakan natural talent, bakat alamiah yang diturunkan atau diwariskan tetapi bisa juga dibentuk, dipelajari atau dipengaruhi oleh lingkungan.

Namun demikian, apakah bakat tersebut diturunkan atau dipelajari, Entreprenurship selalu mempunyai ciri yang mampu menahan dan mengembangkan diri secara tepat guna.

H. Leibenstein mendefinisikan entrepreneur sebagai seorang atau kelompok individu yang memiliki karakter:
- mampu menggandengka peluang-peluang menjadi pasar;
- mampu memperbaiki kelemahan pasar
- bisa menjadi seorang input compelementer;
- dapat menciptakan atau memperluas time bending dan input transforming entities.

Menurut Gary Hamel dan Aime Heene dalam bukunya Competence Based Competition, 1994, ada banyak cara untuk mengkategorikan core competencies. Tetapi pada hakekatnya core competencies dapat dikategorikan kedalam tiga golong besar yaitu: market-access competencies (pengelolaan pengembangan merek, penjualan dan pemasaran, distribusi dan logistik, bantuan teknis, dan keahlian-keahlian lainnya yang membantu perusahaan menjalin hubungan yang akrab dengan pelanggannya); integrity-related competencies (seperti masalah kualitas, manajemen waktu, manajemen persediaan just-in-time, dan sebagainya yang memungkinkan perusahaan untuk beroperasi secara lebih cepat, fleksibel, atau dapat diandalkan dibandingkan dengan para pesaingnya); dna functionality-related competencies (keahlian-keahlian yang memungkinkan perusahaan menghasilkan barang atau jasa dengan fungsi-fungsi unik, yang memiliki nilai lebih yang jelas dimata konsumen).

Seorang wirausaha yang akan berhasil di masa mendatang adalah mereka yang memperhatikan kekuatan-kekuatan intinya (core competencies) dam memacu persaingan berpijak pada kemampuan (competing on capabilities). Juga memperhatikan apa yang dikatakan dengan expenditionary marketing, yang mana memacu kreativitas di dalam pemasaran untuk meraih competitive space atau ruangan untuk bersaing.


Istilah kewirausahaan yang masuk dalam kamus bisnis pada tahun 1980-an memiliki definisi yang berbeda-beda. Ada dua pendekatan yang digunakan di dalam mendefinisikan kewirausahaan, yaitu pendekatan fungsional dan pendekatan kewirausahaan sisi penawaran (sumber psikologis dan sosiologis).

Howard H. Stevenson, Presiden Harvard Business School, mengatakan bahwa tak satupun dari kedua pendekatan di atas yang cukup menjelaskan teori kewirausahaan. Menurut Stevenson, kewirausahaan merupakan suatu pola tingkah laku manajerial yang terpadu. Kewirausahaan adalah merupakan suatu pola tingkah laku manajerial yang terpadu. Kewirausahaan adalah upaya pemanfaatan peluang-peluang yang tersedia tanpa mengabaikan sumber daya yang dimilikinya. Kewirausaan berbeda dengan suatu fungsi ekonomi. Kewirausahaan juga lebih dari sekedar kumpulan tingkah laku individu. Selanjutnya, Howard H. Stevenson, mengatakan bahwa pola tingkah laku manajerial yang terpadu tersebut bisi dilihat dalam enam praktek bisnis yaitu:
1. Orientasi strategis
2. Komitmen terhadap peluang yang ada
3. Komitmen terhadap sumber daya
4. Pengawasan sumber daya
5. Konsep manajemen
6. Kebijakan balas jasa.

