DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF INTERNET UNTUK REMAJA

Visiuniversal, Remaja dan Internet, kursus internet, Belajar Internet, browsing internet, dampak negatif-positif Internet bagi remaja.
Di era milenium ini, dimana semua serba digital. Internet sudah bukan barang baru lagi untuk remaja dan anak muda. Setiap remaja yang ada di Indonesia kecuali yang dipedalaman mungkin, sudah bisa dipastikan pernah mengenal dan berselancar dengan yang namanya internet.

Seperti kita ketahui secara teoritis, Internet adalah Kumpulan jaringan (worldwide collection of networks) yang mengkoneksikan berjuta-juta pelaku bisnis, pemerintahan, institusi pendidikan, individu dsb sehingga bisa saling komunikasi dan bertukar informasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia. Pada era digital sekarang media internet sangat berpengaruh penting dalam berbagai bidang kehidupan, tidak terkecuali kehidupan remaja, karena dengan adanya internet remaja juga dengan mudah mencari informasi yang sifatnya tidak terbatas yang area nya mencakup sistem global, sehingga memungkinkan kita dapat bertukar data, pesan, dokumen dalam hanya hitungan detik dengan situs-situs yang ada di seluruh belahan dunia ini.

Kenyataannya selain berdapak pada perubahan dan kemajuan global, internet secara langsung juga berdampak kepada perkembangan remaja dan anak muda diseluruh dunia. Berikut ini diantaranya dampak positif dan negatif internet untuk remaja dan anak muda :

Dampak Positif Internet (keuntungan)

Media untuk mencari informasi atau data seluruh dunia (Google, Yahoo, Detik, etc).
Media pertukaran data dengan menggunakan email (Gmail, Ymail, Hotmail, etc).
Ikut jejaring komunitas / Community (Friendster, Hi5, Facebook, LiveConnector, etc).
Menulis OnLine / Blog (WordPress, Blogspot, Blogger, etc).
Efisiensi waktu dan biaya (mencari / melamar / mengiklankan pekerjaan, etc).
Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju lokasi (internet banking, reservasi tiket, reservasi hotel, etc).
Bisa digunakan sebagai lahan informasi yang lengkap dan cepat untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain dari seluruh dunia.
Dapat melahirkan suasana yang menyenangkan dalam proses belajar.
Dengan bermain OnLine Game di rumah, anak-anak akan lebih sering di rumah.


Dampak Negatif Internet (kerugian)

Terbukanya akses negatif dari informasi dan konten buruk, materi yang berbau pornografi, kekerasan, kebencian, penipuan, perjudian, etc.
Mengurangi sifat sosial manusia dan meningkatkan individulisasi karena kecanduan internet tanpa batasan. (Browsing/Surfing, Community, Bloging, OnLine Game, etc).
Gangguan fisik dan perkembangan mental, seperti kecanduan game on line yang dapat menyita waktu dan hidup kita.
Ancaman kriminalitas yang meningkat melalui lahan cyber dan jejaring sosial, seperti penipuan, dan korban pemerkosaan remaja dari interaksi di FBnya.

Demikian dampak positif dan negatif Internet untuk remaja, semoga bermanfaat..Terimakasih.

Visiuniversal, Remaja dan Internet, kursus internet, Belajar Internet, browsing internet, dampak negatif-positif Internet bagi remaja. 

50 RESEP RAMUAN HERBAL MADU KESEHATAN

Banyak penelitan telah membuktikan bahwa madu adalah makanan yang paling baik untuk dikonsumsi manusia, dengan rutin meminum madu asli setiap hari, maka banyak penyakit dapat dicegah dan disembuhkan, karena dalam madu terkandung zat-zat dan nutrisi makanan yang sangat penting untuk tubuh manusia.

Dalam pemahaman Islam, Madu merupakan salah satu obat yang paling ampuh, madu adalah obat yang direkomendasikan oleh Allah SWT langsung. Dalam Al-Qur'an dijelaskan ;

"Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia". (QS. An - Nahl 69)

Berikut ini kumpulan Resep Ramuan Herbal dengan Madu untuk kesehatan dan kesembuhan berbagai macam penyakit;

1. Cara Mengobati Flu dengan Madu
1 Gelas Jus lemon
2 Sendok makan madu
1 Gelas susu hangat
* Minum 2 - 3 kali sehari dan istirahat yang cukup

2. Cara Mengobati Batuk dengan Madu
5 Sendok makan madu
Perasan 1 buah jeruk nipis/lemon
* Aduk rata dan minum 3x1 sendok makan

3. Cara Mengobati Sariawan dengan Madu
Oleskan madu di mulut atau tempat tumbuhnya sariawan, oleskan secara rutin, semakin sering semakin baik.

4. Cara Mengobati Amandel dengan Madu
3 Sendok Makan Madu
Perasan 1 biji jeruk nipis
Perasan 1 genggam kunyit,
* Bahan-bahan tersebut di aduk rata, minum secara rutin 4 x sehari

5. Cara Mengobati Migran/Sakit Kepala Sebelah dengan Madu
2 sendok makan madu campurkan dengan segelas air hangat
* Minum secara rutin minimal 1 gelas sehari.

6. Cara Mengobati Jerawat, Bintik Hitam/Menghaluskan Wajah dengan Madu
Setengah sendok makan madu, panaskan dalam sendok dengan menggunakan lilin.
Setelah mendidik/panas angkat dinginkan sebentar "hangat"
*Oleskan madu yang masih hangat kebagian jerawat/bintik hitam atau bagian wajah yang ingin dihaluskan.

7. Cara Menghaluskan Kulit Tangan dengan Madu
2  sendok makan madu
perasan 1 buah jeruk nipis
* Oleskan pada tangan yang kasar sambil diurut dan pijat

NOMOR TELEPON DARURAT PENTING DI WILAYAH KOTA BANJARMASIN SEKITARNYA



Sebagai anggota masyarakat yang bertanggug jawab untuk menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan lingkungan, kita harus waspada terhadap berbagai masalah dan kejadian-kejadian penting yang ada dilingkungan kita. Jika ada hal-hal yang sangat meresahkan masyarakat, maka wajib kita ikut mengatasinya, jika tidak bisa kita dapat meminta bantuan aparat atau pihak terkait yang dapat mengatasinya. Berikut ini adalah nomor-nomor telephone penting dan bisa digunakan jika dalam kondisi darurat, jika anda membutuhkan bantuan di sekitar wilayah kota Banjarmasin dan Sekitarnya. Nomor-nomor telephone yang terkait dengan pelayanan untuk berbagai masalah dan keamanan masyarakat baik dari instansi pemerintah maupun lembaga swasta dan swadaya masyarakat Berikut ini ;

