CARA PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA

Warga belajar-- sekalian, Pada tulisan berikut ini kita akan membahas tentang bagaimana pemberantasan Korupsi di Indonesia, sejarah dan peranan lembaga-lembaga yang dibentuk untuk menangani masalah pemberantasan korupsi ini. Hingga warga belajar sekalian dapat memahami dan mengerti bagaimana cara pemberantasan korupsi tersebut, sesuai dengan tata hukum yang berlaku di negera kita Indonesia.

Pengertian Korupsi atau rasuah (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok) adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak.(Sumber:id.wikipedia.org)

Dalam UU RI No.30 Tahun 2003 tentang Komisi Pemberantasan tindak Pidana Korupsi ditegaskan bahwa  pemberantasan tidak pidana korupsi adalah serangkaian tindakan untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi melalui upaya koordinasi, supervisi, monitor, penyelidikan, penyidikan, penuntunan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan, dengan peran serta masyarakat berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.   
Pemerintah negara kita sejak jaman orde lama sampai sekarang sudah berupaya melakukan pemberantasan korupsi dengan membentuk berbagai lembaga atau komisi untuk memberantas korupsi di Indonesia namun hasilnya masih belum optimal. Berbagai kasus yang melibatkan berbagai orang dan golongan, adalah bukti dan kenyataan yang menggambarkan dengan jelas bagaimana praktik korupsi di Indonesia masih merajalela.

Nah warga belajar--sekalian, menurut kalian bagaimana sebaiknya cara pemberantasan korupsi itu?, berikan contoh salah satu kasus pelanggaran korupsi terbesar di Indonesia!. Untuk bahan analisa dan pembanding silakan kalian baca Modul belajar Pada Materi Pemberantasan Korupsi Di Indonesia,. yang telah di bagikan mulai pada halaman 29. 

SEJARAH KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA

Warga belajar dan siswa--sekalian, dalam pembahasan materi Pelajaran sejarah kali ini kita akan membahas tentang sejarah kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia. Ada beberapa kerajaan Islam yang dapat ditemukan berdasarkan jejak sejarah yang dimulai dari masuknya agama Islam di Nusantara ini.

1. Masuknya agama Islam di Indonesia

Warga Belajar dan siswa--sekalian, pernahkah kalian mendengar cerita tentang kapan agama Islam masuk ke kepulauan Nusantara dan apa sebabnya Islam berkembang pesat serta mudah diterima oleh penduduk Indonesia? Perlu Anda ketahui bahwa agama Islam masuk dan berkembang di Indonesia dengan jalan damai dan tanpa kekerasan atau paksaaan.

Masuknya agama Islam di Indonesia sangat erat kaitannya dengan kegiatan pelayaran dan perdagangan pada masa lampau. kalian Ingat bahwa kegiatan pelayaran dan pedagangan di perairan nusantara telah berlangsung sejak awal tahun Masehi. Pada waktu itu banyak pedagang dari India dan Cina yang mengadakan hubungan dagang dengan pedagang-pedagang Indonesia. Kegiatan pelayaran dan perdagangan ini semakin hari semakin berkembang ramai. Selanjutnya pada sekitar abad ke-7 dan 8 pedagang-pedagang Islam dari Timur Tengah banyak yang datang berlayar ke selat Malaka hingga ke perairan Nusantara kita. Pada masa itu di Indonesia telah berdiri kerajaan terkenal bernama Sriwijaya. karena Sriwijaya ketika itu merupakan bandar terbesar, tempat singgah dan bongkar muat barang-barang dagangan yang dibawa para pedagang dari kepulauan Nusantara maupun dari luar, maka kemungkinan besar termasuk para pedagang dari Timur Tengah yang singgah pula di Sriwijaya. Oleh sebab itu para pedagang Islam yang telah mengenal Sriwijaya menyebutkan Sriwijaya dengan istilah Zabag atau Zabay.

Berkembangnya hubungan perdagangan antara pedagang-pedagang Islam dengan pedagang-pedagang Indonesia membawa pengaruh masuknya agama Islam ke Indonesia.

Pada umumnya para pedagang Islam sambil berdagang mereka memperkenalkan atau mengajarkan pula agama Islam kepada pedagang maupun penduduk setempat. Melalui hubungan dagang inilah penduduk Indonesia mengenal ajaran agama Islam untuk selanjutnya secara sadar mereka memeluk agama Islam.

Sekitar abad ke - 11 Islam telah sampai pula di pulau Jawa. Keterangan ini diperoleh berdasarkan bukti ditemukan sebuah batu nisan (makam) yang bertuliskan huruf Arab. Batu nisan yang berangka tahun 1082 ditemukan di Lereng (dekat Gresik). Tulisan pada batu nisan ini memuat keterangan tentang wafatnya seorang wanita bernama Fatimah binti Maimun.

Keterangan lain tentang berkembangnya agama Islam di Indonesia bersumber dari catatan perjalanan seorang yang bernama Marco Polo (1992). Dia adalah seorang musafir dari Venesia, Italia. Dalam perjalanan menuju Tiongkok (Cina yang ditempuh melalui laut, Marco Polo singgah di Aceh Utara. Dari persinggahannya itu ia menceritakan bahwa di Perlak banyak penduduk yang beragama Islam dan banyak pula pedagang dari Gujarat (India) yang giat menyiarkan agama Islam.

Berdasarkan keterangan tersebut di atas, jelas bahwa selain pedagang-pedagang dari Gujarat (India) yang aktif menyiarkan agama Islam di kepulauan Nusantara. Perlu diketahui bahwa pedagang-pedagang Gujarat sejak abad ke-10 telah menganut Islam.

Agama-agama Islam mula-mula berkembang di kota-kota dagang atau disekitar bandar tempat persinggahan pada pedagang Islam. Daerah yang mula-mula menjadi daerah Islam adalah Perlak dan Samudra Pasai. Kemudian meluas ke pulau Jawa seperti Gresik. Tuban, Demak, Cirebon dan Banten. Seharusnya ke pulau lainnya (Maluku, Sulawesi, Kalimantan dan sebagainya).

2. Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia

Berkembangnya agama Islam secara cepat dan meluas di Indonesia terutama di daerah pesisir karena adanya kontak dagang antara pedagang Islam dengan pedagang Indonesia. Para pedagang Islam dari Gujarat dalam menyiarkan agama Islam dengan cara bijaksana dan tanpa paksaan atau kekerasan. Sehingga banyak pedagang maupun penduduk Indonesia pada masal lampau yang tertarik kepada Islam. Selain itu ajaran Islam tidak mengenal kasta.

Makin kuatnya pengaruh Islam di kalangan penduduk mendorong tumbuhnya kerajaan-kerajaan Islam di kepulauan Nusantara. Kerajaan-kerajaan Islam terkenal di Indonesia pada masa lampau dapat dijelaskan di bawah ini.

a. Kerajaan Islam Samudra Pasai

Pada abad ke-13 berdirilah kerajaan Islam pertama di Indonesia yaitu Samudra Pasai. Pendiri kerajaan ini sekaligus menjadi raja pertama bernama Sultan Malik al Saleh. Letak kerajaan berada di daerah Aceh Utara di Kabupaten Lokseumawe.

Kemudian pada tahun 1297 Sultan Malik al Saleh wafat untuk melanjutkan pemerintahan ia digantikan oleh putranya bernama Sultan Mahmud. Pada tahun 1326 Sultan Mahmud juga wafat. Selanjutnya pemerintahan kerajaan Islam Samudra pasai dipimpin oleh Sultan Ahmad yang bergelar Sultan Malik Al Tahir. Pada masa pemerintahan Sultan Ahmad, kerajaan Samudra Pasai mendapat kunjungan Ibnu Batuta, utusan Sultan Delhi. Ibnu Batuta menceritakan bahwa Samudra Pasai merupakan bandar utama pelabuhan yang sangat penting. Karena di pelabuhan ini menjadi tempat bongkar muat barang-barang dagangan yang dibawa oleh para pedagang dari dalam dan luar negeri (India dan Cina).  

b. Kerajaan Islam Demak

Pada Abad ke-15 di Pulau Jawa berdiri kerajaan Islam Demak. Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Pendiri kerajaan ini bernama Raden Patah. Ia sebenarnya adalah salah seorang bupati di kerajaan Majapahit yang berkedudukan di Demak dan telah menganut Islam. Kekuasaan Majapahit ketika itu sudah lemah. Keadaan ini mendorong Raden Patah untuk mendirikan kerajaan Islam Demak. Dengan berdirinya kerajaan Islam Demak berarti Raden Patah telah melepaskan diri dari pengaruh kekuasaan Majapahit. Berdirinya kesultanan Demak mendapat dukungan pula dari daerah-daerah lain di Jawa Timur yang sudah Islam seperti Jepara. Tuban dan Gresik.

Masjid Demak
 Dalam waktu singkat Demak telah berkembang menjadi sebuah kerajaan besar. Di samping itu Demak menjadi pusat penyiaran agama Islam. Apalagi setelah malaka Jatuh (dikuasai) oleh Portugis (1511), maka kedudukan dan peranan Demak semakin penting.

Kedatangan penjajah Portugis di Malaka mengundang ketidaksenangan Sultan Demak. Karena hal itu merupakan ancaman pula terhadap kerajaan Demak. Pada tahun 1513 kerajaan Demak mengirim armada tentaranya dipimpin oleh Pati Unus untuk mengusir Portugis di Malaka mengalami kegagalan. Hal ini disebabkan Potugis memiliki armada lebih kuta dan lengkap.

Meskipun usaha untuk merebut Malaka dari Potugis yang dilakukan Pati Unus mengalami kegagalan, namun peristiwa ini patut dibanggakan karena mereka gagah berani menghadapi bangsa penjajah.

Karena keberaniannya sebagai panglima yang memimpin penyerangan ke Malaka Maka Pati Unus diberi gelar Pangeran Sabrang Lor artinya Pengeran yang menyeberangi laut ke Utara.

Kemudian pada tahun 1518 Raden Patah Wafat. Ia digantikan oleh putranya yaitu Pati Unus. Pemerintahannya hanya berlangsug selama 3 tahun karena setelah itu ia wafat. Selanjutnya kerajaan Islam Demak dipimpin oleh Sultan Renggono, Adim Pati Unus.

Sultan Trenggono dikenal sebagai raja yang tegas dan arif bijaksana. Karena itu pada masa pemerintahannya Demak mencapai puncak kejayaan. Daerah kekuasaannya meliputi Jawa Barat dan Jawa Timur.

Di bawah pemerintahan Sultan Trenggono, Demak tetap antipati terhadap penjajah Potugis. Apalagi Portugis terus meluaskan jajahannya hingga ke Jawa Barat. Pada tahun 1522 Portugis datang ke Sunda Kelapa, pelabuhan utama kerajaan Pajajaran. Portugis menjalin kerjasama dengan raja Pajajaran dengan membuat kesepakatan untuk menghadapi pasukan Islam Demak. Portugis merencanakan mendirikan benteng di Sunda Kelapa.

Pada tahun 1527 kerajaan Islam Demak mengirimkan tentaranya dipimpin oleh Fatahilah untuk mengusir dan menghancurkan Potugis yang menduduki Sunda kelapa. Fatahillah beserta tentaranya berhasil mengusir orang-orang Portugis dan menguasai Sunda Kelapa. Kemudian oleh Fatahillah nama Sunda Kelapa diganti menjadi Jayakarta artinya kemenangan. Sekarang Jayakarta menjadi Jakarta.