Dari keenam ciri di atas, dihasilkan dua bentuk pelaku bisnis dengan corak yang berbeda, yaitu apa yang disebut:
  1. Promotor, yaitu orang yang percaya akan kemampuan yang dimilikinya untuk menangkap peluang yang ada tanpa menghiraukan sumber daya yang dimilikinya.
  2. Trustee, yaitu orang yang lebih menekankan penggunaan sumber daya yang telah dimilikinya secara efisien.
Kewirausahaan merupakan sebuah pola dari tingkah laku manajerial yang terpadu yang terletak di antara promotor dan trustee. Pola tingkah laku lainnya yang terletak antara promotor dan trustee adalah tingkah laku administratif. Stevenson menjelaskan pula perbedaan antara tingkah laku kewirausahaan dan tingkah laku administratif. Menurut Stevenson, kita harus memahami faktor-faktor yang mendorong kita ke dalam pola tingkah laku kewirausahaan serta faktor-faktor yang akan mendorong kita ke dalam pola tingkah laku administratif. Diungkapkannya pula, bahwa tingkah laku kewirausahaan akan memampukan kita mencapai serta memelihara vitalitas perusahaan jangka panjang.

Demikian rangkuman dan ulasan tentang ENTREPRENEURSHIP ATAU KEWIRAUSAHAAN, semoga bahan pembelajaran ini dapat bermanfaat untuk para siswa dan warga belajar yang ingin memasuki dunia kerja dan dunia wirausaha yang sesungguhnya. Terimakasih.

Source: 
Refensi:
Covey, Stephen R; The Seven Habits of Hinghly Effective People, Simon and Scuster, 1993.
Hamel, Gary and Aime Heene (editor); Competence Based Competition, New York, John Willey and Swons, 1994.
Hamelm Gari and C.K Pahalad; Strategic Intent, Harvard Business Review Paerback, Boston, Harvard University Press, 1991.
Henry, Jane and Daand David Walker; Managing Innovation, London, Sage Puclication Ltd, 1992.
Higgins, James M, The Management Challenge (scond edition), New York, Maxwell Macmillan, 1994.
Kao, Jhon J; Entrepreneurship, Creativity and Orgnization, Text, Cases and Reading, New Jersey, Pretice-hall Inc, 1989.
__________; The Entrepreneurship, (Harvard Business School), New Jersey, Pretice-hall Inc, 1991.
Sutojo, Heru; Mengembangkan Entrepreneurship dalam Koperasi, (makalah yang disampaikan pada Diskusi Panel yang diselenggarakan oleh majalah Warta Koperasi di Jakarta tanggal 20 Februari 1993). 


MATERI BELAJAR BAHASA INGGRIS : MY HOUSE

Untuk memudahkan warga belajar dan siswa pemula yang mempelajari bahasa Inggris dasar, maka berikut ini akan kita lakukan kegiatan belajar dengan mengulas secara perbagian-bagian, mulai dari Bacaan, dialog, Struktur Kalimat, Menulis dan Kosakata secara sederhana dalam materi Bahasa Inggris "My House". Agar mudah dipahami dan membantu dalam belajar bahasa Inggris secara mandiri di rumah: 
Gambar: clipart-library.com
A. Bacaan

This is my house. It's a
[ diz i z  mai hauz. i t s a ]
Ini adalah rumah saya. Sebuah

small house. It's not large
[ smal hauz its not la:de ]
rumah kecil tidak besar

It's clean. It's on Jalan Sawo
[ i t s Kl i : n, i t s on dea:lan sawo ]
Rumah itu bersih. Terletak di jalan Sawo

It's in Sukajadi village, 
[ its in sukadeadi vilade ] 
Terletak di desa Sukajadi

There is a garden near the
[ thaer iz a ga:den nia the ]
Ada sebuah kebun dekat

house. We grow vegatables.
[ hauz. wi grou vedegtablz ]
rumah itu. Kami menanam sayur-sayuran

The grow very well
[ de grou beri wel ]
Sayuran tumbuh bagus.


Sesudah mengucapkan "cara baca" coba ucapkan lagi dengan menutup telinga.


Keterangan
- "That is" dalam bacaan di atas sama artinya dengan "it'is"
- "It is" yang berarti "itu adalah", digunakan untuk mengungkapkan kalimat yang dimulai dengan "itu adalah......."
Misalnya : Itu adalah rumaha yang bagus.
It's a good house.
- Kata sifat (good) ditempatkan di depan kata yang diterangkan (house).
Misalnya : Good house (menerangkan - diterangkan : hukum M-D).