INSTANSI / LEMBAGA
NOMOR TELEPONE
POLISI
Polda Kalimantan Selatan
0511-4368571
Poltabes Banjarmasin
0511-3251411
Polsekta Banjarmasin Timur
0511-3252473
Polsekta Banjarmasin Tengah
0511-3353003
Polsekta Banjarmasin Barat
0511-4412952
Polsekta Banjarmasin Selatan
0511-3261244
Polsekta Banjarmasin Utara
0511-3300463
RUMAH SAKIT
RSUD Daerah Ulin Bajarmasin
0511-3257472
RSU Ansyari Saleh Banjarmasin
0511-3300741
RSU Suaka Insan Banjarmasin
0511-3353335
RSU Islam Banjarmasin
0511-3354896
RS dr. Soeharsono
0511-4368422
RS Sari Mulia
0511-3252570
RS Siaga
0511-3253111
RSUD Ratu Zaleha
0511-4721486
RSUD Banjarbaru
0511-4772380
TENTARA
Kodim 1007 Banjarmasin
0511-4368452
Denpom
0511-3253264
Koramil 01 B Timur
0511-3268426
Koramil 02 B Selatan
0511-3271427
Koramil 03 B Barat
0511-4368428
Koramil B Utara
0511-3300430
Satpolair
0511-3352054
PELAYANAN LAINNYA :
PMKHIPPINDO
0511-7500911
RESCUE 911
0511-9110911
BALAKAR HT 14 654
0511-7545645
PDAM Bandarmasih
0511-3252541, 3253617
PLN (Rayon Lambung Mangkurat)
0511-3354992, 3351158, 123

CARA MEMPERBAIKI FLASHDISK KENA VIRUS FILE HILANG TERHIDDEN DENGAN WINDOWS 8 DAN 10

Warga belajar dan Siswa--sekalian wah kemarin dalam kegiatan pembelajaran TIK Komputer ada teman yang panik bahkan hampir nangis tuh' karena ada yang kehilangan data-datanya di Flashdisk yang dibagikan gratis kemarin. Ketika di masukan ke Komputer sekolah kita yang menggunakan windows 8 dan windows 10, memang semua datanya yang disimpan dalam 1 Folder terlihat hilang Semua. Teman kita beranggapan semua datanya terhapus ketika dia masukan flasdisknya di warnet didekat rumahnya.

Teman kita yang sudah terlanjur kecewa rencananya mau langsung diformat aja flashdisk t' biar bersih sekalian sama virus yang mungkin masih bersemayam di dalamnya.

Tapi eiitt... kata Bapak tunggu dulu sebelum diformat sebaiknya kita cek dulu kehidupan flashdisknya mungkin datanya masih bisa diselamatkan.

Dengan Bismillah kita lakukan langkah2 berikut, Pertama, kita Scan dulu Flashdisknya dengan antivirus terbaru yang selalu Update. Kedua, Kita cek di properties caranya; Coba klik satu kali pada flasdisk E: lalu klik kanan dan arahkan kursor pada bagian paling Bawah klik Properties seperti gambar di bawah :

Nah setelah telihat dari Pie grafik-- biasanya telihat berapa muatan Capacity data flashdisk yang telah terpakai Use Space (ada isinya) yang berwarna biru tua, dan belum terpakai Free Space (tidak ada isinya) berwarna merah Pink.


Nah pada Flashdisk teman kita ini ternyata ada yang aneh, semua data hilang tetapi Capacitynya masih ada isinya dan ternyata datanya masih ada tetapi tidak bisa ditampilkan.

Dapat disimpulkan flasdisk teman kita ini telah terjangkit Virus--...konon katanya virus ini sejenis virus worm yang cara kerjanya menyembunyikan-menghidden Folder dan file tertentu yang ada diflasdisk kita. Jadi Filenya masih ada tapi tersembunyi dalam direktori khusus yang dibangun dari hasil kerjaan virus tersebut ..duh emang engga ada kerjaan lain apa? yang bikin virus itu!!.

Gimana mengatasinya? :
Untuk mengatasi virus ini selain langkah-langkah antisipasi umum agar flasdishk dan komputer clean dari virus.. (Baca Cara Mengatasi Virus Komputer dengan Aman). Juga kita harus hati-hati memilih lingkungan bergaul dengan komputer..hehe maksudnya jangan asal colok Flasdisk Kamu di sembarang komputer dan Laptop jika data-data di flasdisk itu sangat penting dan kamu sayangi.

Nah gimana bagi yang Flasdisknya sudah terinfeksi Virus yang menyembunyikan-menghidden Foldernya..Berikut ini cara membuka dan mengamankan data flashdishk tersebut dengan bantuan komputer atau laptop kamu :

Langkah-langkah dan cara untuk menampilkan folder yang terhidden oleh virus ini harus menggunakan program Command Prompt di Komputer sebagai berikut.

1. Jalankan program CMD dikomputer dengan cara klik Start - All Program - Accessories - Command Prompt. Atau tekan secara bersamaan tombol Windows+R pada Keyboard lalu ketikkan CMD lalu OK.


2. Ketikkan drive yang terdapat folder/file yang sobat anggap hilang disitu. Kita contohkan drive E, maka saya tulis E: pada cmd lalu Enter
(tekan Tombol Enter di Keyboard ya!).

 
3. Lalu ketikkan Attrib -r -a -s -h *.* /s /d  Lalu diEnter (tekan Tombol Enter di Keyboard ya)
Ketika mengetik  kode di atas ingat jangan lupa diberi spasi lalu Enter.


Setela itu windows akan memprosesnya tunggu beberapa saat hingga tampil dibawah kode yang kamu ketikan tadi dengan F:\> -- Maka proses selesai.. Silakan cek Flasdisk kamu ... Taraaaaa..data folder yang hilang muncul lagi tapi tanpa nama.. silakan di Ambil/dicopy pidahkan ketempat lain. Beri nama kembali folder tersebut dengan cara klik kanan Pilih Rename Folder yang bersangkutan.
 
Demikian wargabelajar dan siswa sekalian--Langkah-langkah dan cara untuk menampilkan folder yang terhidden oleh virus. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

LAGU INDONESIA RAYA - LIRIK DAN PARTITUR ASLI

Lirik lagu, dan Partitur asli dari Lagu Kebangsaan kita Indonesia Raya karya W.R Soepratman :



Berikut ini Partitur Untuk Lagu Indonesia Raya sebelum ada perubahan.


Demikian Lagu-Lirik-Partitur Lagu Kebangsaan Indonesia, semoga bermanfaat, terimakasih.

Sumber : Google dengan editing seperlunya !!

SEJARAH SINGKAT PENCIPTAAN LAGU INDONESIA RAYA

Indonesia Raya, Lagu Kebangsaan indonesia, Lagu bangsa Negara kita
Sejarah dan perjalan Singkat Penciptaan Lagu Indonesia Raya sebelum kemerdekaan Indonesia.

Warga--Belajar dan siswa sekalian, Berdasarkan Instruksi kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tentang penumbuhan budi pekerti dan pembudayaan penumbuhan budi pekerti tersebut, salah satu kegiatan sehari-hari yang harus kita lakukan adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum kegiatan Materi Pembelajaran dimulai. Nah Agar kita bisa lebih menghayati makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam lagu Indonesia Raya tersebut, alangkah baiknya jika kita mengenal lebih dalam lagi tentang lagu Indonesia Raya Tersebut. Berikut Sejarah Singkat tentang Penciptaan Lagu Indonesia Raya;
Sejarah Singkat Penciptaan Lagu Indonesia Raya; visiuniversal.blogspot.com