Sementara itu Demak berhasil menguasai Jawa Timur. Ekspedisi ke Jawa Timur ini dipimpin langsung oleh Sultan Trenggono. Tetapi dalam serangannya ke Pasuruan Tahun 1546, Sultan Trenggono gugur.

Setelah wafatnya Sultan Trenggono Timbullah pertentangan di kalangan keluarga sendiri. Petentangan bersumber pada siapa yang berhak mewarisi kerajaan. Berakhirnya kerajaan Islam Demak setelah Pangeran Adiwijoyo atau Joko Tingkir berhasil mengalahkan Arya Penangsang suka bertindak sewenang-wenang, sehingga banyak adipati yang menentang tindakannya tersebut. Joko Tingkir kemudian memindahkan keraton Demak ke Pajang (tahun 1568. Dengan demikian tamatlah riwayat Kerajaan Demak.

c. Kerajaan Islam Pajang
Pada tahun 1568 berdiri kerajaan Islam Pajang. Pendiri kerajaan ini adalah Sultan Adiwijoyo atau Joko Tingkir. Ia berhasil mengalahkan Arya penangsang raja Demak. Ia kemudian menindahkan pusat kerajaan dari Demak ke Pajang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa berdirinya kerajaan Islam Pajang erat kaitannya dengan kerajaan Demak.

Sultan Adiwijoyo atau Joko Tingkir adalah seorang yang suka menghargai pendukung atau pengikut yang turut bertempur bersamanya sewaktu menghadapi Arya Penangsang. Mereka yang telah berjasa oleh Sultan Adiwijoyo diberi hadiah penghargaan. Kedua orang yang dinilai sangat berjasa yaitu Kiai Ageng Pemanahan dihadiahi tanah di Mataram (sekitar Kotagede, dekat Yogyakarta). Sedangkan Kiai Panjawi dihadiahi tanah di Daerah Pati. Mereka sekaligus diangkat menjadi bupati di daerahnya masing-masing.

Bupati Surabaya diangkat sebagai wakil raja yang memiliki daerah kekuasaan meliputi Sedayu, Gresik, Surabaya dan Panarukan.

Kiai Ageng Pemanahan yang menjadi Bupati Mataram mempunyai seorang putra bernama Sutowijoyo. Ia memiliki bakat di bidang kemiliteran. Sutowijoyo lebih dikenal sebagai Senapti Ing Alaga (Panglima Perang). Karena itu setelah Kiai Ageng Pemanahan wafat pada tahun 1575, pemerintahan dilanjutkan oleh Sutowijoyo, putranya.

Dalam perkembangnya di Pajang terjadi pergolakan hebat. Setelah Sultan Adiwijoyo wafat pada tahun 1582, maka Arya Pangiri putra Sunan Prawoto (dari Demak) mencoba merebut kekuasaan dari Pangeran Benowo yang ketika itu menjadi penguasa Pajang menggantikan ayahnya, Sultan Adiwijoyo. pangeran Benowo meminta bantuan Sutowijoyo dalam menghadapi Arya Pangiri. Perebutan kekuasaan yang dilakukan Arya Pangiri tidak berhasil. Kemudian Pangeran Benowo menyerahkan kekuasaan Pajang kepada saudara angkatnya yang bernama Sutowojoyo karena tidak mampu lagi melanjutkan pemerintahan. Kemudian oleh Sutowijoyo pusat pemerintahan dipindahkan ke Mataram. Dengan demikian tamatlah kerajaan Pajang.


d. Kerajaan Islam Mataram
Pada tahun 1586 berdiri kerajaan Islam Mataram. Pendiri kerajaan ini bernama Sutowijoyo yang bergelar Panembahan Senopalti Ing Alaga Sayidin Pantagama. Letak kerajaan ini berada di Kotagede, Sebelah tenggara kota Yogyakarta. Ketika memerintah dikerajaan Mataram, banyak bupati yang ingin melepaskan diri dari kekuasaannya. Diantara para bupati yang ingin melepaskan diri dari kekuasaannya adalah bupati Ponogorogo, Madiun, Kediri, Pasuruan, Surabaya, Cirebon dan Galuh. Namun upaya mereka untuk melepaskan diri tidak behasil karena Sutowijoyo dikenal memiliki keahlian di bidang kemiliteran berhasil mengatasi semua pemberontakan tersebut.

Kemudian pada tahun 1601 Sutowijoyo wafat. Ia dimakamkan di kOtagede. Meskipun demikian ia dinilai telah berhasil meletakan dasar-dasar yang kokoh bagi kerajaan Mataram. Selanjutnya setelah Sutowijoyo wafat, kerajaan Mataram diperintah oleh Mas Jolang atau Penembahan Seda ing Krapyak.

Pada awal pemerintahan terjadi lagi pemberontakan-pemberontakan yang masing-masing dilakukan oleh Demak dan Ponorogo. Tetapi Mas Jolang berhasil memadamkan pemberontakan tersebut. Pemberontakan terhadapnya tampaknya belum berakhir. Pda tahun 1612 Surabaya melakukan perlawanan. Mas Jolang kemudian mengirimkan tentaranya berusaha menumpas pemberontakan. Sementara upaya memadamkan pemberontakan terus berlangsung dan belum berhasil dipadamkan, Mas Jolang wafat. Ia dimakamkan di Kotagede.

Pengganti Mas Jolang bernama Adipati Martapura. Tetapi penggantinya ini tidak mampu menjalankan tugas pemerintahan karena keadaan fisik yang lemah serta sakit-sakitan. Selanjutnya untuk meneruskan pemerintahan Adipati Martapura diganti oleh Mas Rangsang. Ia ternyata orang kuat yang mampu memimpin pemerintahan. Pada masa pemerintahannya kerajaan Islam Mataram mencapai kemajuan yang pesat di bidang petanian, agama dan kebudayaan, Mataram ketika itu merupakan kerajaan terhormat dan disegani tidak hanya di pulau Jawa, tetapi juga di pulau-pulau lainnya.

Karya sastra berupa buku berjudul Sastra Gending merupakan hasil karya yang ditulis oleh Mas Rangsang sendiri. Wayang sebagai kesenian yang digemari rakyat berkembang pesat pula.Pada masa pemerintahan Mas Rangsang (tahun 1633) ditetapkan perhitungan tahun Islam didasarkan bulan. Oleh sebab itu Mas Rangsang sebagai raja yang lebih terkenal dengan sebutan Sultan Agung.


e. Kerajaan Islam Cirebon
Pada tahun 1522 berdiri kerajaan Islam Cirebon. Pendiri kerajaan yang sekaligus menjadi rajanya bernama Fatahillah. Ia sangat berjasa dalam mengislamkan Jawa Barat. Di bawah pemerintahannya kerajaan Islam Cirebon mencapai kejayaan. Daerah kekuasaanya bertambah luas. Kerajaan Islam Cirebon menjalin hubungan yang baik dengan kerajaan Islam Mataram. Pada thaun 1570 Fatahillah wafat. Selanjutnya ia digantikan oleh putranya bernama pangeran Pasarean. Dalam perkembangannya kemudian pada tahun 1679 kerajaan Islam Cirebon dibagi menjadi dua kerajaan yaitu Kasepuhan dan Kanoman.

Pada masa tersebut kedudukan VOC di Batavia semakin kuat. Mereka bermaksud meluaskan kekuasaannya ke Cirebon. Maka Belanda dan VOC-nya mengatur siasat dengan menerapkan politik adu domba atau Devide et Impera. Hal ini bertujuan untuk memperlemah kerajaan Islam Cirebon. Kerajaan Islam Cirebon yang sudah dipecah menjadi dua, oleh Belanda VOC dipecah lagi menjadi tiga masing-masing Kasepuhan, Kanoman dan Kacirebonan.

Dengan terpecahnya kerajaan Islam Cirebon menjadi tiga menyebabkan kerajaan Islam Cirebon semakin lemah kedudukannya. Keadaan ini terus dimanfaatkan oleh Belanda dan VOC untuk mengadu domba. Akhirnya padda abad ke-17 Cirebon berhasil dikuasai VOC.


f. Kerajaan Islam Banten
Pada tahun 1552 berdiri kerajaan Islam Banten. Pendiri kerajaan ini bernama Hasanuddin. Ia naik tahta menjadi raja di Banten setelah memperoleh mandat dari ayahnya Fatahillah. Seperti telah kita ketahui bahwa Fatahillah pada mulanya menguasai daerah Sunda Kelapa, Cirebon dan Banten.

Hasanuddin seperti juga ayahnya, giat menyiarkan agama Islam. Pada waktu itu kerajaan Pakuan Pajajran masih menganut agama Hindu. Kerajaan Islam Banten di bawah pemerintahan Hasanuddin makin hari makin kuat kedudukannya. Sementara itu kerajaan Pakuan makin terjepit dan lemah. Meskipun demikian ia tidak memanfaatkan untuk menyerang kerajaan Pakuan Pajajaran. Tetapi Hasanuddin meluaskan pengaruhnya ke Lampung. Bahkan kemudian ia menikah dengan putri Sultan Indrapura. Oleh mertuanya Hasanuddin dihadiahi tanah di daerah Selebar.

Setelah Hasanuddin wafat digantikan oleh putranya bernama Pangeran Yusuf. Ia meluaskan daerah kekuasaannya dan menaklukan Pakuan Pajaran (tahun 1579). Kemudian pada thaun 1580 Pangeran Yusuf wafat.

Setelah wafatnya Pangeran Yusuf, Kerajaan Islam Banten dipimpin oleh Maulana Muhammad. Pada tahun 1596 Maulana Muhammad berusaha meluaskan daerah kekuasaannya dengan mencoba menaklukan Palembang yang ketika itu menjadi saingan Banten di bidang perdagangan. Pada waktu itu Palembang diperintah oleh Ki Gede Ing Suro yang berasal dari Surabaya. Palembang nyaris jatuh ketangan Maulana MUahammad dan pasukannya. Tetapi karena Maulana Muhammad gugur di tengah pertempuran, maka serangan dihentikan dan tetara Banten ditarik mundur kembali ke Banten.

Setelah Maulan Muhammad wafat timbul persoalan di kalangan kerajaan karena yang seharusnya menggantikannya adalah putranya, Abdul Mufakkir. Tetapi pada waktu itu Abdul Mufakkir baru berumur 5 bulan. Maka pemerintahan sementara dipegang oleh seorang mangkubumi. DAlam perkembangannya kemudian muncul orang kuat bernama Pangeran Ranamenggala yang mengendalikan Banten mendampingi Abdul Mufakkir yang belum dewasa. Renamenggala wafat tahun 1624.

Kejayaan kerajaan Banten berlangsung sekitar tahun 1600. Pada waktu itu banten merupakan bandar pelabuhan terbesar. Banyak pedagang dari dalam dan luar pulau Jawa singgah untuk membeli maupun menjual lada, cengkeh, dan pala.

Kemunduran kerajaan Islam Banten terjadi sejak masa pemerintahan Sultan Abdul Mufakkir di mana Belanda terus melakukan blokade-blokade yang mengakibatkan sempitnya ruang gerak kerajaan Islam Banten. Walaupun demikian semangar rakyat Banten yang anti penjajah Belanda tetap menyala.

g. Kerajaan Islam Ternate dan Tidore

Pada abad ke-13 di Maluku telah berdiri beberapa kerajaan seperti ternate, Tidore, Bacan, dan Obi. Di antara kerajaan-kerajaan tersebut, ternyata kerajaan ternate dan Tidore yang berkembang lebih maju. Hal ini disebabkan hasil buminya yang berupa rempah-rempah terutama cengkeh. Banyak pedagang dari kepulauan Nusantara dan Timur tengah yang pergi berlayar ke Ternate. Para saudagar membawa barang-barang dagangan berupa pakaian, beras dan sebagainya untuk dipertukarkan dengan rampah-rempah.