- Bentuk Negatif.
It's .......menjadi it's not .....atu It isn't". It's good house. Its isn't a good house.

- Pemakaian "There is" and " There are"
"There is" atau "There are" berarti "Ada" atau "Di sana ada". 
"There is" dipakai untuk singular (tunggal) dan "There are" untuk jamak (plural).

Contoh : 
There is a garden near the house
There are learners in the room.



B. Dialog

Dialog :

A. That's my house 
Where is your house?

B. It's on Jl. Proklamasi


A. Is it a large house?

B. No, it isn't. It's Small


A. Is it Clean?

B. Yes, it is


A. Do you have a garden?

B. Well, I grow pineapple


A. What do you grow?

B. Yes, I do. There is a garden at the back


C. Struktur Kalimat

1.  Kalimat negatif dengan "to be":



2.  Kalimat negatif dengan bukan "to be":



3.  Pemakaian kata sifat (abjective)



4.  Pemakaian THERE


There is a garden    at the back
There are books      in the cupboard


5.  Short answer
Is it large? Yes, it is
                  No. It Isn't (It's not)

Is there a garden? Yes, there is.
                              No, there isn't
Are there books in the cupboard?  Yes, there are.
                                                       No, there aren't.



D. Menulis

1. Salin dan lengkapi kalimat-kalimat berikut :
   That's .................. house. It's a ............. house
   It's not..........It's ..........It's......Jl......... Sawo
   It's.................Sukajadi Villag........... is a garden. 
   ................... the house, They ..............vegetables.
   The vegetables grow very ................................... 

2. Tulislah sepasang kalimat-kalimat berikut menjadi satu kalimat  berikut menjadi satu kalimat dengan menggunakan THERE IS atau THERE ARE :
contoh: It's house. It has five rooms
            There are five rooms in the house.

   - It's a garden. It's near the house ?
   - I see a house. It's on Jl. Diponegoro
   - I see many books. They are in the cupboard
   - I have a bag. A pensil is in it?
   - I see many people. They are in the car.

MATERI BELAJAR BAHASA INGGRIS : GREETING AND PARTINGS

Untuk memudahkan warga belajar dan siswa pemula yang mempelajari bahasa Inggris dasar, maka berikut ini akan kita lakukan kegiatan belajar dengan mengulas secara perbagian-bagian, mulai dari Bacaan, dialog, Struktur Kalimat, Menulis dan Kosakata secara sederhana dalam materi Bahasa Inggris "Greeting and Partings". Agar mudah dipahami dan membantu dalam belajar bahasa Inggris secara mandiri di rumah: 


A. Bacaan

Esti and Edi are friends
[ Esti aen edi a: frenz ]
Esti dan Edi bersahabat

They meet everyday. When
[ dei mi : t evri dei. we n ]
mereka berjumpa setiap hari. Jika mereka

they meet, they greet each other
[ dei mi : t, dei gri : t i t  e a d e ]
berjumpa, mereka saling bertegur sapa.

Edi says 'Hello to Esti 
[ e di s e i z h ellu t u w e s ti ] 
Edi mengucapkan helo kepada Esti

Esti is in  a hurry
[ testi iz in e hari ]
Esti terburu-buru

She wants to go to work.
[ si wants tuw gou tuw wa : k ]
Ia ingin ketempat kerja

She says good bye to Edi
[ si seiz gu: d  bai tuw edi ]
Ia mengucapkan selamat tinggal kepada Edi.

Sesudah mengucapkan "cara baca" coba ucapkan lagi dengan menutup telinga.