Indonesia Raja (ejaan lama) atau kita kenal dengan Indonesia Raya, adalah lagu kebangsaan Indonesia Republik Indonesia. Pada tahun 1924 Supratman menulis lagu Indonesia Raya atas anjuran dari H. Agus Salim yang ditulis di harian Fajar Asia agar komponis Indonesia membuat lagu kebangsaan. Lagu ini pertama kali diperkenalkan oleh komponisnya, Wage Rudolf Soepratman, pada tanggal 28 Oktober 1928 pada saat Kongres Pemuda II di Batavia.Lagu ini menandakan kelahiran pergerakan nasionalisme seluruh nusantara di Indonesia yang mendukung ide satu "Indonesia" sebagai penerus Hindia Belanda, Indonesia Raya dipilih sebagai lagu kebangsaan ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Indonesia Raya dimainkan pada upacara bendera. Bendera Indonesia dinaikkan dengan khidmat dan gerakan yang diatur sedemikian supaya bendera mencapai puncak tiang bendera ketika lagu berakhir. Upacara bendera utama diadakan setiap tahun pada tanggal 17 Agustus untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Upacara ini dipimpin oleh Presiden Indonesia.
Sejarah Singkat Penciptaan Lagu Indonesia Raya; visiuniversal.blogspot.com

Pecipta Lagu Indonesia Raya ; Wage Rudolf Soepratman



Biografi Wage Rudolf Soepratman

Ayahnya bernama Senen, sersan di Batalyon VIII. Saudara Soepratman berjumlah enam, laki satu, lainnya perempuan. Salah satunya bernama Roekijem. Pada tahun 1914, Soepratman ikut Roekijem ke Makassar. Di sana ia disekolahkan dan dibiayai oleh suami Roekijem yang bernama Willem van Eldik.

Soepratman lalu belajar bahasa Belanda di sekolah malam selama tiga tahun, kemudian melanjutkannya ke Normalschool di Makassar sampai selesai. Ketika berumur 20 tahun, lalu dijadikan guru di Sekolah Angka 2. Dua tahun selanjutnya ia mendapat ijazah Klein Ambtenaar.

Beberapa waktu lamanya ia bekerja pada sebuah perusahaan dagang. Dari Makassar, ia pindah ke Bandung dan bekerja sebagai wartawan di harian Kaoem Moeda dan Kaoem Kita. Pekerjaan itu tetap dilakukannya sewaktu sudah tinggal di Jakarta. Dalam pada itu ia mulai tertarik kepada pergerakan nasional dan banyak bergaul dengan tokoh-tokoh pergerakan. Rasa tidak senang terhadap penjajahan Belanda mulai tumbuh dan akhirnya dituangkan dalam buku Perawan Desa. Buku itu disita dan dilarang beredar oleh pemerintah Belanda.

Soepratman dipindahkan ke kota Sengkang. Di situ tidak lama lalu minta berhenti dan pulang ke Makassar lagi. Roekijem sendiri sangat gemar akan sandiwara dan musik. Banyak karangannya yang dipertunjukkan di mes militer. Selain itu Roekijem juga senang bermain biola, kegemarannya ini yang membuat Soepratman juga senang main musik dan membaca-baca buku musik.

Tentang kehidupan pribadi W.R. Soepratman hingga akhir perjalanan hidupnya ia diketahui tidak beristri serta tidak pernah mengangkat anak.

Sewaktu tinggal di Makassar, Soepratman memperoleh pelajaran musik dari kakak iparnya yaitu Willem van Eldik, sehingga pandai bermain biola dan kemudian bisa menggubah lagu. Ketika tinggal di Jakarta, pada suatu kali ia membaca sebuah karangan dalam majalah Timbul. Penulis karangan itu menantang ahli-ahli musik Indonesia untuk menciptakan lagu kebangsaan.

Soepratman tertantang, lalu mulai menggubah lagu. Pada tahun 1924 lahirlah lagu Indonesia Raya, pada waktu itu ia berada di Bandung dan pada usia 21 tahun.

Pada bulan Oktober 1928 di Jakarta dilangsungkan Kongres Pemuda II. Kongres itu melahirkan Sumpah Pemuda. Pada malam penutupan kongres, tanggal 28 Oktober 1928, Soepratman memperdengarkan lagu ciptaannya secara instrumental di depan peserta umum (secara intrumental dengan biola atas saran Soegondo berkaitan dengan kondisi dan situasi pada waktu itu, lihat Sugondo Djojopuspito). Pada saat itulah untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan di depan umum. Semua yang hadir terpukau mendengarnya. Dengan cepat lagu itu terkenal di kalangan pergerakan nasional. Apabila partai-partai politik mengadakan kongres, maka lagu Indonesia Raya selalu dinyanyikan. Lagu itu merupakan perwujudan rasa persatuan dan kehendak untuk merdeka.

Sesudah Indonesia merdeka, lagu Indonesia Raya dijadikan lagu kebangsaan, lambang persatuan bangsa. Tetapi sayangnya, pencipta lagu itu, Wage Roedolf Soepratman, tidak sempat menikmati hidup dalam suasana kemerdekaan.

Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh WR Supratman dan dikumandangkan pertama kali di muka umum pada Kongres Pemuda 28 Oktober 1928 di Jakarta (pada usia 25 tahun), dan disebarluaskan oleh koran Sin Po pada edisi bulan November 1928. Naskah tersebut ditulis oleh WR Supratman dengan Tangga Nada C (natural) dan dengan catatan Djangan Terlaloe Tjepat, sedangkan pada sumber lain telah ditulis oleh WR Supratman pada Tangga Nada G (sesuai kemampuan umum orang menyanyi pada rentang a - e) dan dengan irama Marcia [3], Jos Cleber (1950) menuliskan dengan irama Maestoso con bravura (kecepatan metronome 104).

Akibat menciptakan lagu Indonesia Raya, ia selalu diburu oleh polisi Hindia Belanda, sampai jatuh sakit di Surabaya. Karena lagu ciptaannya yang terakhir "Matahari Terbit" pada awal Agustus 1938, ia ditangkap ketika menyiarkan lagu tersebut bersama pandu-pandu di NIROM jalan Embong Malang - Surabaya dan ditahan di penjara Kalisosok-Surabaya. Ia meninggal pada tanggal 17 Agustus 1938 karena sakit.
Sejarah Singkat Penciptaan Lagu Indonesia Raya; visiuniversal.blogspot.com

Kontroversi Lagu Indonesia Raya yang Pernah Terjadi :

Terjadi Kontraversi pada tahun 1990-an, Remy Sylado, seorang budayawan dan seniman senior Indonesia mengatakan bahwa lagu Indonesia Raya merupakan jiplakan dari sebuah lagu yang diciptakan tahun 1600-an berjudul Lekka Lekka Pinda Pinda. Kaye A. Solapung, seorang pengamat musik, menanggap tulisan Remy dalam Kompas tanggal 22 Desember 1991. Ia mengatakan bahwa Remy hanya sekadar mengulang tuduhan Amir Pasaribu pada tahun 1950-an. Ia juga mengatakan dengan mengutip Amir Pasaribu bahwa dalam literatur musik, ada lagu Lekka Lekka Pinda Pinda di Belanda, begitu pula Boola-Boola di Amerika Serikat. Solapung kemudian membedah lagu-lagu itu. Menurutnya, lagu Boola-boola dan Lekka Lekka tidak sama persis dengan Indonesia Raya, dengan hanya delapan ketuk yang sama. Begitu juga dengan penggunaan Chord yang jelas berbeda. Sehingga, ia menyimpulkan bahwa Indonesia Raya tidak menjiplak.
Sejarah Singkat Penciptaan Lagu Indonesia Raya; visiuniversal.blogspot.com

Sumber:
- Wikipedia.co.id
- http://www.kaskus.co.id/
- Gambar Google Taken


Berikut Lirik Lagu dan Partitur Lagu Indonesia Raya; untuk menyanyikan "LAGU INDONESIA RAYA" Klik Di sini !!