Pada abad ke-14 agama Islam berkembang pesat di Ternate. Dalam perkembangannya kemudian Ternate berubah menjadi kerajaan Islam. Kerajaan ini dipimpin oleh Sultan Harun. Pada masa pemerintahannya orang-orang Portugis banyak yang datang berdagang di Maluku. Tetapi mereka sering berbuat onar seperti melakukan monopoli dagang secara paksa, bertindak sewenang-wenang, mencampuri urusan pemerintahan dalam negeri. Akibatnya sering terjadi pertempuran antara penduduk Maluku dengan orang-orang Portugis. Akhornya pada tahun 1570 Portugis dengan Sultan Ternate sepakat untuk melakukan perjanjian damai melalui perundingan. Tetapi Portugis menipu Sultan Harun sewaktu berada dalam perundingan, ia pun dibunuh oleh orang Portugis atas suruhan gubernur mereka.

Setelah Sultan Harun wafat, ia digantikan oleh putranya bernama Sultan Baabullah. Peristiwa pengkhiantan keji Portugis terhadap Sultan Harun menimbulkan kemarahan rakyat Maluku. Terlebih lagi Sultan Baabullah sebagai putranya. Ia bersumpah akan membalas dendam kematian ayahnya dengan mengenyahkan orang-orang Portugis dari bumi Maluku. Denan semangat yang membara Baabullah memimpin pasukannya bertempur melawan terntara Portugis. Perang berkobar selama 4 tahun lamanya (1570-1574. Akhirnya benteng Portugis di Ternate berhasil dikuasai Baabullah dan pasukannya. Orang-orang Portugis yang masih hidup menyerah. Kemudian mereka diperintahkan dengan segera angkat kaki dari Maluku khususnya Ternate. Sehak itu daerah Maluku Utara bersih, tidak diganggu lagi oleh orang-orang Portugis. Pada masa pemerintahannya kerajaan Islam Ternate mencapai zaman kejayaannya.

Sementara itu di kerajaan Tidore agama Islam pun bekembang pesat. Seperti halnya Ternate, kerajaan Tidore berubah menjadi kerajaan Islam Tidore yang dipimpin oleh sultan Tidore. Kedua kerajaan ini pada mulanya hidup berdampingan secara damai, saling menghormati kedaulatan masing-masing. Tetapi oleh bangsa Portugis dan Spanyol kedua kerajaan ini diadu domba. Sehingga nyaris terjadi petentangan yang menjurus perang. Untung saja kedua pimpinan kerajaan menyadari hal ini. Mereka tidak mau diadu domba dengan bangsa sendiri. Kemudian kerajaan ini bersatu, bahu-membahu dalam menghadapi Portugis.

h. Kerajaan Islam Makassar

Pada abad ke-16 di Sulawesi Selatan telah berdiri beberapa kerajaan seperti Gowa, Bone, Wajo, Luwu, dan Soppeng. Dalam perkembangannya kerajaan Gowa dan Tallo mengalami kemajuan yang lebih pesat dibandingkan yang lainnya. Hal ini disebabkan letak kerajaan ini  sangat strategis dan menguntungkan yakni terletak di tengah-tengah lalu-lintas pelayaran antara Malaka dan Maluku. Kedua kerajaan yaitu Gowa dan Tallo, yang rajanya telah menganut agama Islam bersepakat menyatukan kerajaan mereka menjadi kerajaan Islam Makassar. Rajanya bernama Sultan Alauddin. Ia semua bernama Daeng Manrabia, raja Gowa. Sedangkan Mangkubumi bernama Sultan Abdullah. Ia semua bernama karaeng Matoaya, raja Tallo.

Disamping memimpin pemerintahan, raja dan mangkubumi kerajaan Islam Makassar tersebut sangat giat pula dalam menyiarkan agama Islam. Oleh karena usahanya itu, Maka Makassar menjadi sebuah kerajaan Islam yang sangat kuat. Daerah kekuasaanya tidak hanya meliputi sebagian besar Sulawesi dan Pulau-pulau sekitarnya, melainkan juga sampai di bagian timur Nusa Tenggara.

Kerajaan Islam Makassar mencapai puncak kejayaannya ketika diperintah Sultan hasanuddin berkuasa (tahun 1654-1669). Ia adalah salah seorang cucu Sultan Alauddin, pendiri kerajaan Islam Makassar. Sultan Hasanuddin terkenal sangat gigih dalam menentang penjajah Belanda. Ketika Belanda dengan VOC-nya meminta kepada Sultan Hasanuddin agar melarang rakyatnya berdagang di Maluku, karena hal itu dianggap pelanggaran monopoli. maka Sultan hasanuddin dengan tagas menjawab: "Tuhan menciptakan dunia ini untuk kebahagiaan sekalian umat manusia. Ataukah tuan menyangka bahwa Allah mengecualikan pulau-pulau Maluku yang jauh dari tempat bangsa tuan ini semata-mata untuk perdagangan tuan".

Penjajahan belanda terus berupaya untuk menaklukan Sultan Hasanuddin. Pada waktu itu sedang terjadi perselsihan antara Sultan Hasanuddin dengan Aru Palaka, raja Bone dan Soppeng. Keadaan ini dimanfaatkan Belanda dengna menerapkan politik adu domba. Belanda dalam hal ini memihak Aru Palaka dan secara bersama memerangi Sultan Hasanuddin. Kemudian berkobar pertempuran hebat (tahun 1666-1669) antar Belanda (VOC) beserta Aru Palaka di satu pihak dengan Sultan Hasanuddin, dan Malaka Sultan Hasanuddin terdesak dan Makasar hampir jatuh ke tangan Belanda. Akhirnya Sultan Hasanuddin bersedia membuat perjanjian damai yang dikenal dengna perjanjian Bongaya (1667).

Walaupun perjanjian telah disepakati, namun Belanda yang licik selalu melanggar perjanjian dengan bertindak sewenang-wenang. Hal ini membangkitkan kembali kemarahan Sultan Hasanuddin. Kemudian ia mengangkat senjata kembali memerangi Belanda.

Dalam peperangan ini Sultan Hasanuddin mendapat tekanan hebat dari pasukan Belanda, maka akhirnya pada tahun 1669 Sultan Hasanuddin terpaksa menyerah dan Makassar pun dikuasai penjajah Belanda. Meskipun demikian dalam diri orang-orang Makassar tetap tumbuh semangat anti penjajahan. karena itu banyak diantara merek yang pergi merantau ke Madura, Banten dan sebagainya membantu daerah-daerah yang masih berperang melawan Belanda.

Kata-kata Penting :

Musafir:
Orang-orang yang sedang berpergian karena suatu tugas, berdagang, menyiarkan agama Islam dan lain-lain.

Keraton:
Tempat tinggal raja/ keluarga raja.

Sumber :
- Buku Modul sejarah Kesetaraan Paket B kelas VII tahun 2011  
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1980, Sejarah Umum I Untuk SMP, Jakarta
- Soeroto, 1968, Sejarah Indonesia dan Dunia Jilid 1 untuk SMP, Gajah Mada, Jakarta.
- Wikipedia.id
- Sumber gambar Google.

PENINGGALAN-PENINGGALAN SEJARAH BERCORAK ISLAM

Warga belajar dan siswa--sekalian, masuk dan berkembangnya Agama Islam di Indonesia pada masa lampau tidak saja mempengaruhi kepada bentuk dan sistem pemerintahan seperti munculnya kerajaan-kerajaan Islam misalnya "Samudra Pasai, Aceh, Demak, Banten, Cirebon, Mataram, Makassar, Banjar, Ternate, dan Tidore, tetapi berkembangnya Islam berpengaruh pula pada perkembangannya kebudayaan Indonesia. Pengaruh Islam terhadap kebudayaan Indonesia ternyata lebih menonjol dibanding dengan agama-agama lainnya, Meskipun pada awalnya kebudayaan Hindu yang mewarnai, namun setelah agama Islam masuk dan berkembang, maka kebudayaan bercorak Islam lebih berpengaruh terhadap kebudayaan Indonesia. Sedangkan kebudayaan lama yang bercorak Hindu terbatas hanya pada daerah tertentu saja seperti Bali.

Kebudayaan bercorak Islam terlihat pada peniggalan sejarah berupa bangunan seperti Masjid, Kraton. Ada pula berbentuk makan atau batu nisan, kerajinan ukir-ukiran dan kesusastraan.

a. Masjid

Masjid kuno peninggalan sejarah di Indonesia umumnya menunjukan gaya Indonesia asli. Bentuk bujursangkar atau bersusun. Kadang-kadang hingga lima tingkat. Di sekitar masjid terdapat kolam berisi air. Gunanya untuk berwudhu, yaitu bersuci sebelum melaksanakan sholat. Mihrabnya melengkung seperti kepala makara. Mimbarnya menyerupai bentuk teratai. Bentuk seperti meru dengan hiasan bermotif tumbuh-tumbuhan atau hewan. Masjid-masjid ini biasanya mempunyai gapura dan pintu seperti kraton dan candi. Diantara masjid-masjid kuno yang terkenal seperti masjid Demak, Masjid Sendang-Duwur, Masjid Agung Kasepuhan Cirebon, Masjid Agung Banten, Masjid Baturrahman di Aceh dan sebagainya.

b. Kraton

Kraton adalah suatu bangunan yang luas tempat kediaman raja atau bupati. Di sekitar kraton terdapat parit atau sungai. Gunanya untuk menahan seranga musuh. Sedangkan di dalam kraton terdapat bagian-bagian seperti pagelaran, siti hinggil dan sebagainya.

Di depan kraton di kota-kota Jawa, terdapat lapangan yaitu alun-alun. Karaton di Jawa selalu menghadap ke Utara. Sekitar kraton dibuat kubah dengan gapura dan pintuny. Bagian dalam kraton disebut dalem bagi kraton Jawa dan dalam bagi kraton Aceh.

c. Nisan

Nisan merupakan benda terbuat dari batud yang pergunakan pada makam (tempat kubur) seseoran. Pda batu nisan memuat keterangan tentang nama dankapa wafatnya seseorang. Pengaruh agama Islam terlihat pula pada bentuk nisan yang digunakan pada makam.

d. Seni Hias'

Seni hias yang meliputi seni pahat dan ukir banyak pula dipengaruhi oleh perkembangan Islam. Pengaruh Islam terutama pada pemakaian huruf Araf di atas ukiran/lukisan yang dibuat.

e. Kaligrafi

Kaligrafi merupakan seni huruf yang menggunakan huruf Arab atau huruf Al-Qur'an telah pula berkembang dengan pesat. kaligrafi sebagai karya seni yang bersumber dari pengaruh perkembangan Islam di Indonesia umumnya dapat dijumpai di tempat peribadatan terutama masjid kuno, di museum kraton (seperti Museum kraton Kanoman dan Kasepuhan) dan lain-lain. Perhatikan beberapa contoh kaligrafi di bawah ini.

e. Kesusastraan Islami

Dalam bidang kesusastraan telah banyak karya sastra yang telah ditulis oleh para pemikir dan ulama Islam. Hasil karya mereka menambah perbendaharaan kesusastraan Indonesia. Karya sastra dalam bentuk syair Melayu misalnya (syair Perahu, Syair si Burung Pingai) ditulis oleh Hamzah Fansuri, Hikayat Banjar dan Hikayat Kutai, Hikayat Raja-raja Pasai, kemudian cerita tentang Amir Hamzah, 1001 Malam, Bayan Budiman, Jauhar Manikam. Bukhari Al Jauhari menulis karya sastra berjudul Tajus Salatin dan sebagainya.