Keterangan
- Selain TO BE (am, is, are), kata kerja seperti " meet, say, greet, dan want", dapat pula dipakai.
Contoh:
- They meet every day
- They greet each other
- Edi says hello to her
- She wants to go

- "Each other" yang berarti "masing-masing", digunakan pada kata kerja yang menunjukan pekerjaan yang saling dilakukan oleh 2 atau lebih orang. Kata-kata itu seperti "greet, talk to, see, dan say".
Contoh:
- Edi and Esti greet each other
- They talk to each other
- They see each other
- They say good-bay to each other.

- Bila subyek kalimat "I, you, they, Edi and Esti", maka dipakai kata kerja tanpa "s" (greet, talk to, see, say). Bila subyeknya, "he, she, it", maka kata kerjanya ditambah "s" he talks, she says, it does.

- "Hi" dan "Hello" adalah kata-kata untuk tegur sapa. "Good morning (afternoon, evening)" dapat juga dipakai untuk tegur sapa.


B. Dialog

Dialog :

Edi dan Esti bertemu. Kedua-duanya bertegur-sapa sebagai berikut :
1. Hi, Esti
2. Oh, hello, Edi
    How are you?
    [ h a u a': Yu? ]


C. Struktur Kalimat

1. Kata kerja lain dari " to be", dalam kalimat tanya.




Dalam bentuk pertanyaan kalimat dengan subyek "he, she, Edi", kata kerjanya didahului oleh "Does"



2. Perhatikan kata-kata "talk to, say to", dalam kalimat berikut :






3. WANT + TO + VERB (Kata kerja)





D. Menulis

1. Tulis kembali kalimat-kalimat berikut dengan mengubah ke dalam bentuk "pertanyaan".
    -  Esti and Edi are friends
    -  They meet everyday
    -  When they meet, they greet each other
    -  Edi says Hello to Esti
    -  Esti is in a hurry
    -  She wants to go to work.

2. Tulislah kembali sesuai dengan contoh :
   +   Edi greets Esti everyday.
   talk to Edi talks to Esti everyday.
   ?   Does Edi talk to Esti everyday?
   her Does Edi talk to her everyday?

   - every morning
   - ( + )
   - say hello
   - want to say hello
   - meet
   - every afternoon
   - ( ? )
   - Speak to
   - ( + )

Keterangan :
Tanda  +  =  kalimat positif
Tanda  ?  =  kalimat tanya.


E. Kosakata

afternoon [ a : fte' nun ]   = sore
and [ aen ] = dan
bad [ baed ] = buruk
each [ i : t e ] = baik
fine [ fain ] = baik
go  [ gou ] = pergi
greet [ gri : t ] ] = menyapa atau menghormat
home [ houm ] = rumah ; keluarga
meet [ mi : t ] = menemui
nice  [ sei ] = berkata
school [ sku : l ] = sekolah
speak [ spi : k ] = berkata ; berbicara


talk to [ ta : kt uw ] = berbicara
thank [ taengk ] = terimakasih
want [ went ] = ingin
when [ wen ]  =  kapan, bila
work  [ werk ] = bekerja
expressions [ ekspresen ] = ungkapan
each other  [ i : te ather ] = masing-masing.

MATERI BELAJAR BAHASA INGGRIS : FAMILY AND RELATIVES

Untuk memudahkan warga belajar dan siswa pemula yang mempelajari bahasa Inggris dasar, maka berikut ini akan kita lakukan kegiatan belajar dengan mengulas secara perbagian-bagian, mulai dari Bacaan, dialog, Struktur Kalimat, Menulis dan Kosakata secara sederhana dalam materi Bahasa Inggris "Family And Relatives". Agar mudah dipahami dan membantu dalam belajar bahasa Inggris secara mandiri di rumah: 

Gambar: www.shutterstock.com
A. Bacaan

This is my family. I'm
[ diz i z  mai 'famili. ai m ]
Ini adalah keluarga saya

the father. I'm 50 years old
[ de fade ai m 50 j i : z  o wl d ]
ayah. Saya berusia 50 tahun

My wife is 45 yearr old
[ mai wai f  i z 45 j i : z  o wl d ]
Isteri saya berusia 45 tahun