JENIS-JENIS DAN BENTUK-BENTUK PSIKOTES UNTUK BEKERJA DAN JABATAN

Warga--Belajar dan siswa sekalian, bagi kalian yang akan memasuki dunia kerja, setelah selesai melaksanakan program belajar baik di Kelompok Belajar Paket C atau pun sekolah SMA Formal, kalian akan mengikuti tes penerimaan pegawai dan karyawan baik di Perusahaan-perusaan maupun lembaga-lembaga kerja seperti Bank, PT, dan sebagainya. Salah satu test yang akan dilaksanakan adalah test Psikotes. Jenis-jenis dan Bentuk-bentuk Tes Psikotes yang sering digunakan perusahaan, atau lembaga yang menjaring kerja yang sering kita temukan  :

Beberapa Jenis atau bentuk-bentuk Tes Psikotes yang sering digunakan untuk menjaring tenaga kerja dan menentukan promosi jabatan antara lain :

1. Tes Logika Aritmatika
2. Tes Logika Penalaran
3. Analog Verbal Tes
4. Kreplien / Pauli
5. Wartegg Test
6. Draw A Man Test (DAM)
7. Army Alpha Intelegence Test
8. Tes Menggambar (Menggambar Pohon)
9. Edwards Personal Preference Schedule (EPPS)

Baca selenggkapnya !!

CARA SEDERHANA BUDIDAYA BUAH NAGA DI PEKARANGAN

Warga Belajar dan Para siswa sekalian, Kegiatan keterampilan kewirausahaan kita kali ini adalah usaha budidaya buah naga dengan memanfaatkan perkarangan atau halaman kosong di sekitar rumah kita. Banyak lahan-lahan kosong pada rumah kita yang tidak terpakai, nah dari pada lahan-lahan itu dibiarkan kosong, alangkah lebih baik jika kita isi untuk menanam buah naga secara sederhana. Karena buah naga selain bisa menghasilkan buah yang dapat memberi nilai tambah ekonomi keluarga juga dapat berfungsi sebagai penghias halaman atau pekarangan kosong kita.

Pengertian dan Asal Usul Buah Naga

Buah naga atau dalam Bahasa Inggris di sebut "pitaya" adalah buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus. Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan namun sekarang juga dibudidayakan di negara-negara Asia seperti Taiwan, Vietnam, Filipina, Indonesia dan Malaysia. Buah ini juga dapat ditemui di Okinawa, Israel, Australia utara dan Tiongkok selatan. Hylocereus hanya mekar pada malam hari.

Pada tahun 1870 tanaman ini dibawa orang Perancis dari Guyana ke Vietnam sebagai tanaman hias. Oleh orang Vietnam dan orang Cina buahnya dianggap membawa berkah. Oleh sebab itu, buah ini selalu diletakkan di antara dua ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar. Warna merah buah terlihat mencolok di antara warna naga-naga yang hijau. Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang sangat terpengaruh budaya Cina dikenal sebagai thang loy (buah naga). Istilah Thang loy kemudian diterjemahkan di Eropa dan negara lain yang berbahasa Inggris sebagai Dragon fruit (buah naga) (Wikipedia.org).


Cara Budidaya dan Penanaman Buah Naga
Buah naga merupakan tanaman yang tergolong mudah dalam penanamannya. Tidak membutuhkan teknik khusus agar bisa menanam buah naga ini. Pada umumya, tanaman buah naga yang sering ditanam adalah buah naga yang memiliki warna kulit merah dan pada bagian dagingnya berwarna putih dengan biji-biji halus berwarna hitam.

Ada beberapa cara menanam buah naga yang bisa Anda lakukan dirumah. Jika Anda ingin menjadikan buah naga sebagai salah satu sumber usaha dan pendapatan yang membantu ekonomi keluarga. Karena hasil menanam buah naga selain buahnya yang bergizi bisa kita nikmati sendiri, juga dapat dijual karena buah naga mempunyai nilai ekonomis yang cukup baik di pasar. Saat ini harga buah naga masih sangat tinggi, dan masih sangat banyak orang-orang yang menggemarinya. 

Berikut ini cara menanam dan budidaya buah naga secara sederhana :
Siapkan pot terlebih dahulu, Ada beberapa macam jenis pot yang tersedia di pasaran mulai dari pot bahan semen, plastic, tanah liat atau drum bekas yang dipotong. Namun untuk menanam buah naga, Anda dapat memakai pot yang terbuat dari bahan tanah liat, karena buah naga membutuhkan perubahan suhu yang drastis dari siang ke malam dalam proses pembungaan. Semakin besar ukuran pot maka akan semakin baik, Anda dapat menggunakan pot dengan minimal diameter 40cm.

Siapkan tiang panjatan, karena buah naga membutuhkan tiang penopang untuk menahan beberapa cabang produksi agar tidak roboh. Tiang ini nantinya akan dililit oleh beberapa pohon buah naga pada saat penanaman pertama. Buat tiang panjatan yang kuat, bisa terbuat dari besi atau kayu yang kokoh.

Menyiapkan media tanam, Anda dapat menyiapkan media untuk menanam buah naga yaitu pasir, tanah, pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 2:1:3:1. Setelah semuanya siap, Anda dapat menyiramnya dengan air sampai kondisi jenuh. Biarkan kurang lebih sehari semalaman sebelum Anda mulai menanam buah naga.

Cara Mempersiapkan Bibit

Pada dasarnya, buah naga digolongkan ke dalam kelompok tanaman berbiji. Oleh sebab itu, perbanyakannya bisa melalui metode generatif yakni dengan menyemai bijinya yang menyatu di dalam daging buah. Selain menggunakan biji, buah naga juga bisa dibudidayakan dengan menggunakan metode stek atau vegetatif. Metode kedua ini paling banyak dipraktekkan oleh masyarakat. Bibit buah naga yang diperoleh dengan menggunakan metode vegetatif dapat lebih memudahkan petani ketimbang generatif.

Bibit buah naga yang didapatkan melalui metode vegetatif yakni dengan cara melakukan stek pada batang indukan. Dalam memilih indukan juga tidak sembarangan, harus memenuhi syarat antara lain sehat, produktif dalam berbuah, pohonya baik tidak kerdil, buahnya berkualitas, memiliki warna kehijauan menuju abu-abu, dan telah berusia matang. Biasanya para petani juga mengukur diameter batang indukan tersebut, sebab semakin besar diameternya, biasanya buah yang dihasilkan semakin berkualitas.


Pemilihan dan penanaman bibit, Anda dapat memilih bibit dari batang yang besar dan sudah tua dan pastikan bibit tersebut bebas dari penyakit. Bibit buah naga biasanya memiliki panjang ideal 30 cm dan kemudian ditanam pada pot dengan kedalaman 10 cm. Setelah Anda menanam buah naga tekan-tekan sedikit tanah sekitar bibit agar tidak mudah roboh. Selanjutnya siram dengan air dan letakkan pot ditempat terbuka yang terkena sinar matahari secara langsung.

Masalah yang Sering Terjadi Saat Menanam Buah Naga

Setiap budidaya tanaman memang selalu ada hambatan atau masalah ayng terjadi, baik dari proses menanam hingga perawatan saat terjadi pembuahan. Berikut ini beberapa masalah yang sering terjadi saat menanam buah naga dan cara mengatasinya.
  • Tunas atau batang buah naga pertumbuhannya lambat dan lama.
  • Buah naga lama berbuah.
  • Buah naga berbunga tapi tidak pernah jadi buah.
  • Saat berbuah selalu gagal karena busuk dan gugur.
  • Cara Pemupukan Agar Tunas Buah Naga Cepat Tumbuh dan Panjang
Untuk mempercepat proses tumbuhnya tunas buah naga, maka pemukupan harus Anda lakukan. Jika Anda menggunakan pupuk organik atau pupuk kandang, maka pupuk yang tepat adalah pupuk dari kotoran ayam.