Sumber: disarikan dari berbagai sumber !!.

SIFAT DAN MACAM-MACAM PERILAKU MENYIMPANG

Warga Belajar dan siswa--sekalian, Perilaku menyimpang adalah perilaku yang oleh masyarakat dianggap sebagai hal yang tercela dan di luar batas toleransi. Perilaku disebut menyimpang diukur dari berdasarkan ukuran norma atau nilai sosial dari suatu masyarakat tertentu. Contoh., perilaku hidup pra nikah. Di Indonesia perilaku itu dianggap menyimpang dan melanggar aturan, tetapi bagi masyarakat Barat perilaku tersebut dianggap sebagai perilaku yang biasa.

Sifat dan Macam-macam Perilaku Menyimpang
a. Sifat Penyimpangan

Sifat perilaku menyimpang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu penyimpangan yang bersifat positif dan penyimpangan yang negatif.

1) Penyimpangan yang bersifat positif

Penyimpangan yang bersifat positif adalah penyimpangan yang tidak sesuai dengan norma atau nial sosial yang belaku, tetapi mempunyai dampak positif terhadap sistem sosial. Penyimpangan ini dapat diterima oleh masyarakat karena adanya perubahan sosial. Misalnya, perubahan peran perempuan yang sekarang relatif lebih mandiri, mempunyai persamaan hak dengan pria dalam hal mengejar karir.

2) Penyimpangan yang bersifat negatif

Penyimpangan yang negatif pada umumnya berakibat buruk dan mengganggu tatanan sosial masyarakat. Bobot penyimpangan yang negatif diukur menurut aturan sosial yang dilanggar. Pelanggaran terhadap norma sosial dan adat istiadat biasanya dinilai lebih berat dibanding terhadap tata cara dan sopan santun. Misal, pembunuhan, perampokan, atau perkosaan.


b. Macam-macam perilaku menyimpang

Setiap tindakan yang bertentangan dengan norma yang berlaku di masyarakat dianggap sebagai penyimpangan. Ada beberapa macam penyimpangan yang ada di masyarakat, apda umumnya digolongkan sebagai berikut :

1) Kegiatan atau tindakan kriminal

Kejahatan atau tindakan kriminal adalah tindakan ydang bertentangan dengan norma hukum, norma sosial, dan norma agama yang berlaku di masyarakat setempat. Macam tindakan kriminal atau kejahatan adalah pencurian, kekerasan fisik atau penganiayaan, pembunuhan, korupsi, terorisme. Tekanan ekonomi atau kemiskinan seringkali menjadi pemicu tindak kejahata. Meskipun tidak semua kemiskinan menjadi faktor perilaku menyimpang, semua tergantung pada daya tahan seseorang menghadapi persoalan hidup. Seperti contoh gambar dibawah ini, sejumlah warga nekad mendirikan gubuk-gubuk liar di sepanjang rel kereta api. Hal ini menimbulkan permasalahan baru, karena kondisi pemukiman yang tidak sehat. Kondisi ini memungkinkan munculnya perilaku menyimpang.

Gaya hidup konsumtif di kalangan kelas menengah ke atas mendorong orang untuk mendapatkan kekayaan dengan jalan pintas.

Korupsi merupakan penyimpangan yang marak di Indonesia. Korupsi disebut sebagai kejahatan kerah putih, adalah tipe kejahatan yang dilakukan oleh orang dengan status sosial tinggi dalam kaitannya dengan pekerjaannya. Sedangkan, kejahatan terorganisasi adalah tipe kejahatan yang pelakunya merupakan kelompok yang terorganisirsecara rapi. Misalnya, penyeludupan kayu ilegal, penambangan emas tanpa ijin, penyeludupan gula impor ilegal, Kejahatan yang dilakukan dengan mengatasnamakan organisasi dengan tujuan meraih keuntungan tinggi disebut kejahatan korporat. Misalnya, perusahaan yang membuang limbah industrinya tidak sesuai aturan dan penduduk sekitar menderita penyakit akibat pencemaran limbah perusahaan itu.

2. Penyimpangan seksual

Penyimpangan seksual adalah perilaku seksual yang tidak sesuai dengan norma sosial di masyarakat. Misalnya, homoseksual atau lesbian, kumpul kebo, perzinahan, sodomi, dan pedophilia.

3. Pemakaian dan Pengedaran Obat Terlarang

Pemakaian dan pengedaran obat terlarang merupakan perilaku menyimpang yang tidak sesuai dengan norma sosial. Contoh obat terlarang, yaitu narkotika, dan psikotropika. Dampak yang buruk terjadi tidak hanya pada fisik dan mental pencandunya, tetapi juga masa depan generasi muda. Pda umumnya pemakaian obat terlarang adalah kamu remaja, dan ini disebabkan perkembangan emosi yang belum stabil, lingkungan yang memengaruhi, depresi dan sebagainya.

Nah... menurut kalian jika merokok di bawah umur ketika masih sekolah, apakah juga termasuk perilaku menyimpang?...

Sumber: Buku Modul kesetaraan Paket C Kelas X tahun 2011
Gambar : Google      

SEJARAH SINGKAT PERANG DUNIA I (1914 - 1918)

1. Sebab-sebab terjadinya Perang dunia I
Pada tahun 1914 di Eropa meletus perang. Perang tersebut merupakan perang saudara, karena melibatkan banyak negara di Eropa. Bahkan Amerika, Asia dan Australia pun ikut terlibat dalam perang hebat yang memakan banyak korban jiwa untuk pertama kalinya dalam sejarah dunia, sehingga disebut perang Dunia I. Perang Dunia I berlangsung Tahun 1914-1918.

Perang Dunia I ini tidak terjadi dengan tiba-tiba, tetapi didahului oleh suatu keadaan yang mendorong terjadinya perang tersebut, antara lain adalah:
a. Adanya persaingan antar negara Eropa dalam memperebutkan tanah jajahan
b. Adanya persaingan dalam bidang industri dan armada niaga
c. Munculnya persekutuan-persekutuan militer
d. Adanya perlombaan persenjataan negara-negara di Eropa.

2. Negara-negara yang terlibat perang

Negara yang terlibat perang Dunia I terjadi dalam dua Kubu. Kubu pertama disebut dengan Kubu Sentral (Blok Jerman) terdiri dari negara-negara : Jerman, Austria, Hongaria, Bulagaria, dan Turki. Sedangkan kubu kedua adalah kubu Sekutu (Blok Perancis) terdiri dari 23 negara antara lain Rusia, Perancis, Belgia, Inggris, Amerika Serikat, Italia, Jepang dan Lain-lain.


Secara rinci negara yang saling berperang adalah :
a. Rusia dengan Austria, karean memperebutkan pengaruh wilayah Balkan
b. Perancis dengan Italia, karena memperebutkan pengaruh di wilayah Tunisia
c. Perancis dengan jerman, karena memperebutkan daerah pusat Industri di daerah Ruhr
d. Inggris dengan Jerman karena memperebutkan daerah jajahan di Afrika, Timur Tengah, dan Pasifik. Akibat persaingan industri dan niaga.

3. Awal Peperangan

Perang Dunia I dimulai karena terbunuhnya Franz Fedinand, putra mahkota Austria ketika sedang berkunjung ke Bosnia. Maksud kunjungannya adalah untuk melihat dari dekat latihan perang di daerah Bosnia.

Peristiwa ini menimbulkan kemarahan Austria, dan meminta Serbia untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Kemudian Austria mengirimkan pasukannya menyerbu Serbia. Akhirnya pecah perang antara Austria dan Serbia.

Peperangan yang semula antara dua negara tersebut, akhirnya meluas ke negara-negara Eropa lainnya dengan menggabungkan diri ke kubu masing-masing. Meluasnya perang tersebut mengakibatkan mulai terjadinyan Perang Dunia I
- Medan Barat
- Medan Timur
- Medan Selatan, dan
- Medan Tenggara.

Walaupun Pembunuhan Archduke Franz Ferdinand sering dianggap sebagai penyebab atau alasan peperangan terjadi. Namun sebenarnya banyak sekali faktor penyebab terjadi Perang Dunia 1. Terutama terletak pada ketidakseimbangan politik di Eropa pada masa itu yang menumbuhkan persaingan tidak sehat. sehingga kompleksitas persaingan itu membuat eropa terkotak-kotak,atau negara-negara di eropa membuat kubu-kubuan (Aliansi) yang membuat persaingan makin menajam.


4. Berakhirnya Perang Dunia I

Perang Dunia I berakhir karena ternyata Jerman dapat dipukul mundur oleh pasukan sekutu yang terdiri dari 23 negara, di antarnya Perancis, Amerika Serikat dan Inggris di bahaw pimpinan Jenderal Foch dari Perancis. Kekuatan pasukan sekutu sangat besar, apalagi didukung dengan perlengkapan militer dari Amerika Serikat.

Akibat kekalahan Jerman di berbagai medan perang, maka pada tanggal 1 November 1918 Jerman menyerah kepada sekutu. Sedangkan Turki, Austria, Hongaria, Bulgaria lebih dulu menyerah kepada Sekutu. Kemudian pada tahun 1919 Jerman mengadakan perjanjian damai dengan pihak Sekutu di Versailles. Perjanjian tersebut dikenal dengan nama Perjanjian Versailles yang dirasakan sangat merugikan bagi Jerman.

5. Akibat Perang Dunia I

Perang Dunia I yang berlangsung tahun 1914-1918 yang melibatkan hampir seluruh negeri di Eropa, menyebabkan kerusakan, kemusnahan dan kesengsaraan yang luas pada negara-negara yang dilanda peperangan.

Banyak usaha pertanian rusak dan terbengkalai sehingga menimbulkan bencana kelaparan. Pusat-pusat Industri dan prasarana lainnya seperti jalan, jembatan, penerbangan banyak yang mengalami kerusakan.

Hubungan dengan dunia luar terutama dalam hal hubungan perdagangan terputus, karena adanya blokade dan perang laut, sehingga banyak negara mengalami kesulitan ekonomi. Sedangkan korban jiwa manusia diperkirakan berjumlah lebih dari 8.000.000 orang tewas dan luka-luka.

6. Keadaan di Jerman

Akibat perang negeri Jerman banyak mengalami kerusakan dna kehancuran. Keadaan jerman bertambah parah karena perjanjian perdamaian Versillers tahun 1919 yang sangat merugikan Jerman.

7. Keadaan di Rusia

Rusia dalam Perang Dunia I harus menghadapi pasukan blok Jerman sendirian. Karena itu Rusia mengerahkan seluruh rakyatnya untuk membela negara. Akibatnya negeri Rusia mengalami kesulitan yang hebat terutama dalam kehidupan ekonomi rakyatnya, seperti usaha pertanian yang terbengkalai, sehingga menimbulkan bencana kelaparan terutama di daerah-daerah pedesaan.

8. Keadaan di Italia

Keadaan di Italia tidak berbeda dengan negara Eropa lainnya yang terlibat perang. Banyak usaha pertanian rusak dan terbengkalai. Rakyat Italia banyak yang menderita. Pengangguran meningkat karena banyak tempat-tempat usaha yang hancur akibat perang.