She is the mother of my children, 
[ fi i z de  'made ev mai  t 3ildren
Dia adalah ibu dari anak-anak

They are Ali and Ani, They 
[ dei  a:  ael i  aend  aeni , dei ]
Mereka adalah Ali dan Ali

are
[ a: ]
Mereka

brother and sister. I have
[ brade aend  'sista  ai haev ]
bersaudara. Saya mempunyai

a brother. He is uncle of
[ a brade. hi iz di ' ankl av ]
Seorang Saudara laki. Dia adalah

Ali and Ani
[ ae' l i  aend  'aeni ]
Ali dan Ani


Sesudah mengucapkan "cara baca" coba ucapkan lagi dengan menutup telinga.


Keterangan
- "he" adalah bentuk kata ganti ketiga tunggal laki-laki
- Nanti akan ditemui "she", kata ganti orang ketiga tunggal perempuan
- Hands (tangan) dan legs (kaki), karena dua, lalu ditambah "s" dibelakangnya untuk menyatakan jamak.



B. Dialog

Dialog :

A. Who are in the picture ?

B. They are Pak Ahmad, Bu Ahmad and their children, Ali and Ani.

A. Who are they?

B. They are may uncle and aunt


A. Are they your aunt and uncle?

B. No, they aren't 
   They are my niece and nephew



C. Struktur Kalimat

1.  Plural yang teratur  (hanya tambah "s")
    Plural ialah bentuk jamak atau banyak dari kata benda
    Cara menuliskannya seperti yang dijelaskan di bawah ini:




2.  Plural yang tidak beraturan



3.  Kalimat tanya dengan "to be"



4.  Ubahlah kalimat berikut sesuai dengan contoh.

    Contoh :                He is a man  (+)
              happy         He is happy

              they          They're happy
               ?            Are they happy?
               +            They're  happy

    a. young
    b. he
    c. ?
    d. 50 years old
    e. a policeman
    f. they
    g. +
    h. old
    i.  ?
    j. she


Keterangan :
tanda  +  artinya kalimat berita (positif)
tanda  +  artinya mengubah kalimat berita menjadi kalimat tanya.



D. Menulis

1. Tulis kembali dan lengkapilah kalimat berikut dengan kata-kata yang sesuai.
   This ..................my family ..............the father
   I ...................50 years ..............She's the mother
   ...................my children.  They are Ali ..........Ani.  

2. Tulislah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan berikut :
   - Are Ali and Ani brother and sister?
   - Is she the mother of the children?
   - Is it a bicycle?
   - Are you a leaner?
   - Is he your uncle?

3. Menuliskan dan membaca alfabet : 

a [ ei ]

d [ die ]

g [ iie ]

j [ jei ] 

m [ eim ]

p [ pie]

s [ es ]

v [ vie: ]

y [ wai ]

b [ bi e ]

e [ ie ]

h [ ei c]

k [ kei ]

n [ en ]

q [ kyuw ]

t [ tie ]

w [ dabelyuw ]

z [ zie ]

c [ sie ]

f [ ef ]

i [ ai ]

l [ el ]

o [ ow ]

r [ ar ]

u [ yuw ]

x [ eks ]


E. Kosakata

1. Berhitung 

one   [ wan ]  = satu

two   [ tuw ]  = dua

three [ trie ] = tiga

four  [ fowr ] = empat

five  [ faiv ] = lima

six   [ siks ] = enam

seven [ 'seven ] = tujuh

eight [ eit: ]   = delapan

nine  [ nain ]   = sembilan

ten   [ ten ]    = sepuluh

20    ['t wenti ] = duapuluh

30    ['te : ti ] = tigapuluh

40    ['fa : ti ] = empatpuluh

50    [ fifti ]   = limapuluh.