Namun jika Anda menggunakan pupuk kemasan, sebaiknya pilihlah yang mengandung unsur N lebih tinggi dari pada P dan K.

Cara Pemupukan Buah Naga Agar Cepat Berbuah

Pemupukan ini bisa Anda lakukan ketika buah naga sudah tumbuh dewasa. Jika Anda menggunakan pupuk kandang, maka pupuk yang tepat adalah pupuk dari kotoran kambing. Atau jika menggunakan pupuk kemasan, carilah pupuk yang memiliki unsur P lebih tinggi dari pada N.

Cara Mengatasi Buah Naga yang Gagal Berbuah

Buah naga membutuhkan penyerbukan agar bunga dapat berbuah. Jika tidak ada lebah penyerbukan bunga, maka penyerbukan manual harus dilakukan dengan cara mengawinkan bunga buah naga. Sedangkan untuk mengatasi busuk dan gugur pada bunga, maka dapat diberikan KNO3 saat mulai muncul bakal bunga.

Gunakan Pupuk Kandang yang Kering
Untuk penggunaan pupuk kandang, sebaiknya gunakan pupuk kandang yang telah kering atau matang. Akan lebih baik lagi jika difermentasi lebih dulu. 


Setelah tanaman mulai tumbuh dan berkembang selanjutnya kalian yang sudah memiliki tanaman buah naga di halaman rumah, Harus melakukan perawatan dan pemeliharaan tanaman buah naga agar dapat berkembang dengan baik. Yang harus kita perhatikan adalah pemupukan, penyiraman dan pemangkasan cabang yang tidak diperlukan. Pastikan juga bibit buah naga menempel pada tiang penyangga dengan cara mengikatnya menggunakan tali rafia atau kawat. Jangan mengikat terlalu kencang agar tidak berpengaruh terhadap pertumbuhannya saat menjadi besar.


Source :
https://id.wikipedia.org/wiki/Buah_naga
http://tentangbuahnaga.blogspot.co.id/
http://manfaat-buah-naga-alami.blogspot.co.id/2013/06/cara-menanam-buah-naga-yang-baik-dan.html

MENGENAL DAN MENGEMBANGKAN SEKOLAH RAMAH ANAK


Dasar :
 
1. Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 Tahun 20013 Pasal 1 :
“Pemenuhan Hak Pendidikan Anak adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik pada usia anak secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”.

2. Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 pasal 4 tentang perlindungan anak:
“menyebutkan bahwa anak mempunyai hak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Disebutkan di atas salah satunya adalah berpartisipasi yang dijabarkan sebagai hak untuk berpendapat dan didengarkan suaranya.”


PROGRAM PENGEMBANGAN SEKOLAH RAMAH ANAK

 
A. Pengertian
 
Sekolah Ramah Anak  adalah sekolah yang secara sadar berupaya menjamin dan memenuhi hak-hak anak dalam setiap aspek kehidupan secara terencana dan bertanggung jawab. Prinsip utama adalah non diskriminasi kepentingan, hak hidup serta penghargaan terhadap anak. Sebagaimana dalam bunyi pasal 4 UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, menyebutkan bahwa anak mempunyai hak untuk dapat hidup tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.Disebutkan di atas salah satunya adalah berpartisipasi yang dijabarkan sebagai hak untuk berpendapat dan didengarkan suaranya. Sekolah Ramah Anak adalah sekolah yang terbuka melibatkan anak untuk berpartisipasi dalam segala kegiatan, kehidupan sosial,serta mendorong tumbuh kembang dan kesejahteraan anak.

Sekolah Ramah Anak adalah sekolah/madrasah yang aman, bersih, sehat, hijau, inklusif dan nyaman bagi perkembangan fisik, kognisi dan psikososial anak perempuan dan anak laki-laki termasuk anak yang memerlukan pendidikan khusus dan/atau pendidikan layanan khusus.

B. Ruang Lingkup Sekolah Ramah Anak
 
Dalam usaha mewujudkan Sekolah Ramah Anak perlu didukung oleh berbagai pihak antara lain keluarga dan masyarakat yang sebenarnya merupakan pusat pendidikan terdekat anak. Lingkungan yang mendukung, melindungi memberi rasa aman dan nyaman bagi anak akan sangat membantu proses mencari jati diri. Kebiasaan anak memiliki kecenderungan meniru, mencoba dan mencari pengakuan akan eksistensinya pada lingkungan tempat mereka tinggal. Berikut adalah peran aktif berbagai unsur pendukung terciptanya Sekolah Ramah Anak.


No
Ruang Lingkup
Uraian
1.
Keluarga
      Sebagai pusat pendidikan utama dan pertama bagi anak.
      Sebagai fungsi proteksi ekonomi, sekaligus memberi ruang berekpresi dan berkreasi.
2.
Sekolah
      melayani kebutuhan anak didik khususnya yang termargin dalam pendidikan
      peduli keadaan anak sebelum dan sesudah belajar
      peduli kesehatan, gizi, dan membantu belajar hidup sehat.
      menghargai hak-hak anak dan kesetaraan gender.
      sebagai motivator, fasilitator sekaligus sahabat bagi anak.
3.
Masyarakat
      Sebagai komunitas dan tempat pendidikan setelah keluarga    
      Menjalin kerjasama dengan sekolah. sebagai penerima output sekolah.


Sekolah adalah institusi yang memiliki mandat untuk menyelenggarakan proses pendidikan dan pembelajaran secara sistematis dan berkesinambungan. Para pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah diharapkan menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang mampu memfasilitasi peserta didik berperilaku terpelajar. Perilaku terpelajar ditampilkan dalam bentuk pencapaian prestasi akademik, menunjukkan perilaku yang  beretika dan berakhlak mulia, memiliki motivasi belajar yang tinggi.

C. Prinsip-prinsip Penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak
Ada beberapa prinsip yang dapat diterapkan untuk membangun sekolah ramah anak, diantaranya:
  1. Sekolah dituntut untuk mampu menghadirkan dirinya sebagai sebuah media, tidak sekedar tempat yang menyenangkan bagi anak untuk belajar.
  2. Dunia anak adalah “bermain”. Dalam bermain itulah sesungguhnya anak melakukan proses belajar dan bekerja. Sekolah merupakan tempat bermain yang memperkenalkan persaingan yang sehat dalam sebuah proses belajar-mengajar.
  3. Sekolah perlu menciptakan ruang bagi anak untuk berbicara mengenai sekolahnya. Tujuannya agar terjadi dialektika antara nilai yang diberikan oleh pendidikan kepada anak.
  4. Para pendidik tidak perlu merasa terancam dengan penilaian peserta didik karena pada dasarnya nilai tidak menambah realitas atau substansi para obyek, melainkan hanya nilai. Nilai bukan merupakan benda atau unsur dari benda, melainkan sifat, kualitas, suigeneris yang dimiliki obyek tertentu yang dikatakan “baik”. (Risieri Frondizi, 2001:9)
  5. Sekolah bukan merupakan dunia yang terpisah dari realitas keseharian anak dalam keluarga karena pencapaian cita-cita seorang anak tidak dapat terpisahan dari realitas keseharian. Keterbatasan jam pelajaran dan kurikulum yang mengikat menjadi kendala untuk memaknai lebih dalam interaksi antara pendidik dengan anak. Untuk menyiasati hal tersebut sekolah dapat mengadakan jam khusus diluar jam sekolah yang berisi sharing antar anak maupun sharing antara guru dengan anak tentang realitas hidupnya di keluarga masing-masing, misalnya: diskusi bagaimana hubungan dengan orang tua, apa reaksi orang tua ketika mereka mendapatkan nilai buruk di sekolah, atau apa yang diharapkan orang tua terhadap mereka. Hasil pertemuan dapat menjadi bahan refleksi dalam sebuah materi pelajaran yang disampaikan di kelas. Cara ini merupakan siasat bagi pendidik untuk mengetahui kondisi anak karena disebagian masyarakat, anak dianggap investasi keluarga, sebagai jaminan tempat bergantung di hari tua (Yulfita, 2000:22).