9. Keadaan di Inggris

Inggris setelah Perang Dunia I mengalami kesulitan, terutama dalam mengekspor hasil industrinya. Hal ini disebabkan oleh hilangnya tempat-tempat pemasaran. Menurunnya ekspor banyak memengaruhi kegiatan lainnya seperti transportasi, tenaga kerja, bank.

10. Keadaan di Asia, Afrika dan Australia

Meskipun negeri-negeri di Asia, Afrika dan Australia ini tidak secara langsung terlibat dalam kancah perang, namun mereka merasakan pula akibat Perang Dunia I. Sebelum perang, negara ini sangat tergantung pada barang impor dari Eropa. Tetapi selama perang Impor barang dari Eropa terputus. Negara-negara di Asia, Afrika, dan Australia terpaksa harus mengusahakan sendiri Industri dalam negeri, atau mengimpor barang-barang dari Jepang dan Amerika Serikat.

Sebagai daerah jajahan, Asia dan Afrika dimanfaatkan sebagai produsen bahan mentah/ baku bagi Eropa. Selama hubungan dengan Eropa terputus karena perang, maka bahan mentah. bahan baku yang biasanya diambil dari bangsa Eropa tidak diambil sehingga tertimbun di gudang dan rusak.


Sumber : Dirangkum dari Buku Modul Sejarah Kesetaraan paket B Kelas VII tahun 2011
Sumber Gambar : Google

SEJARAH REVOLUSI INDUSTRI DI INGGRIS

Warga belajar dan siswa--sekalian, Tahukah kalian artinya Revolusi Industri? kapan dan dimana terjadinya? Mengapa terjadi Revolusi Industri? Apa pengaruh Revolusi Industri terhadap daerah jajahan Inggris?

Untuk mengetahui jawaban dari semua pertanyaan di atas, dalam kegiatan ini akan diuraikan secara jelas berkaitan dengan revolusi Industri di Inggris tersebut.

1. Arti Revolusi Industri
Adanya penemuan-penemuan daerah baru dan berkembangnya ilmu pengetahuan serta teknologi, seorang sarjana bangsa Skotlandia bernama James Watt pada tahun 1769 berhasil menciptakan mesin uap. Penemuan ini merupakan awal lahirnya Revolusi Industri yaitu adanya perubahan atau pergantian di bidang usaha produksi dan tenaga hewan dan tenaga manusia ke tenaga mesin uap.

2. Sebab Terjadinya Revolusi Industri

Revolusi Industri yang terjadi di Inggis tahun 1769 tidak muncul dengan tiba-tiba, tetapi didahului oleh peristiwa-peristiwa antara lain Revolusi Agraria. Pada saat Revolusi Agraria golongan bangsawan yang merupakan tuan tanah di Inggris mengubah tanah pertanian dan perkebunan gandum menjadi daerah peternakan domba. Mereka tertarik untuk berusaha di bidang peternakan domba karena pada waktu itu permintaan bahan baku untuk industri kain wol dan laken meningkat, baik dari Itali maupun dari dalam negeri Inggris sendiri.

Pengaturan kembali tanah pertanian dan perkebunan menjadi peternakan domba tersebut menyebabkan Rakyat kehilangan lapangan pekerjaan dari mata pencaharian sebagai petani. Sehingga banyak pengangguran di pedesaan. Akibat dari perubahan tersebut kehidupan mereka menjadi miskin. Keadaan ini mendorong timbulnya urbanisasi, yaitu pindahnya penduduk ke kota. Mereka bekerja di industri-industri, pertambangan batu bara, besi dan baja. Upah mereka sangat rendah sehingga rakyat umumnya tetap miskin. Keuntungan hanya dinikmati oleh kaum bangsawan atau tuan tanah. Bahkan pemilik modal yang menguasai industri lebih suka mempergunakan tenaga kerja wanita dan anak-anak karena upah mereka lebih rendah. Mereka diharuskan bekerja dalam waktu yang lama, bahkan kadang-kadang selama 12 jam hingga 15 jam sehari. Keadaan mereka sangat menyedihkan.

Disamping Revolusi Agraria yang menjadi faktor pendorong munculnya Revolusi Industri di Inggris, terdapat pula faktor-faktor lainnya yang berkaitan, antara lain:
a. Kekayaan alam Inggris yang berlimpah terutama biji besi, baja dan batu bara yang diperlukan bagi perkembangan industri
b. Adanya koloni Inggris yang luas sebagai tempat pemasaran hasil produksi dan tempat-tempat pengolahan bahan baku mentah.

Sejak ditemukan masin uap dan digunakan dalam pabrik tekstil di Inggris membuat produksi menjadi berlibat ganda. Keadaan ini menyebabkan makin meningkatnya kebutuhan bahan baku/bahan mentah seperti mentah seperti kapas, bulu domba dan sebagainya.

Peningkatan produksi tekstil ini mendorong Inggris untuk mencari daerah pemasaran hasil dan daerah penghasil bahan baku ke daerah yang baru.


3 Revolusi Industri dan Pengaruhnya terhadap Perluasan Daerah Koloni Inggris

Revolusi Industri yang terjadi di Inggris tidak hanya berpengaruh terhadap perubahan dan perkembangan bidang industri di dalam negeri Inggris sendiri, tetapi berpengaruh pula terhadap daerah yang menjadi koloni Inggris.

Industrialisasi secara besar-besaran sangat memerlukan bahan baku yang tidak sedikit jumlahnya. Bahan baku yang banyak untuk mendukung keperluan Industri ini tidak mungkin hanya dapat dipenuhi dari sumber-sumber yang terdapat di dalam negeri Inggris sendiri, tetapi perlu didatangkan dari luar.



Demikian pula hasil-hasil industri yang berlimpah diperlukan pemasaran yang luas. Keadaan ini mendorong Inggris untuk melakukan politik imperialisme modern atau imperialisme industri. Imperialisme industri ini didukung oleh adanya perkembangan industri. Sasaran untuk memproleh pemasaran dan pemenuhan kebutuhan bahan baku/bahan mentah diperoleh dari daerah-daerah jajahan.

Tujuan Imperialime Industri
a. Mencari Pemasaran
Industri secara besar-besaran menghasilkan barang sebagai produksi yang cukup banyak. Produksi yang melimpah, perlu diusahakan pemasarannya. Pada mulanya pemasaran dilakukan dalam negeri, kemudian dilakukan antarnegara industri. Ketika industri semakin berkembang pesat dan barang-barang produksi terus bertambah, maka perlu dicari tempat pemasaran lain, yaitu di daerah jajahan. Dengan demikian daerah-daerah jajahan dijadikan sebagai tempat pemasaran.

b. Mencari bahan baku / bahan mentah
Negara industri seperti halnya Inggris mempunyai sumber batu bara dan besi untuk membuat mesin-mesin, tetapi mereka tidak mempunyai bahan baku lain. Salah satu bahan baku yang digunakan adalah kapas, sebagai bahan baku untuk membuat tekstil. Karena itu untuk mendapatkan bahan baku tersebut, mereka perlu mencari tempat lain terutama di daerah-daerah koloninya diambil hasil berupa bahan baku sebanyak-banyaknya.

c. Tenaga yang murah

Dengan digunakan mesin-mesin. Penggunaan tenaga manusia makin berkuran. Banyak barang yang dahulu dikerjakan oleh tukang yang ahli kini cukup dikerjakan oleh sembarang orang, bahkan anak-anak. Barang-barang suda dibuat oleh mesin, sedangkan tenaga manusia dipakai untuk menjalankan mesin, akibatnya tenaga buruh menjadi murah. Tenaga murah ini tidak hanya berlaku di dalam negeri Inggris sendiri, tetapi juga daerah koloni Inggris, meliputi Asia dan Afrika.

Politik imperialisme Inggris mencapai puncak kejayaannya pada masa Pemerintah Ratu Vicotria (1837-1901). Ia adalah Ratu yang paling lama berkuasa di Inggris dibandingkan dengan Raja Inggris lainnya. Revolusi Industri yang berawal di Inggris akhirnya meluas ke negara-negara lain di Eropa dan Amerika. hal ini membawa pengaruh dan perubahan kehidupan dalam masyarakat baik dalam bidang perekonomian, sosial budaya maupun bidang kenegaraan lainnya.

Kata-kata Penting:

Revolusi         : Proses perubahan/pergantian yang terjadi secara cepat
Kolonisator     : Negara Penjajah
Koloni             : Tanah/tidak terbatas
Absolut           : Mutlak/tidak terbatas
Demokrasi      : kekuasaan/kedaulatan ditangan rakyat
Imperialisme   : Perluasan kekuasaan/ daerah jajahan
Industrialisasi : Pendirian/pengembangan industri secara besar-besaran.

 - -
Baca Juga :
- Sejarah Revolusi Perancis di sini !!
- Sejarah Revolusi Amerika di sini !!

Sumber: Dirangkum dari buku Modul Sejarah kesetaraan Paket B Kelas VII tahun 2011.
Gambar : Google    

SEJARAH REVOLUSI PERANCIS 1789

Secara umum Revolusi Perancis yang terjadi pada tanggal 14 Juli 1789 berbeda dengan Revolusi Amerika yang terjadi sekitar tahun 1776 di Amerika. Revolusi Amerika sasarannya kepada bangsa penjajah, yaitu perlawanan rakyat Amerika terhadap penguasa Inggris. Sedangkan Revolusi Prancis merupakan perubahan pada bidang pemerintahan.

1. Pengertian Revolusi Perancis
Revolusi Perancis adalah proses perubahan yang terjadi di bidang pemerintahan atau ketatanegaraan dan Kemasyarakatan yang terjadi di Perancis.

Di bidang Pemerintahan, terjadi perubahan kekuasaan dari seorang Raja yang bersifat absolut menjadi pemerintah Demokrasi yang Undang-undang Dasar serta memiliki Dewan Perwakilan Rakyat. Di bidang kemasyarakatan, masyarakat yang terdiri atas golongan yang tidak memiliki hak sama sekali berubah menjadi suatu masyarakat yang memiliki hak yang sama.

Pada waktu terjadi Revolusi Perancis, pemerintah di Perancis di bawah kekuasaan Raja bernama Louis IV.

2. Sebab-sebab terjadinya Revolusi Perancis

Revolusi Perancis tidak terjadi dengan tiba-tiba, tetapi dilatarbelakangi oleh adanya peristiwa-peristiwa baik yang terjadi di dalam negeri Perancis sendiri maupun di luar negeri seperti Revolusi yang tejadi di Amerika.

adapun sebab-sebab terjadinya Revolusi Perancis antara lain :
a. Adanya pemborosan dalam penggunaan keuangan negara yang dilakukan oleh Raja dan bangsawan untuk kepentingan dan kesenangan pribadi.
b. Adanya pengaruh dari luar, yaitu keberhasilan revolusi rakyat Amerika untuk menentang ketidak adilan dan penindasan oleh penjajah Inggris
c. Usaha Lafayette dalam mengobarkan semangat serta cita-cita perang kemerdekaan Amerika guna mendapatkan kemerdekaan, kebangsaan dan persamaan.