bicycle

aunt [ a : nt ]   = bibi
bicycle [ bai si kal ] = sepeda
book [ bu : k ] = buku
children ['tzildren] = anak-anak
family ['familie ] = keluarga
father  [ father ] = ayah
hat [ haet ] = topi, kopiah
man [ maen ] = seorang pria
nephew ['nefyu ] = keponakan laki
niece  [ nies ] = keponakan perempuan
picture [ piktja ] = gambar
policeman [ pal : s maen ] = seoran polisi


sheep

sheep [ s i : p ] = domba
shirt [ s a : t ] = kemeja
sister [ 'siste ] = saudar perempuan
their [ deir ] = kepunyaan mereka
uncle [ ankel ] = paman
who  [ huw ] = siapa
wife  [ waif ] = isteri



      

MATERI BELAJAR BAHASA INGGRIS : PARTS OF THE BODY

Untuk memudahkan warga belajar dan siswa pemula yang mempelajari bahasa Inggris dasar, maka berikut ini akan kita lakukan kegiatan belajar dengan mengulas secara perbagian-bagian, mulai dari Bacaan, dialog, Struktur Kalimat, Menulis dan Kosakata secara sederhana dalam materi Bahasa Inggris "Parts of the body". Agar mudah dipahami dan membantu dalam belajar bahasa Inggris secara mandiri di rumah: 

Gambar: SekolahBahasaInggris.Com
A. Bacaan

This is Ali. He has
[ diz i z aeli hr e h aez ]
Ini adalah Ali. Ia mempunyai

a head. His body has
[ e hed hi z badi h aez ]
Sebuah kepala. Badannya

a chest and a belly. He
[ a t3,st aen d e 'beli. hi e ]
Dada dan perut. Dia

has two hands, two legs, 
[ h aeztu: h een d z t u : l e g s ] 
mempunyai dua tangan, dua kaki,

two eyes, two ears, and
[ t u: aiz tu: i e : z aend ]
dua mata, dua telinga, dan

two cheeks
[ t u : t 3i  : ks ]
dua pipi


Sesudah mengucapkan "cara baca" coba ucapkan lagi dengan menutup telinga.


Keterangan
- "he" adalah bentuk kata ganti ketiga tunggal laki-laki
- Nanti akan ditemui "she", kata ganti orang ketiga tunggal perempuan
- Hands (tangan) dan legs (kaki), karena dua, lalu ditambah "s" dibelakangnya untuk menyatakan jamak.


B. Dialog

Dialog :

Ali and his mother are in a room 
The mother asks her son

Mother  : Where is your nose, Son?
Ali         : Here it is
Mother  : Where are your ears?
Ali         : Here they are

Terjemahan :

Ali dan ibunya berada di dalam sebuah ruangan.
Si Ibu menanyakan anaknya.
Ibu :  Di mana hidungmu, nak
Ali  :  Ini dia

Ibu :  Dimana telingamu?
Ali  :  Ini dia

Keterangan:
  • "a" dalam frasa "in a room" menunjuk pada suatu benda yang belum jelas yang mana: a hand.
  • "an" dipakai bila diikuti oleh kata yang huruf awalnya huruf hidup: an ear, an eye.
  • "is" berarti "adalah" dan dipakai setelah kata benda tunggal seperti : Where is your nose? dan Where is your Chin?
  • "are" berarti "adalah" dan dipakai setelah kata benda jamak (lebih dari 1) seperti : Where are you ears? dan Where are your eyes?
  • "it" adalah kata ganti untuk menunjukan tunggal
  • "they" adalah kata ganti untuk menunjukan jamak.
  • "its" menunjukan kepunyaannya.



C. Struktur Kalimat

Baca dan hafalkan bentuk-bentuk kalimat berikut ini :



Keterangan:

Perhatikan pemakaian is, are, am pada kalimat berikut :




D. Menulis 

Tulis dan lengkapilah kalimat-kalimat berikut tanpa melihat lagi teks sebelumnya :

This ...  ..................................      He ...................................a head.
His body .................  a chest and a belly.  He has two hands ...........
two legs

".................................... is your nose, Son"      Here .................... is
I .........................................three years old.


Cari Artikel