D. Aspek Penyelenggaraan Sekolah Ramah Anak
Sekolah harus menciptakan suasana yang konduksif agar anak merasa nyaman dan dapat mengekspresikan potensinya. Agar suasana konduksif tersebut tercipta, maka ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, terutama: (1) program sekolah yang sesuai; (2) lingkungan sekolah yang mendukung; dan (3) aspek sarana-prasarana yang memadai.

1. Program sekolah yang sesuai
Program sekolah seharusnya disesuaikan dengan dunia anak, artinya program disesuaikan dengan tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan anak.Anak tidak harus dipaksakan melakukan sesuatu tetapi dengan program tersebut anak secara otomatis terdorong untuk mengeksplorasi dirinya.Faktor penting yang perlu diperhatikan sekolah adalah partisipasi aktif anak terhadap kegaiatan yang diprogramkan.Partisipasi yang tumbuh karena sesuai dengan kebutuhan anak.


Pada anak SD ke bawah program sekolah lebih menekankan pada fungsi dan sedikit proses, bukan menekankan produk atau hasil. Produk hanya merupakan konsekuensi dari fungsi.Dalam teori biologi menyatakan “Fungsi membentuk organ.” Fungsi yang kurang diaktifkan akan menyebabkan atrofi, dan sebaliknya organ akan terbentuk apabila cukup fungsi. Hal ini relevan jika dikaitkan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena itu, apa pun aktivitasnya diharapkan tidak menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak, baik yang berkaitan dengan fisik, mental, maupun sosialnya. Biasanya dengan aktivitas bermain misalnya, kualitas-kualitas tersebut dapat difungsikan secara serempak. Di sisi lain, nilai-nilai karakter yang seharusnya dimiliki anak juga dapat terbina sebagai dampak partisipasi aktif anak.

Kekuatan sekolah terutama pada kualitas guru, tanpa mengabaikan faktor lain. Guru memiliki peran penting dalam menyelenggarakan pembelajaran yang bermutu. Untuk di SD dan TK, guru harus memiliki minimal tiga potensi, yaitu: (1)memiliki rasa kecintaan kepada anak (Having sense of love to the children); (2) memahami dunia anak (Having sense of love to the children); dan (3) mampu mendekati anak dengan tepat (baca: metode) (Having appropriate approach).

2. Lingkungan sekolah yang mendukung
Suasana lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat bagi anak untuk belajar tentang kehidupan.Apalagi sekolah yang memprogramkan kegiatannya sampai sore. Suasana aktivitas anak yang ada di masyarakat juga diprogramkan di sekolah sehingga anak tetap mendapatkan pengalaman-pengalaman yang seharusnya ia dapatkan di masyarakat. Bagi anak lingkungan dan suasana yang memungkinkan untuk bermain sangatlah penting karena bermain bagi anak merupakan bagian dari hidupnya. Bahkan UNESCO menyatakan “Right to play” (hak bermain).

Pada dasarnya, bermain dapat dikatakan sebagai bentuk miniatur dari masyarakat.Artinya, nilai-nilai yang ada di masyarakat juga ada di dalam permainan atau aktivitas bermain.

Jika suasana ini dapat tercipta di sekolah, maka suasana di lingkungan sekolah sangat kondusif untuk menumbuh-kembangkan potensi anak karena anak dapat mengekspresikan dirinya secara leluasa sesuai dengan dunianya.
Di samping itu, penciptaan lingkungan yang bersih, akses air minum yang sehat, bebas dari sarang kuman, dan gizi yang memadai merupakan faktor yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

3. Sarana-prasarana yang memadai
Sarana-prasarana utama yang dibutuhkan adalah yang berkaitan dengan kebutuhan pembelajaran anak. Sarana-prasarana tidak harus mahal tetapi sesuai dengan kebutuhan anak.

Adanya zona aman dan selamat ke sekolah, adanya kawasan bebas reklame rokok, pendidikan inklusif juga merupakan faktor yang diperhatikan sekolah. Sekolah juga perlu melakukan penataan lingkungan sekolah dan kelas yang menarik, memikat, mengesankan, dan pola pengasuhan dan pendekatan individual sehingga sekolah menjadi tempat yang nyaman dan  menyenangkan.

Sekolah juga menjamin hak partisipasi anak. Adanya forum anak, ketersediaan pusat-pusat informasi layak anak, ketersediaan fasilitas kreatif dan rekreatif pada anak, ketersediaan kotak saran kelas dan sekolah, ketersediaan papan pengumuman, ketersediaan majalah atau koran anak. Sekolah hendaknya memungkinkan anak untuk melakukan sesuatu yang meliputi hak untuk mengungkapkan pandangan dan perasaannya terhadap situasi yang memiliki dampak pada anak.

Karena sekolah merupakan tempat pendidikan anak tanpa kecuali (pendidikan untuk semua) maka akses bagi semua anak juga harus disediakan. (Prof Dr Furqon Hidayatullah, MPd, Dekan FKIP UNS dan Dewan Pakar Yayasan Lembaga Pendidikan Al Firdaus).



ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN IMPLEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK

A. Kondisi Sekolah

 
Kondisi sekolah saat ini dapat dimaknai sebagai suatu sekolah yang kurang memfasilitasi dan memberdayakan potensi anak.Untuk memberdayakan potensi anak sekolah tentunya harus memprogramkan sesuatunya yang menyebabkan potensi anak tumbuh dan berkembang. Konsekuensi menciptakan sekolah ramah anak tidaklah mudah karena sekolah di samping harus menciptakan program sekolah yang memadai, sekolah juga harus menciptakan lingkungan yang edukatif
Banyak aktivitas sekolah yang biasa dilakukan anak  yang memiliki nilai-nilai positif dalam membentuk karakter dan kepribadian. Dengan adanya perubahan, terutama di kota-kota karena terbatasnya lahan dan perubahan struktur bangunan sekolah menyebabkan beberapa aktivitas yang penting bagi anak tersebut hilang dan tidak dapat dilakukan lagi.Misalnya, lompat tali sebagai bentuk aktivitas uji diri, sekarang tidak dapat dilakukan karena sebagian besar telah dimanfaatkan untuk lahan parkir atau tertutup bangunan.