3. Penyerbuan Rakyat ke Penjara Bastile

Pada tanggal 14 Juli 1989 di Perancis terjadi suatu peristiwa besar dimana Rakyat Perancis menyerbu penjara Bastile. Mereka berhasil menguasai tempat tersebut, dan membebaskan para tahanan serta merampas senjata-senjata yang disimpan di dalam penjara Bastile. Penjara Bstile merupakan lambang kekuasaan Raja Perancis pada saat itu, namun sangat dibenci oleh Rakyat, tempat ini dijadikan sebagai tempat tahanan para pemimpin Rakyat yang dianggap menentang kekuasaan Raja. Selain sebagai tempat tahanan penjara Bastile berfungsi sebagai benteng yang didalamnya dijadikan pula tempat menyimpan persenjataan Raja.

Revolusi Rakyat Perancis yang ditandai dengan peristiwa penyerbuan ke penjara Bastile nampaknya makin  meluas. Rakyat yang marah membakar istana para bangsawan yang dianggap setia kepada Raja.

Penyerbuan ke penjara Bastile sebagai pelampiasan kemarahan Rakyat disebabkan antara lain:
  • Rakyat sudah sangat tertekan dan menderita karena tindakan sewenang-wenang dari Raja
  • Tersiar berita-berita yang didengar Rakyat bahwa Raja sedang menghimpun kekuatan tentaranya untuk menumpas revolusi atau gerakan Rakyat.
  • Rakyat merasa perlu untuk melindungi diri dari kemungkinan tindakan Raja, Rakyat snagat membutuhkan senjata, sedangkan senjata tersimpan di penjara Bastile.

4. Semboyan Revolusi Perancis

Revolusi sebuah  negara biasanya memiliki semboyan. Dalam Revolusi Perancis dikenal semboyan yang berbunyi "Liberte, Egalite, Fraternite" yang berarti "Kebebasan, Persamaan, Persaudaraan".

Kebebasan, merupakan suatu asas yang menjadi ciri kehidupan masyarakat kota yang menghendaki adanya kebebasan dan kemerdekaan. kebebasan ini merupakan pula cita-cita kaum bangsawan kota, kaum pengusaha, dan pedagang.

Persamaan, adanya suatu asas yang tidak membeda-bedakan warga negara dalam hukum dan pemerintah. Rakyat menghendaki sistem demokrasi, dimana setiap warga negara memiliki kedudukan hukum yang sama dalam Pemerintah.

Oleh karena itu asas ini dituangkan di dalam piagam pernyataan tentang hak-hak manusia dan warga yang disusun pada tanggal 27 Agustus 1789, antara lain disebutkan :
  • Manusia dilahirkan bebas dan memiliki hak-hak yang sama
  • Hak yang dimiliki oleh warga negara adalah hak kemerdekaan, hak milik, hak perlindungan diri, dan hak untuk menentang penindasan.
  • Kedaulatan sepenuhnya berada ditangan Rakyat.

Persaudaraan adalah suatua azas yang mendasari persatuan kebebasan atau nasionalime. Asas persaudaraan sesama manusia selanjutnya berkembang menjadi asas Internasionalisme yang menjunjung tinggi asas persamaan dan kemerdekaan.

Semboyang Revolusi Perancis tentang Persamaan yang diwujudkan dalam Piagam pernyataan hak-hak kemanusiaan menjadi sesuatu yang penting. Karenanya pada tanggal 10 Desember 1948 oleh PBB hak-hak manusia tersebut ditetapkan sebagai "Universal Declaration of Human Right". 

- -

Baca juga :
- Sejarah Revolusi Amerika, di sini !!
- Sejarah Revolusi Industri di Inggris, di sini !! 
 

Sumber: Dirangkum dari Buku modul sejarah Paket B kelas VII tahun 2011

Sumber Gambar: Google

GURU HONORER PENERIMA TUNJANGAN FUNGSIONAL (GBPNS) 2015

Para guru yang masih bersetatus sebagai pegawai honorer dapat berbesar hati, karena pemerintah telah memperhatikan dengan seksama kondisi para guru yang telah mengabdi dengan sungguh-sungguh tetapi belum bisa diangkat sebagai PNS. Bantuan dan perhatian ini diberikan dalam bentuk tunjangan fungsional (STF) 2015, yang memiliki kualitas hampir setara dengan guru-guru yang telah PNS.

Program Subsidi Tunjangan Fungsional (STF) atau sering disebut Tunjangan Fungsional Guru (TFG) adalah merupakan program pemberian subsidi kepada guru bukan pegawai negeri sipil (GBPNS) yang bertugas di satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah.

Baik itu pemerintah pusat dan daerah, dan masyarakat yang melaksanakan tugas mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

Tunjangan Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) 2015

Guru bukan pegawai negeri sipil (GBPNS) adalah guru pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Syarat Kriteria Guru Non PNS Mendapatkan Tunjangan Fungsional Guru
Program STF yang diberikan kepada GBPNS bersifat berkelanjutan sampai tahun 2015 sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Program Pemberian Kesetaraan Bagi Guru Bukan PNS (GBPNS)
Tahun 2010 dan 2011 Kemendikbud telah meluncurkan program pemberian kesetaraan bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil ini, yang waktu itu diberi nama program inpassing.

Melalui program inpassing ini GBPNS bisa mendapatkan SK inpassing yang isinya menyatakan pangkat dan golongan guru bersangkutan, seperti yang dimiliki guru PNS.

Dengan memiliki SK inpassing ini GBPNS diakui memiliki "status" dan "hak" yang sama dengan guru PNS, misalnya GBPNS yang memiliki SK bisa mendapatkan Tunjangan Profesi sebesar gaji pokok sesuai pangkat dan gologan yang tertera pada SK. Melalui program inpassing sekitar 60 ribu guru mendapatkan SK inpassing.

Pada tahun 2012 program inpassing ini vakum. Kemudian Kemendikbud dituntut melanjutkan kembali program penyetaraan pengganti inpassing per Januari 2013, namun karena alasan tidak ada GBPNS yang mendaftar dan perlu diamandemen peraturannya maka program penyetaraan ditunda.

Keseriusan penanganan program penyetaraan GBPNS ini sudah seyogyanya disambut positif khususnya oleh GBPNS dan juga oleh pihak sekolah, yayasan dan dinas pendidikan kabupaten / kota.

Para guru yang sudah mendapatkan nomor urut atau apalagi nomor berkas harus secara proaktif menyiapkan dokumen – dokumen yang dipersyaratkan.

Sementara pihak sekolah dalam hal ini terutama kepala sekolah hendaknya sigap membantu memperlancar kesiapan berkas dokumen yang diperlukan guru, begitu pun pihak yayasan sebaiknya mempelajari dan beradaptasi terhadap fenomena pemberkasan program penyetaraan ini.

Paling tidak segera merapikan pengadministrasian guru – guru yang berada di yayasannya. Dengan kembalinya diadakan Program penyetaraan ini, Dinas Pendidikan Kota atau Kabupaten berkesempatan menunjukkan pelayanan terbaiknya terhadap guru – guru bukan PNS.

Mulai dari sosialisasi mekanismenya, melayani legalisasi dan pembimbingan baik terhadap GBPNS langsung ataupun melalui kepala sekolah. Sehingga semua sekolah swasta dan guru – gurunya mendapatkan informasi dan layanan yang tepat sesuai yang dibutuhkan.

Kriteria Guru Penerima Subsidi Tunjangan Fungsional

Subsidi Tunjangan Fungsional diberikan kepada guru bukan PNS pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan, tak hanya STF atau subsidi Tunjangan Fungsional namun Guru Non PNS akan diberikan kesetaraan jabatan dan pangkat yang dimilikinya saat ini.

Kriteria Guru Penerima Subsidi Tunjangan Fungsional
Berikut ini adalah beberapa syarat kriteria guru non pns penerima dan untuk mendapatkan subsidi tunjangan fungsional tahun 2015 yang mana hal ini masih mengacu pada syarat dan kriteria penerima subsidi tunjangan fungsional guru non pns, guru honorer, guru swasta 2014 antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Guru bukan pegawai negeri sipil (GBPNS) pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat yang dibuktikan dengan Surat Keputusan yang diterbitkan oleh penyelenggara pendidikan.
  2. Memiliki masa kerja sebagai guru secara terus menerus sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun dengan ketentuan, terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Januari 2006 secara terus menerus bagi GBPNS yang bertugas di se satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat, dibuktikan dengan surat keputusan pengangkatan pertama sebagai guru.
  3. Memenuhi kewajiban melaksanakan tugas minimal 24 jam tatap muka per minggu bagi guru yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Pembagian Tugas Mengajar oleh Kepala Satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat atau ekuivalen dengan 24 jam tatap muka per minggu setelah mendapat persetujuan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
  4. Guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala satuan pendidikan mengajar minimal enam (6) jam tatap muka per minggu atau membimbing 40 (empat puluh) peserta didik bagi kepala satuan pendidikan yang berasal dari guru bimbingan dan konseling/konselor.
  5. Guru yang mendapat tugas tambahan sebagai wakil kepala satuan pendidikan mengajar minimal dua belas (12) jam tatap muka per minggu atau membimbing delapan puluh (80) peserta didik bagi wakil kepala satuan pendidikan yang berasal dari guru bimbingan dan konseling/konselor.
  6. Guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala perpustakaan, kepala laboratorium, kepala bengkel, kepala unit produksi mengajar minimal dua belas (12) jam tatap muka per minggu.
  7. Guru yang bertugas sebagai guru Bimbingan Konseling paling sedikit mengampu seratus lima puluh (150) peserta didik pada satu atau lebih satuan pendidikan.
  8. Guru yang bertugas sebagai guru pembimbing khusus pada satuan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan inklusi atau pendidikan terpadu paling sedikit enam (6) jam tatap muka per minggu.
  9. Guru yang bertugas sebagai guru pada satuan pendidikan khusus seperti pada daerah perbatasan, terluar, terpencil, atau terbelakang, masyarakat adat yang terpencil, dan atau mengalami bencana alam, bencana sosial, dan tidak mampu dari segi ekonomi.
  10. Guru yang berkeahlian khusus yang diperlukan untuk mengajar mata pelajaran atau program keahlian sesuai dengan latar belakang keahlian langka yang terkait dengan budaya Indonesia.
  11. Guru yang tidak dapat diberi tugas pada satuan pendidikan lain untuk mengajar sesuai dengan kompetensinya dengan alasan kesulitan akses dibandingkan dengan jarak dan waktu.
  12. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK).
  13. Memiliki nomor rekening tabungan yang masih aktif atas nama penerima STF.
  14. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik.
Demikian tentang tunjangan fungsional Guru Honorer 2015 semoga bermanfaat. terimakasih.

PROSES SOSIALISASI PADA MASYARAKAT INDONESIA

Pengertian
Setiap keluarga mempunyai pola pengasuhan yang berbeda-beda dalam rangka proses sosialisasi antara orang tua dan anak atau sebaliknya. Coba kita perhatikan gambar atau perhatikan di lingkungan keluarga di sekitar kita, bagaimana orangtua anda mengasuh putra-putrinya! Pola pengasuhan di setiap keluarga sudah dimulai dari sejak bayi dalam kandungan atau sejak manusia dilahirkan. Pola pengasuhan tidak terlepas dari pengaruh budaya orangtua. Kebiasaan-kebiasaan yang selalu ditanamkan dalam keluarga itu biasanya merupakan pewarisan nilai budaya dari generasi satu ke generasi berikutnya. Hal ini bertujuan agar anggota keluarga atau anggota suatu kelompok dalam masyarakat dapat bersikap dan berperilaku sesuai dengan kebiasaan yang dianut oleh generasi sebelumnya.

Penanaman atau proses belajar tentang kebiasaan-kebiasaan yang terdapat dalam suatu kelompok atau masyarakat disebut sosialisasi. Artinya, sosialisasi adalah sebuah proses penanaman atau pengalihan kebiasaan, aturan, atau nilai-nilai dari satu generasi ke generasi lainnya dalam suatu kelompok atau masyarakat. Pengertian lain menyatakan bahwa sosialisasi adalan proses belajar mengenai pola-pola tindakan interaksi dalam masyarakat sesuai dengan peranan masing-masing individu. Dalam proses sosialisasi, individu mengetahui  dan menjalankan hak dan kewajibannya berdasarkan perannya. Proses sosialisasi pada umumnya ditentukan oleh kebudayaan suatu masyarakat.

Dengan demikian, sosialisasi bertujuan untuk :
  1. Memberikan keterampilan kepada seseorang agar dapat hidup bermasyarakat
  2. Mengembangkan kemampuan seseorang agar dapat berkomunikasi secara efektif
  3. Membuat seseorang mampu mengembalikan fungsi-fungsi organik melalui latihan intropeksi yang tepat
  4. Menanamkan nilai-nilai dan kepercayaan kepada seseorang yang mempunyai tugas pokok dalam masyarakat.
Bagaimana orang tua kita mendidik kita tentang cara menghormati mereka? mungkin orangtua kita mencontoh nenek atau kakek pada saat mendidik orang tua kita dulu.

Cara pengasuhan anak akan mempengaruhi kepribadian anak itu pada masa-masa kemudian. Cara pengasuhan anak berbeda-beda antara suku bangsa yang satu dengan suku bangsa yang lain.

Perhatikan contoh cara pengasuhan Anak di daerah-daerah Nusantara ini;

1. Pengasuhan Anak Masyarakat Minangkabau

Kita ambil contoh masyarakat Minangkabau dalam cara pengasuhan anak. Masyarakat Minangkabau jaman dulu mempunyai tradisi bahwa anak laki-laki tidur di rumah sejak usia tujuh sampai delapan tahun. Mereka tidur di Surau atau di Langgar tempat mereka mengaji. Setelah sholat Maghrib, mereka mengaji Al-Qur'an sampai menjelang Isya kemudian dilanjutkan sholat Isya. Sesudah sholat Isya, mereka belajar adat-istiadat dan aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh setiap orang.

Selain itu, mereka juga belajar bela diri silat menjelang tengah malam. Dari contoh di atas, dapat disimpulkan bahwa pola pengasuhan anak keluarga Minangkabau adalah dari lahir sampai umur tujuh tahun sepenuhnya diasuh oleh ibu. Setelah usia itu mereka juga belajar mengaji dan ilmu, serta adat istiadat di Surau atau langgar selain tentunya mereka bersekolah.

Untuk membuka wawasan kita mengenai cara pengasuhan anak masyarakat tradisional di Indonesia, di bawah ini dapat kita cermati bagaimana cara mengasuh anak di masyarakat Jawa.

2. Pengasuhan anak masyarakat Jawa
Dikalangan masyarakat jawa dikenal istilah mendhem jero, mikul dhuwur, artinya setiap anak dididik agar selalu berbakti kepada orangtua dan membawa nama baik orangtua serta semua keluarga. Pola pengasuhan anak dimulai dari lima tahun pertama, orangtua memperlakukan anak sebagai layaknya seorang putra raja. Setelah itu, mereka dilatih untuk membantu tugas-tugas pekerjaan di rumah. Usia 16 tahun ke atas diperlakukan sebagai teman. Keteladanan orang tua adalah sebagai anutan sang anak, sesuai dengan petuah ing arsa asung tulada. Petuah itu mempunyai arti orangtua harus memberikan teladan. Inti dari pendidikan anak yang telah dewasa adalah rendah hati, ramah tamah, sopan, hormat kepada yang lebih tua. Selain itu, masyarakat Jawa menekankan pada anak untuk selalu hidup prihatin. Hidup prihatin berarti membiasakan hidup tidak bermewah-mewah, belajar atau bekerja keras dan selalu disiplin. Hidup selalu berwatak sosial, tolong menolong kepada sesama dengan tulus ikhlas.

Masyarakat lain tentunya mempunyai pola pengasuhan anak yang berbeda-beda sesuai dengan budaya masyarakat itu. Meskipun berbeda, pada dasarnya pola pengasuhan atau proses sosialisasi ini merupakan wadah pembentukan watak, kepribadian, dan budi pekerti yang diharapkan dapat membentuk anak berprilaku sesuai dengan norma atau nilai yang dianut oleh masyarakat setempat.

Cara pengasuhan anak pada masyarakat tertentu kadangkala diungkapkan dengan memakai upacara adat. Misalnya, upacara adat masyarakat Jawa seperti selamatan selapanan, selamatan sunatan, tedak siten, dan sebagainya. Upacara adat itu mempunyai makna masing-masing, yang intinya merupakan ungkapan bahwa semua perencanaan, tindakan dan perbuatan diatur oleh budaya.


Sumber : Modul belajar Kesetaraan Paket C kelas X tahun 2012 

MATERI BAHASA INGGRIS TENTANG GEOGRAFI (THE GEOGRAPHY) THE INDONESIA ARCHIPELAGO

Warga belajar dan siswa--sekalian, pada mata pelajaran Bahasa Inggris berikut ini kita akan mempelajari tentang Wacana "The Indonesia Archipelago".

Wacana "The Indonesia Archipelago"

Di dalam kegiatan ini anda akan mempelajari tentang pulau-pulau terbesar di Indonesia dan letak geografis kepulauan Indonesia.

Anda akan bersama-sama membaca teks tentang Kepulauan Indonesia dengan segala keunikannya sehingga menambah wawasan anda tentang alam Indonesia, baik tentang pulau-pulaunya maupun tentang letak Indonesia yang strategis antara dua benua dan dua samudra. Hal ini ternyata menarik banyak orang dari negara tetangga untuk datang berkunjung ke negara tercinta Indonesia. Karena itu mari lebih bersemangat untuk menekuni pelajaran bahasa Inggris. Tentu saja untuk menyambut para pelancong from another country perlu keterampilan berbahasa Inggris karena bahasa Inggris bahasa Internasional.

Bagaimana warga belajar sekalian, siap untuk belajar? yang kesulitan silakan nanti mohon bimbingan pada tutor Bahasa Inggrisnya.

Pada awal teks bacaan ini terdapat map (=peta) Indonesia Nah, coba anda tunjukan di bagian mana anda berada? In the west? In the east? Or in the center? Tapi jangan lupa dimanapun anda berada, apapun suku dan budaya Anda, kita mewujudkan Unity in Diversity. Anda adalah an Indonesian, yang mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara lain baik di kota-kota besar ataupun di desa-desa.

Nah, untuk jelasnya tentang Indonesia. "let's read the text carefully!"


Gambar: Peta Indonesia

The Indonesian Archipelago is the largest group of island in the world. It extends between two contionents, Asia and Australia. It also lies between two oceans the Samudra Indonesia and the Pacific Ocean.

Indonesia's 13,667 Islands stretch 5, 120 kilometres from east to west and 1,770 kilometres, from north to south. The five main islands are Sumatera, Java, Kalimantan, Sulawesi and Irian Jaya.

Indonesia has a land area of 1,904,345 square kilometres. More than half of it is forested land and 3 large part is mountainous, with 15 of the mountains still volcanically active. One of history's greatest volcanic eruption, which kill thousand of people, occured in 1883 on the island of Karakatau, which lies between Java and Sumatra.

Indonesia is one of the most populous countries in the world. Its total population is 180 million. More than 60% of the population live on the island of Java. The Indonesian population consists of more than 300 ethnic groups which speak 500 different languages, but most of them understand the national language, Bahasa Indonesia. The Indonesian gevernment's campaign to popularize Bahasa Indonesia at present can be seen through signs in public places and varous offices which say "Use good Bahasa Indonesia correctly". Indonesia's motto "Bhinneka tunggal Ika", which means Unity ind Diversity, symbolizes the unity of the people in spite of their different ethnic and cultural origins.

* * *

Nah Bagaimana? Apakah kalian mengerti dengna isi bacaan di atas? jika belum paham jangan segan-segan untuk bertanya pada tutor Anda. Nah, untuk pengucapan dan arti kata-kata terdapat dalam bacaan di atas anda dapat dibantu tutor untuk pengucapan kata-kata sebagai berikut :

1. North West, North East, west, East, South West, South, South East.

2. Extend = Terbentang
3. Land   = Daratan
4. Forest = Hutan
5. Forested = Berhutan
6. Large = Luas
7. Great = Besar
8. Volcano = Gunung berapi
9. Volcanic = Berkenaan dengan gunung api
10 Cultura = kebudayaan
11 Culture = Budaya
12 Origin = Asal usul
13.Ethnic = Suku Bangsa
14.Kill  = Membunuh
15.In spite of = kendatipun
16.Most of = Sebagian besar dari

Kalau begitu untuk mendapatkan informasi dari teks, please do these exercise below.


Latihan 1

Write True of False beside each sentence !
1. (T - F) Indonesia consists of five large islands.
2. (T - F) The Indonesian archipelago covers a land area of 1,904,345 square miles
3. (T - F) A lot of people died during the Karakatau eruptions.
4. (T - F) There are 15 active volcanoes in Indonesia
5. (T - F) The different ethnic groups in Indonesia have different languagess and cultures.
6. (T - F) It in line one (of the reading text) refers to (=mengacu kepada) The Indonesian Archipelago.

have you finished the exercises?
If you have finished pleased check your answer at page 15 How many mistakes do you have? No, mistake. It's very good. I know that you are a clever student, aren't you?.


Latihan 2

Untuk lebih memantapkan tentang isi bacaan di atas, dalam waktu 10 menit anda baca lagi teks tersebut.

Reading skill benar-benar diuntamakan dalam kegiatan ini seperti dalam latihan-latihan ini pun masih tentang reading. Untuk memantapkan kemampuan membaca anda please answer these questions below! You can do in pairs or in a group. Before you answer, please try to understand the meaning of all the questions.
  1. Mentions the five main islands in Indonesia
  2. What are the names of the continents of the Indonesian Archipelago?
  3. How many Islands does the Indonesian Archipelago consist of?
  4. How many languages are there in Indonesia?
  5. Why is Bahasa Indonesia important for the Indonesian?
  6. Where is the island of Krakatau?
  7. What happened on Karakatau island about 100 years ago?
  8. What does them in line 16 (of the text) refer to?

Carilah informasi dari dalam bacaan The Indonesian Archipelago untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan. Kalau sudah lihatlah kunci jawaban di halaman belakang. Betulkah jawaban anda? Begitulah melalui kegiatan membaca, anda akan mendapatkan informasi dari bacaan untuk dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tertentu saja berhubungan dengan isi bacaan tersebut.

Latihan 3

Please complete these sentences using suitable words form the list above!
  1. Indonesia is .... this means that the .... is the head of the country.
  2. The President chooses a group of ... called a ... to help him.
  3. Usually, each minister is the head of a ....
  4. Our ... defend our nation from other nations
  5. The .... protect us from bad people in our country
  6. Every one of us must do his ... to help the gevernment.
  7. The members of the Indonesian ... are the representatives (=wakil) of the Indonesia people.

Example number one:

Indonesia is Republic. This means that the President is the head of the country.

For this exercise please do it in your group or in pairs, if you have already finished to complete all of the sentences, you may check your answer with the key.