Jika kegiatan-kegiatan tersebut tidak tergantikan berarti ada beberapa potensi anak yang hilang karena tidak dapat dilakukan anak di sekolah.Oleh karena itu, perlu dicari solusi untuk menggantikan aktivitas yang hilang tersebut. Utamanya, akan lebih bagus jika sekolah memprogramkannya. Jika dikaitkan dengan sekolah ramah anak maka pemrograman semacam ini sangat penting sebagai bentuk pelayanan pada anak dalam rangka memberdayakan potensinya.Apalagi sekolah-sekolah yang memprogramkan kegiatannya sampai sore.

B. Arah Kebijakan Sekolah Ramah Anak
  • Melaksanakan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
  • Melaksanakan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional
  • Penyusunan tata tertib yang sesuai dengan Konvensi Hak Anak (KHA)
  • Peningkatan pelaksanaan Undang-Undang Perlindungan Anak sesuai dengan proses pembelajaran yang melibatkan semua pihak yang berkepentingan pada dunia pendidikan.

C. Strategi Pengembangan Sekolah Ramah Anak

 
Sekolah adalah penyelenggara proses pendidikan dan pembelajaran secara sistematis dan berkesinambungan. Para pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah diharapkan menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang mampu memfasilitasi peserta didik berperilaku terpelajar. Perilaku terpelajar ditampilkan dalam bentuk pencapaian prestasi akademik, menunjukkan perilaku yang  beretika dan berakhlak mulia, memiliki motivasi belajar yang tinggi, kreatif, disiplin, bertanggung jawab, serta menunjukkan karakter diri sebagai warga masyarakat, warga Negara dan bangsa.

Sekolah harus dapat menciptakan suasana yang kondusif agar anak didik merasa nyaman dan dapat mengekspresikan potensinya. Agar tercipta suasana kondusif tersebut, maka ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, terutama:
Perencanaan program sekolah yang sesuai dengan tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan anak didik. Anak tidak harus dipaksakan melakukan sesuatu, tetapi dengan program tersebut anak secara otomatis terdorong untuk mengeksplorasi dirinya. Faktor penting yang perlu diperhatikan sekolah adalah partisipasi aktif anak terhadap berbagai kegiatan yang diprogramkan, namun sesuai dengan kebutuhan anak.

 Lingkungan sekolah yang mendukung. Jika suasana ini dapat tercipta di sekolah, maka suasana di lingkungan sekolah sangat kondusif untuk menumbuh-kembangkan potensi anak karena anak dapat mengekspresikan dirinya secara leluasa sesuai dengan dunianya. Di samping itu, penciptaan lingkungan yang bersih, akses air minum yang sehat, bebas dari sarang kuman, dan gizi yang memadai merupakan faktor yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Aspek sarana-prasarana yang memadai, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan pembelajaran anak didik. Sarana-prasarana tidak harus mahal tetapi sesuai dengan kebutuhan anak. Adanya zona aman dan selamat ke sekolah, adanya kawasan bebas reklame rokok, pendidikan inklusif juga merupakan faktor yang diperhatikan sekolah. Penataan lingkungan sekolah dan kelas yang menarik, memikat, mengesankan, dan pola pengasuhan dan pendekatan individual sehingga sekolah menjadi tempat yang nyaman dan  menyenangkan.

Sekolah juga harus menjamin hak partisipasi anak.  Adanya forum anak, ketersediaan pusat-pusat informasi layak anak, ketersediaan fasilitas kreatif dan rekreatif pada anak, ketersediaan kotak saran kelas dan sekolah, ketersediaan papan pengumuman, ketersediaan majalah atau koran anak. Sekolah hendaknya memungkinkan anak untuk melakukan sesuatu yang meliputi hak untuk mengungkapkan pandangan dan perasaannya terhadap situasi yang memiliki dampak pada dirinya.

Sekolah yang ramah anak merupakan institusi yang mengenal dan menghargai hak anak untuk memperoleh pendidikan, kesehatan, kesempatan bermain dan bersenang, melindungi dari kekerasan dan pelecehan, dapat mengungkapkan pandangan secara bebas, dan berperan serta dalam mengambil keputusan sesuai dengan kapasitas mereka. Sekolah juga menanamkan tanggung jawab untuk menghormati hak-hak orang lain, kemajemukan dan menyelesaikan masalah perbedaan tanpa melakukan kekerasan.

IMPLEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK

Dengan ditetapkannya Undang-Undang Republik Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, diharapkan kondisi dan perlindungan anak menjadi lebih baik karena undang-undang tersebut memuat perlindungan terbaik bagi anak, yaitu hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, partisipasi serta perlindungan anak dari kekerasan.

Dalam upaya melindungi anak dari kekerasan, program Sekolah Ramah Anak secara khusus berupaya mencegah kekerasan pada anak di sekolah. Aksesibilitas di sekolah lebih mudah dibandingkan di rumah, untuk itu sekolah mempunyai peran strategis dalam mencegah kekerasan terhadap anak. Untuk itu guru-guru perlu mengetahui tentang pencegahan kekerasan, termasuk cara alternatif dalam mendidik dan mendisiplinkan anak.

Di bawah ini beberapa contoh implementasi Sekolah Ramah Anak ke dalam 8 (delapan) Standar Pendidikan.