Tugas :

Kita akan melatih keterampilan dan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan question and answer tentang kependudukan. Silakan kalian pilih pasangan (teman sebangku boleh!) lalu lakukan percakapan dan pertanyaan mengenai lingkungan di tempat tinggal teman anda, dengan mengacu pada contoh soal dibawah ini. Apa bila kalian mengalami kesulitan kalian bisa bertanya pada tutor Bahasa Inggrisnya.

1. How many family member do you have? (=berapa banyak anggota keluarga anda?)
Contoh jawaban: I have three family members (=saya mempunyai 3 anggota keluarga).
They are two brothers and one sister.
2. Is your village as big as Bogor? (=apakah desa anda sebesar bogor?)
3. How big is your village? (=seberapa besar desa anda?)
4. Do you know where Jakarta is? (=tahukah anda di mana Jakarta berada?)
5. What work do most of the people in your village do?
6. Do many people leave the village? (=banyakkah yang meninggalkan desa?)
7. What do most of plant grow? (=tanaman apakah yang paling banyak tumbuh?)
8. Do most of them have their own houses? (=apakah kebanyakan mereka mempunyai rumah sendiri?)

Mungkin lebih mudah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut berdasarkan the real situation. Bertanyalah kepada tutor anda bila anda mendapat kesulitan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas.

Demikian pelajaran Bahasa Inggris tentang wacana "The Indonesia Archipelago", semoga bermanfaat. Selamat belajar.

PENEMUAN PELANET BARU MIRIP BUMI - BEROKSIGEN

Para warga belajar dan siswa--sekalian, Para ahli dan antariksawan telah menemukan tujuh planet yang memiliki posisi terdekat dengan Sistem Tata Surya. Tiga di antaranya diklaim dan diyakini mampu untuk mendukung kehidupan yang lengkap seperti di Bumi.

Dari ketiga planet tersebut, ada planet yang paling mampu mendukung kehidupan. Diberi nama Gliese 667C, mengorbit di dekat rasi bintang Scorpius, jaraknya kurang lebih sekitar 20 tahun cahaya dari Bumi.

Daily Mail melansir, 30 Juni 2013, para astronom percaya bahwa planet tersebut adalah zona habitat yang layak bagi manusia. Itu terlihat dari orbitnya yang lumayan jauh dari pusat Tata Surya atau matahari, sehingga diperkirakan memiliki suhu sejuk, bahkan sangat dingin, dan diduga mempunyai kandungan air. Posisi Gliese 667C sangat dekat dengan dua planet lainnya, sehingga ketika malam hari, dua planet lainnya diduga akan tampak seperti bulan purnama.

Sebelumnya, menurut Guillem Anglada Escuda, dari University of Gottingen, Jerman, para ilmuwan tidak mendapat sinyal keberadaan planet Gliese 667C dalam data-data pemantauan.

"Setelah memeriksa kembali data-data tersebut dan melakukan pemantauan baru, hasilnya positif, kami mendeteksi tanda-tanda keberadaan tentang planet itu," kata Escuda.

Escuda menambahkan, planet Gliese 667C memiliki ukuran lebih kecil dari Bumi. Sedangkan, posisi Gliese 667C yang jauh dari pusat tata surya mengakibatkan cahaya di planet itu menjadi redup dan bercuaca dingin.

"Bumi mengelilingi matahari dengan jarak yang dekat sehingga membuat cuacanya panas. Tapi, Gliese 667C tidak mengorbit dekat dengan matahari, cuacanya akan lebih sejuk," tambahnya.

Perburuan planet

Sementara itu, Rory Barnes, ilmuwan dari University of Washington, AS, mengatakan dari tujuh planet yang ditemukan, manusia harus segera menemukan planet lain mana yang benar-benar layak huni."Meskipun ukuran planet Gliese 667C terlalu kecil ketika dilihat dari teleskop, tapi planet itu memiliki gravitasi terhadap planet-planet lainnya," kata Barnes.

Barnes menuturkan, dengan ditemukannya gravitasi itu, maka para astronom dapat menghitung jarak orbit dan massa dari planet Gliese 667C. Temuan terbaru ini sudah diterbitkan oleh European Southern Observatory di Jurnal Astronomy & Astrophysics. 

Nah kira-kira bagaimana para warga belajar dan siswa sekalian, dapat menyebutkan planet apa saja yang bisa kalian temukan di antariksa. Belajar yang rajin ya..siapa tahu ada yang bisa jadi astronot nantinya.

Sumber : http://malambergadang.blogspot.com

SEJARAH REVOLUSI AMERIKA

Gambar:  Google
Warga belajar dan siswa--sekalian, Dalam pembahasan kita kali ini, pada mata pelajaran sejarah kita akan mempelajari peristiwa yang terjadi di benua Amerika, yaitu mengenai Revolusi yang terjadi di Amerika. Untuk lebih jelaskan mari kita simak uraian di bawah ini:

1. Amerika merupakan Koloni Inggris

Pada masa lalu, di Eropa ada 2 bangsa yang selalu berebut kekuasaan yaitu Inggris dan Prancis, Kedua bangsa ini dikenal sebagai kolonisator. Mereka saling berperang memperebutkan tanah jajahan, baik di India maupun di Amerika.

Di Benua Amerika, Inggris menduduki daerah pantai Timur dan mendirikan kota-kota seperti Boston, Saratoga, Philadephi, dan Washington. Prancis menguasai Canada (sebelah Utara) dan Lousiana (sebelah selatan). Sementara itu Florida di Ujung Selatan dikuasai Spanyol. Akibat persaingan dan perebutan daerah kekuasaan tersebut, perang antara Inggris dan Prancis tidak dapat dielakan. Perang antara Inggris dan Perancis ini berlangsung selama 7 tahun. Dalam peperangan ini Inggris sering terdesak, walaupun pada akhirnya Inggris berhasil memenangkan perang. Prancis kalam dalam peperangan dengan Inggris, maka Prancis harus menyerahkan Canada dan Lousiana kepada Inggris. Kemudian Spanyol menyerahkan pula Florida, sehingga seluruh Amerika bagian Utara dikuasai oleh Inggris. Pada saat itu Inggris menjadi penguasa terbesar.

Inggris sebagai negara penjajah berpendapat bahwa tanah jajahan sepenuhnya untuk kepentingan negara penjajah. Dalam peperang dengan Prancis, Inggris banyak sekali mengeluarkan biaya. Untuk menutupi biaya perang yang telah dikeluarkan ini, maka Inggris menetapkan beberapa macam pajak, misalnya pajak atas perangko, dan pajak atas teh. Rakyat Amerika bersedia membayar pajak tersebut dengan syarat, mereka diberi perwakilan dalam parlemen di London. Raja Inggris yang memerintah pada saat itu, yaitu George II, menolak permintaan Rakyat Amerika tersebut. Masing-masing pihak tidak ada kesepakatan sehingga terjadi ketegangan dan kerusuhan. Akhirnya Amerika memberontak terhadap penguasa Inggris.

2. Deklarasi Kemerdekaan Amerika

Rakyat Amerika tidak ingin terus menerus dijajah bangsa lain, yang menyebabkan Rakyat Amerika menderita dan sengsara. Pada tanggal 4 Juli 1776 para pemimpin Rakyat Amerika yag mewakili 13 negara bagian berkumpul di Philadephia lalu memproklamasikan kemerdekaannya. Naskah "Declaration of Independence" atau Pernyataan kemerdekaan, yang disusun oleh Thomas Jefferson. 

Naskah Deklarasi Kemerdekaan Amerika atau Declaration of Independence

Di dalam naskah tersebut dijamin hak Rakyat Amerika untuk mengatur pemerintahannya sendiri. Lahirnya Pernyataan Kemerdekaan itu merupakan perwujudan dari hak asasi manusia yang apda dasarnya kebebasan suatu bangsa untuk menentukan nasibnya sendiri. Hal ini berrarti bahwa penjajahan suatu bangsa terhadap bangsa lain yang berdaulat bertentangan dengan hak asasi manusia.

Akibat dicetuskannya kemerdekaan Amerika dan sikap Inggris yang ingin tetap berkuasa, maka sejak 4 Juli 1776 mulailah berlangsung Perang Kemerdekaan Amerika melawan Inggris. Dalam perang kemerdekaan ini, rakyat Amerika yang dipimpin oleh seorang panglima perang bernama George Washington. Selama berlangsung perang kemerdekaan Amerika, banyak orang Eropa yang bersimpati dan membantu Rakyat Ameria sebagai sukarelawan, antara lain Jenderal Lafeyette dari Prancis. Berkat kegigihan dan kecerdikan George Washingto dalam memimpin pasukan Amerika, maka paa tahun 1777 kota Saratoga berhasil dibebaskan dari penguasa Inggris. Perkembangan selanjutnya tentara Inggris mengalami lagi kekalahan besar hingga memperlihatnya kejatuhan Inggris di Yorktown. Inggris terus mengalami kekalahan dalam banyak pertempuran, sehingga Inggris bersedia berdamai dengan Amerika. Dalam perdamaian di Versailles tahun 1783. Inggris terpaksa harus mengakui kedaulatan Amerika. Berawal dari sinilah Amerika menjadi sebuah negara yang benar-benar merdeka dengan nama United State of Amerika (USA), dipimpin oleh George Washington, sebagai presiden pertama Amerika Serikat. Pada mulanya negara Amerika hanya terdiri dari 13 negara bagian.

 
3. Pemerintahan negara Amerika Serikat diatur berdasarkan Undang-undang Dasar Tahun 1787

Di dalam pembukaan Undang-undang Dasar tersebut dirumuskan tujuan negara (tujuan hidup) bangsa Amerika yang berbunyi "Kami Rakyat Amerika Serikat bertujuan untuk mengadakan persatuan yang lebih erat, menyusun pertahanan bersama, memajukan kesejateraan untuk kami sendiri dan keturunan kami, menetapkan dan menyusun Undang-undang Dasar Amerika Serikat".

Kekuasaan untuk membuat Undang-undang berada pada Dewan Perwakilan yang terdiri atas 2 unsur yaitu :
  1. House of Representatives ialah Dewan Perwakilan yang anggotanya dipilih oleh rakyat dalam pemilihan umum
  2. Senate ialah Dewan Perwakilan yang anggotanya terdiri atas utusan masing-masing negara (negara bagian) yang terdapat di dalam negara Amerika Serikat.
Kedua Dewan Perwakilan tersebut disebut Congres Dewan Perwakilan ini memiliki kekuasaan membuat Undang-undang tetapi presiden pun mempunyai hak Veto, artinya dapat menolak Undang-undang yang dibuat Dewan Perwakilan, apabila oleh Presiden dipandang bahwa Undang-undang tersebut merugikan Rakyat, dan mengancam/ mengganggu ketertiban.

Amerika Serikat sekarang terdiri dari 50 negara bagian. Negara Amerika Serikat merupakan negara serikat dan dipimpin seorang Presiden yang dipilih melalui pemilihan umum. Pusat pemerintahan dan sekaligus ibukota negara berada di kota Washington. Presiden bertempat tinggal di Istana White House (Gedung Putih).

Tanggal 4 Juli merupakan hari bersejarah bagi Rakyat Amerika. Oleh karena itu Rakyat Amerika memperingati hari kemerdekaannya pada setiap tanggal 4 Juli tersebut.



Baca Juga :

- Sejarah Revolusi Perancis, di sini !!
- Sejarah Revolusi Industri Inggris, di sini !!

Sumber : Buku Modul IPS Sejarah Kesetaraan Paket B Dirjendiklusepa 2011,   

Sumber Gambar : Google

KOTAK PENCARIAN