IMPLEMENTASI SEKOLAH RAMAH ANAK
KE DALAM 8 (DELAPAN) STANDAR PENDIDIKAN
 
No
Standard
uraian
1
Standar kompetensi lulusan
Digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan.
– Lulusan memiliki sikap anti kekerasan
-  Lulusan memiliki sikap toleransi yang tinggi
– Lulusan memiliki sikap peduli lingkungan
– Lulusan memiliki sikap setia kawan
– Lulusan memiliki sikap bangga terhadap sekolah dan almamater.
2
Standar Isi- Kerangka dasar dan struktur kurikulum
– Beban belajar
– Kurikulum tingkat satuan pendidikan
– Kalender Pendidikan /akademik
    Standar Isi mencantumkan pelaksanaan Sekolah Ramah Anak
    Dasar hukum mencantumkan Undang-undang Perlindungan Anak (UUPA)
3.
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional
Pendidik dan tenaga kependidikan mampu mewujudkan Sekolah Ramah Anak : Sekolah Bebas kekerasan baik:
–  kekerasan secara  Fisik (physical abuse) 
Secara sengaja dan paksa dilakukan terhadap bagian tubuh anak yang bisa menghasilkan ataupun tidak menghasilkan luka fisik pada anak contohnya : memukul, menguncang-guncang anak dengan keras, mencekik, mengigit, menendang, meracuni, menyundut anak dengan rokok, dan lain-lain.
–   kekerasan secara sexsual (sexual abuse),
terjadi jika anak digunakan untuk tujuan seksual bagi orang yang lebih tua usianya. Misalnya memaparkan anak pada kegiatan atau perilaku seksual, atau memegang atau raba anak atau mengundang anak melakukannya. Termasuk disini adalah penyalahgunaan anak untuk pornografi, pelacuran atau bentuk ekploitasi seksual lainnya.
–   kekerasan secara emosional (emotional abuse)
Meliputi serangan terhadap perasaaan dan harga diri anak. Perlakuan salah ini sering luput dari perhatian padahal kejadian bisa sangat sering karena biasanya terkait pada ketidakmampuan dan / atau kurang efektifnya orang tua/guru/orang dewasa dalam menghadapi anak. Bentuknya bisa mempermalukan anak, penghinaan, penolakan, mengatakan anak “Bodoh”, “malas”, “nakal”, menghardik, menyumpai anak dan lain-lain.
–   Penelantaran anak.
Terjadi jika orang tua wali pengasuh, guru, orang dewasa tidak menyediakan kebutuhan mendasar bagi anak untuk dapat berkembang normal secara emosional, psikologis dan fisik. Contoh tidak diberi makan, pakaian, tempat berteduh, tidak mendapat tempat duduk, diabaikan keberadaannya dan lain-lain
Guru memahami Undang-Undang Perlindungan Anak (UUPA)
4
Standar Proses
Proses pembelajaran, interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berperan aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Pembelajaran aktif, kreatif, efektif, menyenangkan.
memberikan bantuan berupa sandang seperti seragam, sepatu, tas, buku dan lain-lain. Pangan seperti pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMTAS), kesehatan, dan pendidikan yang memadai bagi anak
    memberikan ruang kepada anak untuk berkreasi, berekspresi, dan partisipasi sesuai dengan tingkat umur dan kematangannya.
    memberikan perlindungan dan rasa aman bagi anak.
    Menghargai keberagaman dan memastikan kesetaraan keberadaan.
    Perlakuan adil bagi murid laki-laki dan perempuan, cerdas lemah, kaya miskin, normal cacat dan anak pejabat dan buruh.
    Penerapan norma agama, sosial dan budaya setempat
    Kasih sayang kepada peserta didik, memberikan perhatian bagi mereka yang lemah dalam proses belajar karena memberikan hukuman fisik maupun non fisik bisa menjadikan anak trauma.
    Saling menghormati hak hak anak baik antar murid, antar tenaga kependidikan serta antara tenaga kependidikan dan murid.
    Terjadi proses belajar sedemikan rupa sehingga siswa merasa senang mengikuti pelajaran, tidak ada rasa takut, cemas dan was-was, tidak merasa rendah diri karena bersaing dengan teman lain.
    Membiasakan etika mengeluarkan pendapat dengan tata cara :
    Tidak memotong pembicaraan orang lain
    Mengancungkan tangan saat ingin berpendapat, berbicara setelah dipersilahkan.
    Mendengarkan pendapat orang lain.
    Proses belajar mengajar didukung oleh media ajar seperti buku pelajaran dan alat bantu ajar/peraga sehingga membantu daya serap murid.
5
Standar Sarana dan Prasarana
      Persyaratan minimal tentang sarana : perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, Bahan habis pakai.
      Persyaratan minimal tentang prasarana : ruang kelas, ruang pimpinan satuan pendidikan, ruang pendidik, ruang tata usaha, ruang perpustakaan, ruang laboratorium, ruang bengkel kerja, ruang unit produksi, ruang kantin, instalasi dan jasa, tempat berolahraga, tempat beribadah, tempat bermain, tempat berekreasi.
    Penataan kelas Murid dilibatkan dalam penataan bangku, dekorasi, dan kebersihan agar betah dikelas.
    Penataan tempat duduk yang fleksibel sesuai dengan kebutuhan.
    murid dilibatkan dalam memajang karya, hasil ulangan/tes, bahan dan buku sehingga artistik dan menarik serta menyediakan pojok baca
    bangku dan kursi ukurannya disesuaikan dengan ukuran postur anak indonesia serta mudah untuk digeser guna menciptakan kelas yang dinamis.
    Lingkungan Sekolah
    Murid dilibatkan dalam pendapat untuk menciptakan lingkungan sekolah (penentuan warna dinding kelas, hiasan, kotak saran, majalah dinding, taman kebun sekolah)
    guru terlibat langsung dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan memberikan contoh  seperti memungut sampah , membersihkan meja sendiri.
    Fasilitas sanitasi seperti toilet, tempat cuci, disesuaikan dengan postur dan fasilitas.
    Lingungan sekolah bebas asap rokok
    Tersedia fasilitas air bersih, hygiene, dan sanitasi, fasilitas kebersihan dan fasilitas kesehatan
    Penerapan kebijakan atau peraturan yang mendukung kebersihan dan kesehatan yang disepakati, dikontrol dan dilaksanakan oleh semua murid dan warga sekolah.
    Penerapan kebijakan atau peraturan yang melibatkan siswa. Contoh tata tertib sekolah.
    Menyediakan tempat dan sarana bermain karena bermain menjadi dunia anak agar anak memperoleh kesenangan, persahabatan, memperoleh teman baru, merasa enak, belajar keterampilan baru.
    Lingkungan Lain
    Kamar mandi bersih bebas bau
    Ruang perpustakaan, ruang UKS, ruang Laboratorium, ruang bengkel kerja, ruang unit produksi, instalasi dan jasa, tempat berolahraga, tempat beribadah, tempat bermain, tempat berekreasi merupakan tempat yang representatif bagi anak.
    Ruang kantin bersih, bebas dari debu dan lalat.
    Kantin yang menjual makanan yang tidak membahayakan bagi kesehatan anak.
    Menciptkan lingkungan yang  memungkinkan anak makan tidak sambil berdiri.
    Menciptakan lingkungan yang nyaman untuk beraktivitas.
6
Standar pembiayaan
Persyaratan minimal tentang biaya investasi :
Meliputi biaya penyediaan sarana dan prasarana, pengembangan sumber daya manusia dan modal tetap
Persyaratan minimal biaya personal :
Meliputi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan oleh peserta didik untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan
Persyaratan minimal tentang biaya operasi meliputi :
Gaji pendidik dan tenaga kependidikan serta segala tunjangan yang melekat pada gaji
Bahan atau peralatan pendidik habis pakai
Biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, komsumsi, pajak, asuransi dan lain sebagainya.
    Anak tidak dilibatkan dalam urusan keuangan yang terkait dengan kewajiban orang tua/ wali murid-            Infaq tidak digunakan untuk alasan men cari dana tambahan (*tidak ada tekanan dan sindiran bagi anak yang tidak mampu memberi infaq)
    Program wisata dibahas secara transpa ran dengan orangtua murid dan anak (disinyalir ada unsur “paksaan”).
7
Standar Pengelolaan Standar pengelolaan oleh satuan pendidikan, Pemda, dan pemerintah.
Dikdasmen :
Menerapkan manajemen berbasis sekolah yang ditunjukan dengan kemandirian, kemitraan, partispasi, keterbukaan, dan akuntabilitas.
Dikti :
Menerapkan otonomi perguruan tinggin yang dalam batas-batas yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku memberikan kebebasan dan mendorong kemandirian.
      Tata tertib guru dipajang agar anak dapat membaca
      Sanksi yang diberikan kepada anak yang melanggar tata tertib, disepakati antara guru, anak dan orang tua pada awal tahun pelajaran.
      Penerapan konsekuensi logis bagi pelanggar tata tertib. Contoh: penerapan “poin”
      Pemberian “reward” disosialisasikan kepada masyarakat sekola pada awal tahun pelajaran.
      Program sekolah/kebijakan sekolah disosialisasikan kepada masyarakat sekolah.
8
Standar penilaian pendidikan
Standar penilaian pendidikan merupakan standar nasional penilaian pendidikan tentang mekanisme prosedur dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik
      Memberikan reward bagi anak berprestasi baik akademik maupun non akademik.-          Memberikan bimbingan dan motivasi kepada anak yang kurang berhasil dalam evaluasi.
      Tidak mempermalukan anak dihadapan temannya terhadap prestasinya yang kurang
      Guru secara transparan menjelaskan kepada anak kriteria penilaian.
      Mengoreksi dan menilai Pekerjaan Rumah.
      Anak diberi kesempatan menilai kinerja guru.

Cari Artikel